Adi Syamsuri
Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI ANTIBODI POLIKLONAL ANTI-GELATIN BABI DENGAN DOT BLOT DAN POTENSINYA SEBAGAI PERANGKAT DETEKSI GELATIN BABI Syamsuri, Adi; Wardani, Agustin Krisna
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.056 KB)

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah eksplorasi antibodi poliklonal (pAbs) yang spesifik terhadap gelatin babi. Hasil SDS PAGE ekstrak gelatin babi menunjukkan 8 pita molekul 42.43; 36.86; 33.16; 30.2; 28.48; 25.33 23.05 dan 19.8 kDa. Produksi Antibodi poliklonal (pAbs) Anti-gelatin babi dengan cara imunisasi antigen gelatin babi pada 3 ekor tikus putih (Rattus novergicus) strain wistar. Imunisasi secara subkutan dengan dosis 200 µg antigen setiap kali injeksi. Antibodi primer adalah Anti-Gelatin babi terhadap 3 macam sampel 1) kontrol negatif 2) gelatin sapi 3) gelatin babi. Analisis immunoassay menggunakan metode dot blot dan intrepetasi data kuantitatif dengan Corel Photopaint, secara umum menunjukkan intensitas warna pada dot blot gelatin babi (132.64 ; 146.58 ; 171.89) > gelatin sapi (154.74 ; 174.38 ; 158.99) > kontrol negatif (201.40 ; 190.71 ; 209.31). Penelitian ini menunjukkan antigen dari ekstrak gelatin babi dapat menginduksi terbentuknya antibodi poliklonal anti-gelatin babi dan metode dot blot berpotensi digunakan sebagai perangkat deteksi gelatin babi. Namun antibodi yang dihasilkan perlu dikembangkan untuk menjadi antibodi spesifik terhadap gelatin babi. Kata kunci: antibodi poliklonal, dot blot, gelatin babi