Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERBEDAAN KADAR KALSIUM (Ca) TERHADAP KARYAWAN TEKNIS PRODUKTIF DENGAN KARYAWAN ADMINISTRATIF PADA PERSERO TERBATAS SEMEN TONASA Prawansa Amran
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.235 KB) | DOI: 10.32382/mak.v1i1.121

Abstract

Kalsium merupakan mineral penting dalam tubuh. tidak sedikit ditemukan dalam bahan baku pembuatan semen yaitu batu kapur yang mempunyai kandungan kalsium dimana pekerja pada bagian produksi dengan usia produktif terkena paparan langsung dari aktifitas kerja tersebut yang dapat menimbulkan penyakit serangan jantung, gangguan ginjal,dan anemia.hal ini diketahui oleh pemeriksaan kalsium yang dilakukan karyawan yang mengalami peningkatan jumlah kalsium pada karyawan produktif. Beberapa karyawan administratif pun memiki kadar kalsium yang tinggi hal ini dipicu oleh kalsium yang diperoleh dari partikel debu dan kembali pada pola hidup. peningkatan jumlah kalsium pada karyawan tidak sedikit yang mengalami penyakit seperti gangguan ginjal,anemia dan serangan jantung. tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui hasil pemeriksaan kadar kalsium terhadap karyawan teknis produktif dengan karyawan administratif. Penelitian ini dilakukan di laboratorium patologi klinik jurusan analis kesehatan politeknik kesehatan Makassar pada tanggal 31 maret 2017 s/d 1 juni 2017 dengan sampel sebanyak 20. Jenis penelitian ini adalah studi komparatif kemudian data diolah menggunakan uji statistik uji-t perbedaan dua sampel bebas. Berdasarkan uji statistik diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Melalui uji t untuk kadar kalsium didapatkan nilai thitung (3.738) > ttabel (2.093) dengan nilai signifikansi sebesar 0.001 (P < 0.05). Sehingga Ho ditolak dan H1 diterima, berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai kadar kalsium terhadap karyawan teknis produktif dengan karyawan administratifKata kunci : Kalsium, Karyawan Teknis Produktif, Karyawan Administratif
GAMBARAN PERTUMBUHAN Escherichia coli PADA MEDIA ALTERNATIF UBI JALAR PUTIH (Ipomoea batatas) DENGAN PENAMBAHAN KALDU DAGING Nur Rezky Amaliah; Mujahidah Basarang; Prawansa Amran; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Medika Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.258 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i1.143

Abstract

Media pertumbuhan bakteri dapat berasal dari bahan alam yang tersedia melimpah di Indonesia yang dikenal sebagai media alternatif. Salah satu bahan alam yang dimaksud adalah ubi jalar putih. Media ubi jalar putih telah digunakan sebagai media pertumbuhan Escherichia coli namun pertumbuhannya kurang optimal dibanding pada media nutrient agara (NA) karena kurangnya kandungan protein pada media alternative tersebut. Kebutuhan protein pada media ubi jalar untuk pertumbuhan bakteri dapat tercukup melalui penambahan kaldu daging. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan Escherichia coli pada media ubi jalar putih dengan penambahan kaldu daging. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium menggunakan bakteri uji Escherichia coli yang diinokulasi dengan metode spread plate dan dihitung dengan metode Total Plate Count (TPC). Dari hasil penelitian menunjukkan Escherichia coli pada media ubi jalar putih 6,0x106 CFU sedangkan pada media NA sebanyak 3,1x106 CFU. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji T nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 yang menandakan tidak ada perbedaan yang signifikan antara jumlah rata-rata bakteri yang tumbuh pada media NA dan media ubi jalar putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ubi jalar putih dengan penambahan kaldu daging dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan Escherichia coli.