Warman Warman
Universitas Mulawarman

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Impact of The Principal's Leadership Style and Academic Supervision on Teacher Performance Yudo Dwiyono; Warman Warman; Dydik Kurniawan; A. A. Bagus Surya Atmaja Susastra; Dicky Dicky
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 6 No 2 (2022): December 2022
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine: (1) the influence of the principal's leadership style on teacher performance; (2) the effect of academic supervision on teacher performance; (3) The influence of the principal's leadership style and academic supervision on teacher performance junior high school teachers in Sungai Kunjang District. The method used in the study is a survey with a quantitative approach. The study was conducted in junior high school teachers in Sungai Kunjang District. The population of 146 people with a sample of 106 people was randomly sampled. Data collection techniques using questionnaires (Likert Scale). Data analysis techniques use descriptive and inferential statistical analysis (Simple regression, multiple regression, Partial test, t-test using SPSS program version 21. The results of the analysis can be calculated = 17,235 at a significance of 0.05 obtained t-table = 1,983, then a decision can be made that is calculated > t-table then H0 is rejected, the conclusion is that the variable of leadership style influences the variable of teacher performance, 2) obtained t-count = 20.698 on the importance of 0.05 obtained t-table = 1.983, then a decision can be made that the t-count > t-table then H0 is rejected, the conclusion is that the academic supervision variable affects the teacher performance variable, and 3) obtained t-count = 3.694 in the leadership style variable and the academic supervision variable = 7.201 with both variables at significance 0.05 obtained t-table = 1.983, then a decision can be made that t-count > t-table then H0 is rejected, In conclusion, leadership style variables and academic supervision variables affect teacher performance variables. In this study, it can be concluded that there is a significant influence on leadership style and academic supervision simultaneously on teacher performance, improves leadership style and academic supervision, then it will improve teacher performance. The results of the correlation coefficient are known that what is more influential is very significant academic supervision compared to leadership styles.
The Implementation Of Character Education On Civics Education Subject For Inclusive Students Novita Majid; Warman Warman; Wingkolatin Wingkolatin; Jepopi Selvia
Educational Studies: Conference Series Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/escs.v2i2.1634

Abstract

This study aims to determine the problems of managing inclusive education in elementary schools in Kutai Kartanegara and formulate a model of inclusive school management. Currently, there are 2400 schools that are members of the Indonesian Integrated Islamic School Network. Almost all schools in Jakarta and West Java have been asked by the government to apply the concept of inclusive education, as well as several schools in other areas that have accepted children with special needs. Various problems arise, and it is felt necessary to find a solution to these problems. In particular, this research answers the questions, namely How to Implement Character Education in Civics Subjects for Inclusive Children. This study uses a qualitative research method with a case study approach. Data was collected through interviews, study of relevant documents and FGD with 6 school leaders from 3 schools providing inclusive education. The results of the study explain that each inclusive child has their own advantages or learning modalities, so that the learning and management services provided by the school adapt to the child's needs. Then for educators in inclusive schools there is also no need to be afraid because teaching students with special needs already has academic qualifications and competence standards. The inhibiting factors that occur in the implementation of character education in Civics subjects for inclusive students are internal factors (from students and school management), as well as external factors (derived from government policies and the implementation of inclusive education). the efforts made by schools in the implementation of character education in Civics subjects for inclusive students are: (1) schools still labeled with special needs children, services are provided by classroom teachers and special teachers work in teams; (2) schools without being labeled with ABK, services are provided by classroom/maple teachers equipped with PLB competencies and working in permanent teams; (3) learning in class is done individually, although there are some children who have the same learning needs; and (4) multimodality-based learning with a multilevel curriculum.
Sejarah Penyiaran Islam di Kampung Masjid Samarinda Seberang Rahmat Hidayat; Warman Warman; Muhamad Sopyan
Amarthapura: Historical Studies Journal Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : History Education Department, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/amt.v1i1.560

