Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Penggunaan Amonium Sulfat Pada Pengendapan Enzim Protease (Papain) Dari Buah Pepaya Sebagai Koagulan Dalam Produksi Keju Cottage Putri, Ranika Adytia; Kusrijadi, Ali; Suryatna, Asep
Jurnal Sains dan Teknologi Kimia Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Kimia
Publisher : Program Studi Kimia Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enzim protease banyak digunakan dalam bidang industri pangan. Papain merupakan protease yang dapat berfungsi sebagai koagulan pada produksi keju cottage dan menjadi alternatif pengganti enzim rennet yang relatif mahal. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendapatkan  enzim  papain  dari  buah  pepaya (Carica papaya L.) melalui pengendapan dengan amonium sulfat dan aplikasinya pada produksi keju cottage. Penelitian dimulai dari isolasi enzim papain dengan metode ekstraksi dan pengendapan menggunakan amonium sulfat pada variasi persen kejenuhan (b/v). Parameter hasil pengendapan enzim dilihat berdasarkan aktivitas protease per kadar protein yang merupakan aktivitas spesifik enzim menggunakan spektrofotometer. Hasil menunjukkan bahwa pada pengendapan dengan amonium sulfat kejenuhan 60% (b/v) dihasilkan aktivitas spesifik enzim tertinggi sebesar 9,201 U/mg, dengan nilai aktivitas protease 4,076 U/mL dan kadar protein 0,443 mg/mL. Selanjutnya dibuat lima jenis keju cottage dengan penambahan konsentrasi papain hasil pengendapan optimum yaitu 150 ppm (A); 250 ppm (B); dan 350 ppm (C); ekstrak kasar papain tanpa pengendapan 215 ppm (E), dan kontrol tanpa penambahan enzim (K). Masing-masing keju cottage yang dihasilkan memiliki massa dan waktu koagulasi yang berbeda yaitu A 41,11 gram selama 62 jam; B 47,77 gram selama 63 jam; C 48,76 gram selama 65 jam; E 40,58 gram selama 74 jam; dan K 44,96 gram selama 80 jam. Hasil menunjukkan B sebagai kondisi optimum untuk pembuatan keju cottage dengan massa 47,77 gram dan waktu koagulasi 63 jam pada suhu 30oC. Analisis kualitas keju cottage B menunjukkan kandungan gizi protein 23,09%; lemak 1,57%; kadar air 69,58%; dan mineral kalsium  984,55 mg/kg.Kata kunci : Aktivitas spesifik, Amonium sulfat, Keju cottage, Papain, Protease
KAJIAN PENGGUNAAN AMONIUM SULFAT PADA PENGENDAPAN ENZIM BROMELIN DARI BATANG NANAS (ANANAS COMOSUS (L.) MERR) SEBAGAI KOAGULAN PADA PEMBUATAN KEJU COTTAGE Nurmala, Linda Wati; Kusrijadi, Ali; Suryatna, Asep
Jurnal Sains dan Teknologi Kimia Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Kimia
Publisher : Program Studi Kimia Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bromelin merupakan protease yang dapat memutuskan ikatan peptida pada protein dan dapat berfungsi sebagai koagulan pada produksi keju cottage. Penelitian ini mengembangkan ekstraksi enzim bromelin dari batang nanas dengan metode pengendapan menggunakan amonium sulfat. Karakteristik enzim bromelin dilihat dari aktifitas enzim dan kadar protein menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada kejenuhan (NH4)2SO4 60% (b/v) menghasilkan aktifitas enzim dan kadar protein tertinggi dibandingkan dengan kejenuhan (NH4)2SO4 30%, 40%, dan 50% yaitu, aktifitas enzim sebesar 6,425 U/mL dan kadar protein sebesar 0,110 mg/mL. Enzim bromelin yang dihasilkan kemudian diaplikasikan dalam pembuatan keju cottage yaitu keju cottage dengan penambahan ekstrak kasar enzim bromelin dan keju cottage dengan penambahan enzim bromelin hasil pengendapan (NH4)2SO4 60%. Hasil menunjukan bahwa keju cottage dengan penambahan enzim bromelin hasil pengendapan (NH4)2SO4 60% memiliki waktu pembentukan dadih terbaik yaitu 32 jam pada suhu 30oC dengan kadar air sebesar 60,189%, protein 23,978%, lemak 2,573%, dan kalsium 984,788 mg/kg. Kata Kunci: Ananas comosus (L.)Merr, batang nanas, bromelin, keju cottage, protease
Optimization Experimental Procedure and Setup of a Guided Inquiry Laboratory Worksheet of Transesterification Reaction on Biodiesel Production Dwiyanti, Gebi; Suryatna, Asep; Nurhayati, Mita
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 3, No 1 (2018): JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.488 KB) | DOI: 10.20961/jkpk.v3i1.11878

Abstract

The aims of this research are producing an optimal experiment procedure and determining the feasibility of a guided inquiry laboratory worksheet of transesterification reaction on biodiesel production context. This research used research and development methods that composed of two stages, initial product preparation and model development (until limited testing). The data sources of this research are 20 students grade XII of science, seven chemistry teachers and three lecturers from chemistry education program of FPMIPA UPI. The instruments that used in this research are optimization and observation sheets of inquiry stages implementation, rubric of assessment students’ answer, sheets of assessment by teacher and lecturer, and student’s response questionnaires. The optimization of biodiesel production is: 12 mL of palm oil is added into erlenmeyer flask that contained boiling stone, then added by 0.12 g Potasium hidroxide in 4.5 mL methanol solution. The erlenmeyer flask then closed by rubber stopper with test tube in the middle of rubber stopper that filled with water and heated at 45oC in water bath for 5 mins by shaking the flask. The feasibility of laboratory experiment is categorized as very good. Teacher and lecturer assessment on the concept conformity, language, and the appearance of worksheet is categorized as very good. Student’s responses of laboratory activity and the worksheet are good.
An THE IMPLEMENTATION OF SSCS (SEARCH-SOLVE-CREATE-SHARE) MODEL WITH WORKSHEET TO BUILD STUDENTS’ CREATIVITY ON MAKING SIMPLE WATER PURIFIER IN CHEMISTRY CLASSROOM Wahyu, Wawan; Suryatna, Asep; Amalia, Gita
Unnes Science Education Journal Vol 8 No 3 (2019): December 2019
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to describe the implementation of SSCS (search-solve-create-share) model with worksheet to build students’ creativity on making simple water purifier in chemistry classroom. The implementation of this model including activities of chemistry teacher and the students of VIIth grade junior high school in Bandung. The research method is used in this study is design research according to Plomp. The subjects of this are 1 chemistry teacher and 24 students to implementation and 3 observers. The instruments of this research are activity observation sheet of teachers and learners. Data processing result of this research use scoring process based on Likert scale then interpretation of percentage according to Riduwan. The results of this research describing that activity of teacher and the students showed very good.