Dr. Denny Kodrat
Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Sebelas April Sumedang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Perubahan Pola Pikir dalam Membangun Pendidikan Bermutu Dr. Denny Kodrat
Islamic Research Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Kajian Peradaban Islam
Publisher : Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.714 KB) | DOI: 10.47076/jkpis.v2i1.23

Abstract

Harapan untuk menghasilkan keluaran yang bermutu sesuai dengan keinginan masyarakat merupakan dambaan semua pihak. Institusi pendidikan seiring dengan tantangan dan persaingan global berlomba untuk memberikan nilai tambah dari lulusan yang dibinanya dan memberikan pengaruh positif (outcome) terhadap kemajuan peradaban masyarakat. Berturut-turut pendidikan Indonesia belum dapat berbicara banyak dalam kompetisi regional dan internasional sebagaimana rilis PISA. Begitu pula guru sebagai ujung tombak dalam pelayanan pendidikan dipandang belum memiliki kompetensi yang memadai untuk memberikan pelayanan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan jaman. Pengguliran konsep pendidikan abad 21 dipandang menjadi jalan keluar (way out) dalam mengakomodasi potensi pembelajar yang adaptif dengan perubahan dan digital. Keterampilan dalam berpikir kritis, kolaborasi serta penajaman kemampuan literasi diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan. Tentu saja perubahan pola pikir (mindset) terhadap hakikat pendidikan menjadi prasyarat mutlak dalam upaya menghadirkan pendidikan bermutu di tengah masyarakat. Hope for creating a qualified outcome which meets people need is every person expectation. Educational institution in the era of global competition attempts to give added values and positive outcome towards its graduation in enhancing civilization. Education of Indonesia has not got achievement in regional and international competition as PISA released. At the same time, a teacher as a front liner in giving educational service is regarded not to have an adequate qualification in up to date teaching activity. The concept of education in the 21 century is considered as a way out in accommodating a learner which is adaptive with a change and digital. Skills in critical thinking, collaboration, and shaping literacy competence are expected to improve the quality of education. The change of mindset towards the nature of education is an important requirement in presenting a good education in society.
Urgensi Perubahan Pola Pikir dalam Membangun Pendidikan Bermutu Dr. Denny Kodrat
Islamic Research Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Kajian Peradaban Islam
Publisher : Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.714 KB) | DOI: 10.47076/jkpis.v2i1.23

Abstract

Harapan untuk menghasilkan keluaran yang bermutu sesuai dengan keinginan masyarakat merupakan dambaan semua pihak. Institusi pendidikan seiring dengan tantangan dan persaingan global berlomba untuk memberikan nilai tambah dari lulusan yang dibinanya dan memberikan pengaruh positif (outcome) terhadap kemajuan peradaban masyarakat. Berturut-turut pendidikan Indonesia belum dapat berbicara banyak dalam kompetisi regional dan internasional sebagaimana rilis PISA. Begitu pula guru sebagai ujung tombak dalam pelayanan pendidikan dipandang belum memiliki kompetensi yang memadai untuk memberikan pelayanan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan jaman. Pengguliran konsep pendidikan abad 21 dipandang menjadi jalan keluar (way out) dalam mengakomodasi potensi pembelajar yang adaptif dengan perubahan dan digital. Keterampilan dalam berpikir kritis, kolaborasi serta penajaman kemampuan literasi diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan. Tentu saja perubahan pola pikir (mindset) terhadap hakikat pendidikan menjadi prasyarat mutlak dalam upaya menghadirkan pendidikan bermutu di tengah masyarakat. Hope for creating a qualified outcome which meets people need is every person expectation. Educational institution in the era of global competition attempts to give added values and positive outcome towards its graduation in enhancing civilization. Education of Indonesia has not got achievement in regional and international competition as PISA released. At the same time, a teacher as a front liner in giving educational service is regarded not to have an adequate qualification in up to date teaching activity. The concept of education in the 21 century is considered as a way out in accommodating a learner which is adaptive with a change and digital. Skills in critical thinking, collaboration, and shaping literacy competence are expected to improve the quality of education. The change of mindset towards the nature of education is an important requirement in presenting a good education in society.