D. X. Hou, D. X.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKTIVITAS ANTI OKSIDAN DAN ANTI TUMOR KANDUNGAN TANAMAN HERBAL INDONESIA L. D., Mahfudz; Murwani, R.; T. H., Kusumowardani; Hou, D. X.
Majalah Obat Tradisional Vol 16, No 2 (2011)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.038 KB) | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ16iss2pp68-74

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi dan membandingkan aktivitas antioksidan 2 jenis herbal Indonesia, melalui meneliti kandungan fenol, cytotoksid dan induksi apoptosis terhadap sel HL-60. Data ini merupakan informasi yang berguna untuk manusia dalam menciptakan makanan kesehatan dan aplikasi baru dari antioksidan alami dalam bahan makanan sebagai pangan fungsional dan sebagai bahan untuk obat kanker. Penelitian ini menggunakan 2 buah sampel A dan sampel B. Aktivitas antioksidan total di analisa dengan metode DPPH. Kandungan total fenol di tentukan dengan metode Folin-Ciocalteu dan dihitung sebagai ekuvalensi dari asam gallic dan di ekspresikan sebagai gallic acid equivalent (GAE) dalam mg/g sampel. Pengaruh ekstrak herbal terhadap cytotoksid terhadap pertembuhan sel promyelocytic leukimia (HL-60) dianalisa dengan MTT kalorimeter. Hasil ditampilkan sebagai rata-rata ± penyimpangan baku. Analisis Statistik menggunakan Student t-test, pada tingkat signifikansi p<0,05. Koefisien korelasi (r2) terhadap parameter yang di test di hitung menggunakan analisa regresi. Kandungan ekstrak sampel A kering adalah 242,4mg dan sampel B adalah 256,4mg. Diketahui bahwa efek memakan dari ekstrak herbal Indonesia terhadap radikal DPPH meningkat 0,3 – 1,5mg/ml, dimana sampel A adalah 14,3 - 64,29% dan sampel B adalah 9,09 - 57,53%. Total fenol tertinggi didapat pada sampel A (21,72mg GAE/g) dan kandungan fenol rendah pada sampel B (17,53 GAE/g). Apoptosis dari sel HL-60 dilihat dari perubahan morpologi (kondensasi kromatin). Kondensasi kromatin secara spesifik dan fitur yang berbeda dari sel apoptosis, diketemukan pada sebagian besar sel perlakuan. Hasil ini menunjukan bahwa kematian sel diakibatkan oleh ekstrak herbal Indonesia.