Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isu dan Tren Pengembangan Repositori Institusi sebagai Media Komunikasi Ilmiah di Indonesia Mukhlis Mukhlis
Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol. 13 No. 1 (2022): Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pjil.v13i1.35214

Abstract

Tren pengelolaan repositori institusi semakin meningkat ketika gerakan akses terbuka atas karya ilmiah digalakkan secara massif. Di samping itu, hadirnya OpenROAR sebagai basis data internasional secara aktif mengindeks perkembangan repositori institusi perguruan tinggi secara global semakin memicu tren tersebut. Untuk merespons hal ini, perpustakaan perguruan tinggi berlomba-lomba mengembangkan repositori institusi mereka selain untuk kepentingan peningkatan pengelolaan, pelayanan, dan visibilitas lembaganya. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan studi kasus sebagai metodenya. Tujuannya adalah untuk menggali isu dan tren pengembangan repositori institusi yang dirilis oleh OpenROAR dengan memilih Indonesia sebagai setting lokusnya. Data yang dirilis oleh OpenROAR meliputi pengembangan jumlah pengguna repositori, jenis perangkat lunak yang populer digunakan, update patch, dan ragam konten serta bidang keilmuan yang dikoleksi dalam konten repositori institusi di Indonesia. Hasil kajian ini mengungkap sejumlah hal penting, pertama salah satu tren pengelolaan repositori institusi di Indonesia, selain memaksimalkan peran dan fungsi perpustakaan perguruan tinggi, juga sebagai media yang mendukung proses komunikasi ilmiah; kedua, perangkat lunak repositori yang popular digunakan di Indonesia adalah EPrints, kemudian perangkat lunak lainnya seperti DSpace; ketiga, dominasi penggunaan varian terbaru (update patch) perangkat lunak repositori masih beragam. Meski begitu, ke depan para institusi akan terus berupaya memperbaharui versi perangkat lunak repositori mereka; terakhir, konten repositori institusi di Indonesia terdiri dari karya ilmiah seperti artikel jurnal, tugas akhir, buku, dan sejenisnya. Selain itu, bidang keilmuan dalam konten IR didominasi oleh bidang ilmu sosial, humaniora, hingga matematika. Berdasarkan temuan tersebut dapat dipahami bahwa keberadaan repositori institusi dapat disebut sebagai infrastruktur vital perguruan tinggi yang menunjang fungsi riset dan sarana komunikasi ilmiah bagi civitas academica.