Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Revitalisasi Program Siaga Bencana Pada Korps Sukarela (KSR) UM Jember Cipto Susilo; Komarudin Komarudin; Awatiful Azza
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 3, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v3i1.7988

Abstract

Bencana adalah  peristiwa  atau  rangkaian  peristiwa  yang  mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh  faktor  alam  dan/atau  faktor  non  alam  maupun  faktor  manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Jember sebagai salah satu kabupaten yang ada di Jawa Timur secara demografi memiliki potensi bencana yang lebih besar dibandingkan dengan kabupaten yang lain. Kondisi ini tentunya dibutuhkan keterlibatan dan kerjasama semua pihak terutama masyarakat untuk selalu siaga bencana. Tujuan program siaga bencana pada korpss sukarela agar tercapainya kemandirian korps sukarela dalam membantu penanganan bencana di masyarakatt,  khususnya  pada  area terdampak bencana baik pada pre bencana, saat bencana, maupun paska bencana. Kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang penanganan korban bencana mampu meningkatkan pemahaman dan skill anggota korps sukarela dalam memberikan bantuan menangani korban bencana dengan benar
POLA KONSUMSI NUTRISI HARIAN BERBASIS KARBOHIDRAT (Ipomoea batatas (L.) DENGAN KECUKUPAN KEBUTUHAN NUTRISI IBU HAMIL Danu Indra Wardhana; Awatiful Azza; Cipto Susilo; Savira Nurfitasari; Nadiatul Uzhma
The Indonesian Journal of Health Science Vol 14, No 2 (2022): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v14i2.8054

Abstract

Pregnancy is a physiological condition for a mother, because there will be physical changes that affect the life of a mother during pregnancy. A healthy diet and lifestyle in pregnant women can support the growth and development of the fetus in the womb. This study used a cross sectional approach, with a correlational design to analyze the relationship between modification of carbohydrate consumption and the adequacy of the nutritional needs of pregnant women. The sample was 89 pregnant women obtained by purposive sampling. Data were collected by means of questionnaires, structured interviews, and documentary studies, with a retrospective approach about daily food consumption patterns using the FFQ (food frequency questionnaire) in pregnant women. Data analysis was carried out using chi-square test. The results of this study prove that there is a relationship between modification of carbohydrate consumption and the adequacy of the nutritional needs of pregnant women with a P-value of 0.032 and OR 2.5 meaning that pregnant women who modify their carbohydrate nutritional sources will have a 2.5 times better chance of meeting the nutritional needs of pregnant women compared to pregnant women. which does not modify the source of carbohydrate nutrition. Carbohydrates are important nutrients for both mother and fetus. Adequate carbohydrates can be met through the mother's daily nutrition. Sweet potato as a source of carbohydrates can be used as an alternative nutrient to replace rice.
Weight Addition on Pregnant Women as A Quality Predictor of Family Daily Food Consumption Pattern awatiful azza; Cipto Susilo
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 4, No 1 (2019): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.952 KB) | DOI: 10.24990/injec.v4i1.228

Abstract

Introduction: Pregnancy is a physiological condition experienced by women after marriage. Physical changes and development occur in pregnant women can determine the health conditions of the mother and fetus. Nutritional status of the mother is one of an important key factors in pregnancy. The objective of this study determines the relationship between daily nutritional consumption of family and weight addition on pregnant. Methods: The design used in this study is correlational with cross sectional approach and the data obtained through questionnaires and documentary studies. Data analysis was carried out either quantitatively using Spearman rank or qualitative to deepen the findings in the field. Results: The results of this study found that the P-value 0.002 which means there is a relationship between the nutritional consumption with the nutritional status of pregnant women. The correlation coefficient was 0.309 which means a moderate relationship with positive correlation value implied that the better daily nutritional consumption of family, the higher nutritional status of pregnant women. Conclusions: Understanding the nutritional needs of pregnant women requires good cooperation between family and health workers.
Determinan Terhadap Penerapan Pasien Safety Pada Masa Pandemi Covid-19 Nuril Sofiantin; Cipto Susilo; Hermin Husaeni; Glendy Ariando Salomon; Rida' Millati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i1.997

Abstract

The nurse's physical workload can include lifting and moving patients who cannot move independently, performing medical procedures that require physical endurance, and working long hours without adequate rest periods. The study aimed to determine the physical and mental workload of health workers with the application of patient safety during the COVID-19 pandemic. The design of this study is quantitative research with a cross-sectional approach; the number of samples is 36 respondents. The research variable was an independent variable (mental and physical workload) with a dependent variable (patient safety application). The study's results related the relationship of physical workload with the application of patient safety with a value of p = 0.409 and the relationship of mental workload with the application of patient safety with p = 0.069. It can be concluded that there is no relationship between physical workload and the application of patient safety in the inpatient room. There is no relationship between mental workload and the application of patient safety in the inpatient room. Therefore, hospitals need to provide adequate support and resources to help nurses manage their workload effectively and prevent burnout and workload overload that can negatively impact healthcare workers' mental and physical health
Keterkaitan Resiliensi Dengan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir Siska Laura Sandrina; Ginanjar Sasmito Adi; Cipto Susilo
Health and Medical Sciences Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i1.30

