Dewi Sri Nur Susilawati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI TENTANG PENYAKIT STROKE DAN RESIKO STROKE PADA LANSIA Teki Mahasih; Gina Fajrina; Kusiyono Kusiyono; Jaenudin Jaenudin; Uun Kurniasih; Dewi Sri Nur Susilawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke is a symptom of a deficit in the function of the nervous system which is caused by brain blood vessel disease and nothing else (WHO). The World Health Organization shows that every year there are 13.7 million new cases of stroke, and around 5.5 million Death occurs due to stroke. Meanwhile, stroke cases increased by 12.1% in 2020 to 14.9% in 2021. The number of people with disabilities is increasing, people with disabilities are more likely to be physically inactive, which can cause chronic diseases, namely stroke. , stroke is the leading cause of disease and death worldwide, the highest risk of death from stroke is found among people with dementia and multiple disabilities. The task of this service is to increase knowledge and improve functional movement abilities in stroke sufferers. The activity methods used include counseling and showing videos, practicing exercise therapy, and discussions. After being given counseling and the practice of exercise therapy, the elderly and their families understand about stroke and the risk of stroke as well as ways to improve movement ability and body function. So it is recommended for the elderly to carry out regular exercise activities in the morning as an effort to prevent stroke and improve movement ability and body function.Keywords: Socialization, Stroke Risk, ElderlyAbstrak:Stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan syaraf yang di akibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak dan bukan yang lain dari itu (WHO).World Health Organization menunjukkan bahwa setiap tahunnya ada 13,7 juta kasus baru stroke, dan sekitar 5,5, juta kematian terjadi akibat penyakit stroke.Sementara itu, kasus stroke meningkat 12,1% pada tahun 2020 menjadi 14,9% pada tahun 2021umlah penyandang disabilitas semakin meningkat, orang dengan disabilitas lebih mungkin menjadi tidak aktif secara fisik, yang dapat menyebabkan penyakit kronis yaitu stroke, stroke penyabab utama penyakit dan kematian diseluruh dunia, risiko kematian tertinngi akibat stroke ditemukan di antara orang-orang dengan demensia dan cacat multiple. Tugas pengabdian ini untuk dapat menngkatkan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan gerak fungsi pada penderita stroke. Metode kegiatan yang digunakan dengan penyuluhan dan penayangan video, mempraktekkan terapi latihan, serta diskusi. Setelah dibeikan penyuluhan dan praktek terapi latihan, lansia dan keluarga mengerti tentang penyakit stroke dan resiko stoke serta cara untuk meingkatkan kemapuan gerak dan fungsi tubuh. Sehingga disarankan kepada lansia untuk melakukan aktifitas olahraga dipagi hari secara terartur sebagai salah satu upaya penceganan stroke dan peningkatan kemampuan gerak dan fungsi tubuh.Kata Kunci: Sosialisasi, Resiko Stroke, Lansia