Abstract

Rahmat Hidayat, 2019. Sejarah Penyiaran Islam di Kampung Masjid di Samarinda Seberang. Dibimbing oleh Dr. Warman, M.Si selaku pembimbing I dan Muhamad Sopyan, M.Pd. selaku pembimbing II. Pembahasan mengenai sejarah penyiaran Islam di Kampung Masjid merupakan salah satu topik menarik yang dibahas dalam skripsi ini. ada beberapa poin yang membuat penulis tertarik untuk mengangkat judul penelitian ini pertama, Penyebaran Islam di Kampung Masjid berasal dari wilayah Sulawesi dan daerah kesultanan Kutai Kartanegara. Kedua, Agama Islam adalah agama yang baru di Kampung Masjid Samarinda Seberang. Sehingga membuat penulis tertarik untuk membahas mengenai proses perjalanan misi ini. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendeskrispikan sejarah penyiaran Islam di Kampung Masjid Samarinda Seberang. Untuk mendiskripsikan peran masjid Shirotal Mustaqiem sebagai syiar Islam yang ada di Kampung Masjid Samarinda Seberang. Penelitian ini difokuskan pada tiga masalah Sejarah penyiaran Islam di Kampung Masjid Samarinda Seberang. Peran masjid Shirotal Mustaqiem sebagai media syiar Islam. Jenis Penelitan Sejarah. Fokus penelitiannya Sejarah Penyiaran Islam di Kampung Masjid Samarinda Seberang. Peran Masjid yang ada di Kampung Masjid Samarinda Seberang. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kritik sumber yaitu kritik ekstren dan kritik intern. Interpretasi dan Historiografi. Hasil penelitian penyiaran Islam di Kampung Masjid Samarinda Seberang diperoleh data bahwa penyiaran Islam dibawa oleh seorang Ulama yang berasal dari Hadramaut Yaman. Dan Masjid Shirotal Mustaqiem sebagai wadah penyiaran Islam di Kampung Masjid Samarinda Seberang yang digunakan sebagai tempat peribadatan dan juga merayakan hari-hari besar Islam. Kata Kunci: Penyiaran Islam, Masjid, Kampung Masjid.
Konsep Umum Evaluasi Kebijakan Warman Warman; Laili Komariyah; Khairunnisa Fitrah Umi Kaltsum
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 (2023): Special Edition: Seminar Nasional Program Studi Magister Manajemen Pendidikan 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3iSE.2912

Abstract

Evaluasi kebijakan harus dilakukan karena tidak semua kebijakan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan sebelumnya. Sebelum melakukan evaluasi evaluator perlu memahami konsep umum mengenai evaluasi kebijakan sehingga penyusunan artikel ini bertujuan sebagai kerangka awal atau kajian teoritis untuk mendukung penelitian lainnya yang sejenis. Penyusunan artikel dilakukan melalui metode studi pustaka (library research) yaitu dengan mengumpulkan sumber data yang relevan dengan evaluasi kebijakan, kemudian dilengkapi dengan pemikiran penulis tentang topik yang di sajikan. Hasil pembahasan menjelaskan pengertian evaluasi kebijakan adalah suatu usaha menganalisis guna mencari kebenaran terhadap program yang berasal dari pihak berwenang melalui substansi/isi program, implementasi dan dampak dari kebijakan tersebut sehingga mampu menyediakan informasi yang objektif dan valid mengenai pencapaian suatu program dalam kebijakan. Tujuan evaluasi kebijakan adalah untuk: mengantisipasi perubahan, mengukur tingkat kesesuaian, efektivitas, mengetahui dampak, sebagai kontrol, rekomendasi, eksplanasi, pengembangan staf, kepatuhan, akreditasi, akuntabilitas, memberikan balikan, posisi politik, mengembangkan teori. Ditinjau dari segi waktu dan kronologi evaluasi terdiri atas: pre-program, on-going dan ex-post Pendekatan-pendekatan evaluasi terdiri atas: evaluasi formal, evaluasi semu dan evaluasi keputusan. Model-model evaluasi di antaranya: berorientasi tujuan, bebas tujuan, Sumatif, countenance, responsif, CIPP, CSE-UCLA, DEM.
Peran Kepala Sekolah sebagai Inovator dan Motivator dalam Meningkatkan Kinerja Guru Jamilah Jamilah; Warman Warman; Azainil Azainil
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 (2023): Special Edition: Seminar Nasional Program Studi Magister Manajemen Pendidikan 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3iSE.2920

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah library research (penelitian kepustakaan) yang terdiri dari jurnal ilmiah, buku teks, dan literatur lain yang relevan dengan masalah yang diteliti serta hal-hal yang mendukung lainnya. Penelitian kepustakaan merupakan penelitian yang berlandaskan dari data-data berupa teks atau angka. Menggunakan pendekatan deskriptif analisis, yaitu mencari fakta, hasil dan ide pemikiran seseorang melalui cara mencari, menganalisis, menginterpretasi dan melakukan kesimpulan terhadap penelitian yang dilakukan. Untuk mendapatkan data penulis menggunakan refrensi berupa buku, jurnal, dokumen, sejarah dan lain-lain yang relevan dengan permasalahan yang akan diteliti.
Implementasi Program Sekolah Penggerak dalam Kebijakan Pendidikan Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Novayanti Novayanti; Warman Warman; Yudo Dwiyono
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 (2023): Special Edition: Seminar Nasional Program Studi Magister Manajemen Pendidikan 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3iSE.2965

Abstract

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi satuan pendidikan yang berfokus pada pengembangan hasil belajar peserta didik secara holistik mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Sekolah Penggerak dalam Kebijakan Pendidikan Merdeka Belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah bahwa implementasi sekolah penggerak SD Latihan YBBSU Balikpapan dilaksanakan sesuai dengan lima bentuk intervensi pemerintah. Intervensi pada dasarnya menjadi bentuk penguatan kapasitas pada level individu, organisasi dan sistemik untuk meningkatkan kualitas Pendidikan. Tantangan pelaksanaan program ini adalah penguatan kapasitas dalam level sistemik dan SDM sekolah. Faktor pendukung SD Latihan YBBSU Balikpapan, yaitu aset geografis, aset SDM, pemerintah daerah dan pemerintah pusat.