Abstract

Bencana merupakan peristiwa yang berdampak pada kehidupan masyarakat salah satunya bencana banjir yang sering terjadi di Indonesia. Risiliensi menjadi salah satu kemampuan yang harus dimiliki masyarkat karena hal ini dapat mempengaruhi kesiapsiagaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kolerasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Dusun Gaplek RW 16 Desa Suci Kecamatan Panti. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 149 responden. Analisis data yang digunakan yaitu uji Korelasi Spearman rho untuk mengetahui adanya hubungan resiliensi dengan kesiapsiagaan. Hasil penelitian menunjukkan nilai p 0,007 < 0,05 yang artinya Ho di tolak sehingga terdapat hubungan resiliensi dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir.
Keterkaitan Masa Bekerja dengan Self Efficacy pada Tim Code Blue dalam Penatalaksanaan Pasien Gawat Darurat Deshinta Fitriandari; Ginanjar Sasmito Adi; Cipto Susilo
Health and Medical Sciences Vol. 1 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i2.41

Abstract

Masa bekerja sebagai tim code blue merupakan pengalaman yang dijalani selama menjadi tim code blue di Rumah Sakit Bina Sehat Jember. Semakin lama masa bekerja tenaga kesehatan maka pengalaman dalam menguasai bidangnya semakin dalam, sehingga mampu memiliki self efficacy yang tinggi dan mampu melakukan sesuatu sesuai tindakan dengan rasa kepercayaan diri yang tinggi. Tujuan penelitian: ini untuk mengetahui hubungan masa bekerja tim code blue dengan self efficacy dalam penatalaksanaan pasien gawat darurat. Metode: penelitian ini menggunakan desain penelitian descriptive correlational dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan tim code blue di Rumah Sakit Bina Sehat Jember. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 52 tenaga kesehatan. Alat pengumpulan data yang digunakan ialah kuesioner yang berisi 1 pertanyaan pada variabel masa bekerja tim code blue dan kuesioner self efficacy yang berjumlah 10 pertanyaan yang sudah peneliti uji validitas dan realibitasnya. Analisis data yang digunakan yaitu uji Korelasi Spearman rho untuk mengetahui adanya hubungan masa bekerja tim code blue dengan self efficacy. Hasil: penelitian menunjukkan nilai p 0,001 < 0,05 yang artinya Ho di tolak sehingga terdapat hubungan masa bekerja tim code blue dengan self efficacy dalam penatalaksanaan pasien gawat darurat. Kesimpulan penelitian ini yaitu lama masa bekerja sebagai tim code blue berkorelasi positif dengan self efficacy yang di miliki tenaga kesehatan Rumah Sakit Bina Sehat Jember.
Hubungan Mitigasi Early Warning System (EWS) dengan kesiapsiagaan Relawan dalam Menghadapi Bencana di Desa Supiturang Kabupaten Lumajang Siti Nadifah; Cipto Susilo; Mohammad Ali Hamid
Health and Medical Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i1.70

Abstract

Sistem peringatan dini atau Early Warning Sistem (EWS) merupakan rangkaian sistem yang mengumumkan terjadinya fenomena alam berupa bencana atau tanda-tanda alam lainnya. Tujuan sistem peringatan dini adalah meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan bencana dengan memberikan pengetahuan tentang risiko bencana, pemantauan dan layanan peringatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mitigasi early warning system dengan kesiapisagaan relawan dalam menghadapi banjir. Desain penelitian ini menggunakan desai korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Relawan di Desa Supiturang Kabupaten Lumajang sebanyak 32 populasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Analisis data menggunakan spearmen rho dengan ketentuan α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai p 0,0001 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan H1 diterima. Ada hubungan signifikan mitigasi early warning system dengan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi bencana banjir dengan keeretan korelasi kuat dan arah korelasi positif. Artinya semakin optimal mitigasi bencana maka semakin baik kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi bencana banjir. Dengan adanya suatu mitigasi early warning system dapat menjadi acuan relawan serta warga untuk selalu mengantisipasi adanya banjir
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Triase START terhadap Penanganan Pra Rumah Sakit Korban Label Kuning pada Anggota BPBD Kabupaten Bondowoso Deva Urrizal Ramadhan; Mohammad Ali Hamid; Cipto Susilo
Health and Medical Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i1.74

Abstract

Pendahuluan: Pra rumah sakit merupakan perawatan medis darurat yang di berikan kepada korban sebelum datang ke rumah sakit, salah satunya pada korban pasca bencana dimana penanggulangan ini bertujuan untuk mencegah kehilangan jiwa dan mengurangi penderitaan pasien. Pendidikan kesehatan Triase START merupakan salah satu upaya dalam peningkatan kemampuan penanganan pra rumah sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis metode preexperiment dengan pendekatan pre test post test group desain yaitu terkait sebelum diberikan edukasi dan pelatihan serta sesudah diberikan edukasi dan pelatihan. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penanganan pra rumah sakit korban label kuning sebelum diberikan pendidikan kesehatan triase START yaitu berada dalam kategori cukup dengan persentase 56,0 %, sedangkan kemampuan penanganan pra rumah sakit korban label kuning setelah diberikan pendidikan kesehatan triase START yaitu didalam kategori baik dengan persentase 53,0 %. Didapatkan pula hasil uji Wilcoxon terlihat nilai significant yakni sebesar 0,000. Sehingga nilai p adalah 0,000 < 0,05, maka ditetapakan bahwa bahwa H1 diterima yakni terdapat pengaruh pendidikan kesehatan triase START terhadap kemampuan pra rumah sakit korban label kuning pada anggota BPBD Kabupaten Bondowoso. Diskusi: Pen-didikan kesehatan Triase START diharapkan mampu meningkatkan kemampuan penanganan anggota BPBD dalam memilih korban saat bencana secara tepat dalam penanganan yang merupakan tindakan pra rumah sakit.