Yusuf Zaenal Abidin
Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Wacana dalam Film Insya Allah Sah Saodah Saodah; Yusuf Zaenal Abidin; Asep Shodiqin
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 4 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i4.354

Abstract

Aktifitas dakwah mempunyai arti luas, tidak hanya dengan berceramah saja, akan tetapi dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara misalnya dengan tulisan, gambar, audio, audio visual (film). Film digunakan sebagai sarana baru yang berfungsi untuk menyebarkan dakwah. Film menjadi salah satu media yang sangat efektif dalam proses penyampaian pesan dakwah kepada para mad’u, dengan media film maka jangakauan dakwah tidak memiliki batasan ruang dan waktu. Film Insya Allah Sah adalah salah satu contoh film yang bergenre komedi dan religi yang didalamnya terdapat banyak pesan dakwah, dikemas dalam bentuk film sehingga memudahkan para mad’u menerima pesan dakwah yang disampaikan didalam film tersebut. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui struktur makro dalam film Insya Allah Sah, (2) mengetahui struktur mikro dalam film Insya Allah Sah, (3) mengetahui suprastruktur dalam film Insya Allah Sah. Penelitian ini menggunakan teori analisis wacana Teun A Van Dijk untuk meneliti dan mengkaji wacana yang ada di dalam film. Analisi wacana Van Dijk menitik tekankan pada struktur makro, struktur mikro, dan suprastruktur. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode penelitian studi deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menonton film, mengkalsifikasikan wacana yang termasuk struktur makro, struktur mikro dan suprastruktur. Dan menganalisis data-data yang telah terkumpul. Setelah dilakukan analisi terhadap film Insya Allah Sah, dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) struktur makro dalam film Insya Allah yaitu aturan dalam Agama Islam dan budaya. (2) struktur mikro dalam film Insya Allah Sah meliputi semantik ( Latar: latar pertama, latar kedua, latar ketiga. Detail: pengarang menggunakan tokoh rekaan dalam cerita. Maksud: disampaikan dengan eksplisit dan terbuka) sintaksis (Koherensi: koheresi yang sering digunakan adalah kata “tapi”. Bentuk kalimat: berpola deduktif-induktif. Kata ganti: kata ganti yang sering digunakan adalah kata ganti untuk orang kedua “kamu”) stilistik (style yang digunakan dalam film ini adalah bahasa pokem) retoris (menggunakan hiperbolik). (3) suprastruktur dalam film Insya Allah Sah meliputi inti cerita (proses hijrah seorang wanita dan pentingnya menepati sebuah janji), plot ( awal cerita, tengah cerita dan akhir cerita).
Aktivitas Kampanye Public Relations dalam Mensosialisasikan Internet Sehat dan Aman Rissa Khoerunnisa; Yusuf Zaenal Abidin; Abdul Aziz Ma'arif
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 1 No 4 (2018): Humas: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v1i4.453

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pelaksanaan kampanye program Internet Sehat dan Aman dari mulai proses mendefinisikan masalah, perencanaan dan pemrograman, mengambil tindakan dan komunikasi hingga kegiatan mengevaluasi. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses mendefinisikan masalah diakukan dengan meggunaka metode informal dan metode formal. Proses perencanaan dan pemrograman dilakukan untuk menetapkan tujuan dan menyusun perencanaan strategis. Proses mengambil tindakan dan komunikasi menggunakan metode interaktif dan pemanfaatan media. Serta proses kegiatan mengevaluasi dilakukan dengan menyebar kuesioner. This paper aims to determine the stages of implementing a Healthy and Safe Internet program campaign from the process of defining problems, planning and programming, taking action and communicating until evaluating activities. This study uses the constructivism paradigm. The approach used is qualitative. This research method uses case studies. The results of this study indicate that the process of defining problems is done by using informal methods and formal methods. The planning and programming process is carried out to set goals and develop strategic planning. The process of taking action and communicating using interactive methods and media use. And the process of evaluating activities is done by distributing questionnaires.
Proses Kegiatan Publikasi Program Pusat Pelayanan Terpadu Kesehatan Haji dan Umroh Melalui 4 Steps Public Relations Nurhasanah Yulianti; Yusuf Zaenal Abidin; Dono Darsono
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 2 No 4 (2019): Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v2i4.702

Abstract

Publikasi adalah kegiatan menyebarluaskan informasi kepada publik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penemuan masalah/pencarian data dan fakta, perencanaan dan pemrograman, mengambil tindakan dan komunikasi, dan kegiatan evaluasi pada publikasi. Penelitian ini menggunakan konsep 4 Steps Public Relations dari Cutlip, Center and Broom. Landasan penelitian ini berpijak pada konsep 4 Steps Public Relations yang mengacu kepada publikasi dan Public Relations. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif kualitatif dan paradigma kontruktivisme, teknik pengumpulan data yang di lakukan dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: pertama, Defining Public Relations Problem: Pengumpulan data travel, menentukan bahan publikasi, koordinasi, sponsorship, pengajuan proposal kegiatan. Kedua, Planning and Programming: Menentukan dan memahami tujuan dan target, planning tema dan desain grafis untuk publikasi. Ketiga, Taking Action and Communicating: Menentukan bentuk publikasi, penggunaan media dalam publikasi dan sasaran komunikasi. Keempat, Evaluations: Melihat respon masyarakat, melihat kunjungan publik P2TKHU, melakukan upaya peningkatan kualitas publikasi. Publication is the activity of disseminating information to the public. The purpose of this research is to find out the process of finding problems/finding data and facts, planning and programming, taking action and communication, and evaluating activities in publications. This research uses the concept of 4 Steps Public Relations from Cutlip, Center and Broom. The basis of this research rests on the concept of 4 Steps Public Relations which refers to publications and Public Relations. This Research uses a qualitative approach, qualitative descriptive methods and constructivism paradigms, data collection techniques carried out in this research using interviews and observation. Based on the results of the research concluded: first, Defining Public Relations Problem: Collection of travel data, determine material for publication, coordination, sponsorship, submission of proposal activities. Second, Planning and Programming: Determine and understand objectives and targets, planning themes and graphic design for publication. Third, Taking Action and Communicating: Determine the form of publication, use of media in publications and communication goals. Fourth, Evaluations: Seeing the response of the community, seeing P2TKHU's public visit, making efforts to improve the quality of publications.
Manajemen Pembentukan Citra Perusahaan Melalui Kegiatan Kunjungan Industri Azzam Habib Alfath; Yusuf Zaenal Abidin; Lida Imelda Cholida
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Reputation: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v4i2.1342

