Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INOVASI PASTA GIGI ANTIPLAK DAN ANTISEPTIK DARI DAUN KEMANGI DAN DAUN BINAHONG Mifatahul Jannah; Jumrawati Jumrawati; Andi Aninditha Dzakiah
Journal of Chemical Process Engineering Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.311 KB) | DOI: 10.33536/jcpe.v3i1.196

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh masyarakat Indonesia adalah karies gigi. Banyaknya makanan yang biasa dikonsumsi mengakibatkan timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut, yang disebabkan oleh kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan mulut. Berdasarkan dari data WHO, 90% dari penduduk Indonesia menderita karies gigi. Pasta gigi herbal ini diharapkan dapat menjadi solusi yang inovatif, karena tidak mengandung flourida, namun mengandung bahan herbal dari ekstrak daun kemangi dan daun binahong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar polifenol yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri pencetus gigi berlubang dengan metode UV-Visible dimana sampel dibersihkan, digerus lalu direndam dalam larutan ethanol 98% masing-masing 7dan 8 hari. Setelah itu pelarut diuapkan menggunakan evaporator, campurkan semua bahan pasta gigi dan lakukan uji analisa spektrofotometri UV- Visible dengan pembanding asam tannat. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi dan daun binahong dengan perlakuan digerus dan dimaserasi selama 7 hari dan 8 hari mempunyai perbedaan kadar polifenol yang signifikan, yaitu kadar polifenol dalam 1 gram ekstrak kemangi 7 hari dan binahong masing-masing 274,4 mg dan 289,4 mg, sedangkan ekstrak kemangi dan binahong dalam maserasi 8 hariyaitu 194,7 mg dan 61,8 mg.
Pengamatan Karakteristik Schooling Ikan pada Area Bagan Tancap Sekitar Terumbu Karang dengan Teknologi Hidroakustik Husni Angreni; Jumrawati Jumrawati; Ibnu Malkan Hasbi
Jurnal Airaha Vol 9 No 01: June 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.486 KB) | DOI: 10.15578/ja.v9i01.147

Abstract

Fishing technology has always been developed to increase fishing productivity and more eco-friendly the environment. This study of fish schooling characteristics was conducted on a Fixed-Lift Net with LED lights using hydroacoustic method to determine the swimming activity of fish before midnight, at midnight, and after midnight. Experimental fishing method implemented by following fishing operations in the water of Pangkajene Kepulauan Regency in April to August 2019. The study showed that just before midnight, the fish in Fixed-Lift Net area tended to be at a depth 3-6 meters below the surface of the water and is dominated by the emergence of medium group and big group. At midnight the fish tend to be at a depth of 4-16 meters are dominated by the emergence of Small category fish (individually or solitary). Detection of fish in after midnight tends to be at a depth of 3-14 meters and is dominated by the appearance of medium group fish. Medium and large groups indicate large groups of fish. This can be used by fishermen to make the hauling process before and after midnight.