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses manajemen public relations yang dilakukan oleh Departemen Komunikasi Korporat, PT. Pindad (Persero). Yaitu proses manajemen four step PR (fact finding, planning and organizing, actuating and communicating serta evaluating the program) dalam pelaksanaan kegiatan Kunjungan Industri. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi kasus, dengan menggunakan paradigma konstruktivisme, melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara empat informan dan analisis hasil wawancara dan temuan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kunjungan industri ini dikelola oleh bagian Protokoler sebagai sub Departemen Komunikasi Korporat. Staf Protokoler memberikan edukasi dan pemahaman kepada publik eksternal mengenai PT. Pindad (Persero) dalam usaha untuk membentuk citra positif terhadap perusahaan kepada publik eksternal. Pada tahapan actuating and communicating, pelaksanaan Kunjungan Industri dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan sebelumnya, memposisikan Wakil Sementara Kepada Departemen Komunikasi Korporat sebagai pucuk koordinasi staf Departemen Komunikasi Korporat. Tahapan terakhir, yaitu evaluating the program dilakukan dengan menyebarkan ­questioner kepada tamu Kunjungan Industri (tamu biasa) yang nantinya akan di olah langsung oleh Wakil Sementara Kepada Departemen Komunikasi Korporat. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Departemen Komunikasi Korporat PT. Pindad (Persero) telah melaksanakan fungsi manajemen dengan cukup baik dan rapi. Sehingga tujuan pelakasanaan kegiatan Kunjungan Industri tercapai. Kata Kunci : Manajemen; Citra; Kunjungan Industri ABSTRACT The purpose of this study is to determine the management process of public relations conducted by the Department of Corporate Communication, PT. Pindad (Persero). That is the four step PR management process (fact finding, planning and organizing, actuating and communicating and evaluating the program) in the implementation of Industrial Visit activities. The method used in this study is a case study method, using the constructivism paradigm, through a qualitative approach. Data collection techniques through observation, interviewing four informants and analysis of interview results and observation findings. The results of the study indicate that the industrial visit activities are managed by the Protocol section as a sub-department of Corporate Communication. Protocol staff provide education and understanding to the external public regarding PT. Pindad (Persero) in an effort to form a positive image of the company to the external public. At the stage of actuating and communicating, the implementation of Industrial Visits was carried out in accordance with the planning that had been done before, positioning the Interim Representative to the Department of Corporate Communications as the coordinating staff of the Department of Corporate Communication. The final stage, namely evaluating the program, is carried out by distributing questionnaires to guests of Industrial Visits (regular guests) which will be processed directly by the Temporary Representatives to the Department of Corporate Communications. Based on these findings, it can be concluded that the Corporate Communication Department of PT. Pindad (Persero) has carried out management functions quite well and neatly. So that the purpose of implementing Industrial Visit activities is achieved. Keywords: Management; Image; Industrial Visit
Pola Pendistribusian Dana Zakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Mustahik Anriani Dani; Yusuf Zaenal Abidin; Arif Rahman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 7 No 2 (2022): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pola pendistribusian zakat pada BANZAS Enrekang, penerapan dan evaluasi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi mustahik. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan yaitu pertama, pola pendistribusian dana zakat pada BAZNAS Enrekang terdiri dari distributif konsumtif tradisional, distributif konsumtif kreatif, distributif produktif tradisional dan distributif produktif kreatif. Kedua, penerapan pola pendistribusian dilakukan berdasarkan skala prioritas dengan mendahulukan distributif konsumtif dibanding distributif produktif dan pengoptimalan distributif zakat dilakukan dengan membentuk lembaga pengawas khusus utnuk mengawasi dan membimbing mustahik pasca pendistribusian dana zakat khususnya pada zakat produktif. Ketiga, Evaluasi pendistribusian dana zakat dilakukan dengan menggunakan model monitoring dengan melihat pencapaian target, peluang dan hasil yang telah dicapai dari setiap program. Kata Kunci : Pola pendistribusian; Zakat; Kesejahteraan ekonomi. This research aims to analyze the pattern of zakat distribution at BANZAS Enrekang, its application and evaluation in improving the economic welfare of mustahik. The research method uses descriptive methods with data collection using interview, observation and documentation techniques. The results of this study can be locked, namely first, the pattern of distribution of zakat funds at BAZNAS Enrekang consists of traditional consumptive distributive, creative consumptive distributive, traditional productive distributive and creative productive distributive. Second, the application of the distribution pattern is carried out based on a priority scale by prioritizing consumptive distribution over productive distribution and optimizing the distribution of zakat by establishing a special supervisory agency to supervise and supervise mustahik after the distribution of zakat funds, especially on productive zakat. Third, evaluation of the distribution of zakat funds is carried out using a monitoring model by looking at the targets, opportunities and results achieved from each program. Keywords: Distribution pattern; Zakat; Economic welfare