Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DAMPAK GAME ONLINE FREE FIRE TERHADAP HASIL BELAJAR PPKN SISWA DI SMP NEGERI 21 KOTA BENGKULU TAHUN AJARAN 2020-2021 Hajri Syahputra; Zulyan
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v2i2.3696

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh permainan online Free Fire terhadap hasil belajar siswa PPKN di SMP Negeri 21 Kota Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana permainan online Free Fire di kalangan siswa SMP 21 Kota Bengkulu dan untuk mengetahui bagaimana hasil belajar PPKN siswa SMP Negeri 21 Kota Bengkulu serta untuk mengetahui dampak dari adanya Free Fire online terhadap hasil belajar PPKN siswa SMP Negeri 21 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan atau sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PPKN kelas VII 2, dan siswa kelas VII 2 SMP Negeri 21 Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa game Free Fire merupakan game yang paling banyak dimainkan dikalangan siswa khususnya siswa kelas VII 2. Permainan ini menjadi candu karena selain penggunaan waktu sosial dan belajar yang berlebihan, anak menjadi terganggu dan berkurang serta berdampak pada pemborosan. Hasil belajar siswa PPKN kelas VII 2 SMP Negeri 21 Kota Bengkulu dapat dilihat dari 3 sisi hasil belajar yaitu Kognitif, Afektif dan Psikomotor. Game online Free Fire berdampak negatif terhadap hasil belajar siswa kelas VII 2 SMP Negeri 21 Kota Bengkulu karena penggunaannya yang berlebihan dan menimbulkan pemborosan di kalangan siswa.   Kata Kunci : Dampak, Game Online, Hasil Belajar
PERAN ORANG TUA DALAM PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKn) DI MASA PANDEMI COVID 19 DI SMA NEGERI 03 KOTA BENGKULU lena 123; Zulyan
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v2i2.3713

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1. Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di masa pandemi covid 19 di SMA Negeri 03 kota bengkulu. 2. Kesulitan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di masa pandemi covid 19 di SMA Negeri 03 kota bengkulu. 3. Kesulitan dihadapi orang tua dalam mendampingi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di masa pandemi covid 19 di SMA Negeri 03 kota bengkulu. 4. Peran orang tua dalam mendampingi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di masa pandemi covid 19 di SMA Negeri 03 kota bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di SMA Negeri 03 kota bengkulu. Peneliti ini di fokuskan pada “Peran orang tua dalam mendampingi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di masa pandemi covid 19 di SMA Negeri 03 kota bengkulu”. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangatlah penting dalam pendampingan pembelajaran pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di masa pandemi covid 19. Hal itu terbukti berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru PPKn, orang tua siswa dan siswa. Orang tua mendidik, membimbing, mengfasilitasi serta mengontrol anaknya selama pembelajaran daring/online. Selain itu terdapat tiga peran orang tua selama pembelajaran jarak jauh yaitu orang tua sebagai guru di rumah, orang tua sebagai fasilitator serta orang tua sebagai motivator. Adapun kesulitan yang dialami orang tua dalam pendampingan pembelajaran pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di masa pandemi covid 19 meliputi Faktor Internal yaitu kesulitan yang berasal dari keluarga itu sendiri seperti pendidikan orang tua, kesibukan orang tua , perekeonomian orang tua dan berasal dari anak itu sendiri. Faktor eksternal yaitu kesulitan yang berasal dari keluarga itu sendiri meliputi faktor lingkungan, kouta dan jaringan intrenet. Kata Kunci: Orang Tua, Siswa, Pendampingan Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Masa Pandemi Covid 19.
AKTUALISASI SILA PERSATUAN INDONESIA DALAM MENYIKAPI KERUKUNAN ANTAR SUKU DI DESA WONOHARJO KECAMATAN GIRIMULYA KEBUPATEN BENGKULU UTARA Aulia Kusuma Wardani; Zulyan
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v3i1.4926

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui aktualisasi kerukunan antar suku di Desa Wonoharjo Kecamatan Girimulya Kabupaten Bengkulu Utara. 2) untuk mengetahui kendala yang dihadapi ketika mengaktualisasi sila ke-3 Persatuan Indonesia dalam menyikapi kerukunan antarsuku di Desa Wonoharjo Kecamatan Girimulya Kabupaten Bengkulu Utara. 3) untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk mengaktualisasi sila Persatuan Indonesia dalam menyikapi kerukunan antarsuku di Desa Wonoharjo Kecamatan Girimulya Kabupaten Bengkulu Utara. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Menurut Moleong (2017:6) penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Peneliti mendapatkan informasi langsung dengan teknik wawancara dari kepala Desa Wonoharjo, tokoh masyarakat, karang taruna, dan beberapa masyarakat Desa Wonoharjo. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Sedangkan analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik kualitatif Menurut Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2014: 252) yaitu dengan cara: reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut. 1) Untuk aktualisasi di Desa Wonoharjo hampir berjalan dengan baik. Hal ini terbukti dengan mereka menuntaskan persatuan mereka banyak melakukan gotong royong, kerja bakti, dan menjaga pos kamling tanpa membedakan suku ras dan agama, saling menghagai keanekaragaman suku dilibatkan dalam semua kegiatan. Jadi tidak hanya suku Jawa yang dominan tetapi juga semua lapisan masyarakat dilibatkan dalam semua kegiatan yang bersifat gotong royong maupun kerja bakti yang dapat meningkatkan rasa persatuan dilingkungan masyarakat terutama di Desa Wonoharjo. 2) Kendala yang di hadapi dalam mengaktualisasi Pancasila di Desa Wonoharjo yaitu, pengaruh global yang mengakibatkan masyarakat lebih memilih berkomunikasi dengan masyarakat yang lain lebih menggunakan gedjed tanpa bertemu langsung. Hal ini juga yang menyebabkan masyarakat kurang berpartisipasi langsung dalam acara-acara yang bersifat gotong royong. Faktor yang kedua yaitu, tidak bisa membendung atau menyaring informasi dari media sosial. 3) Upaya yang dilakukan untuk mengaktualisasi yaitu yang pertama dengan sering mengadakan musyawarah, kemudian melibatkan seluruh masyarakat baik itu tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga masyarakat. Selain mengadakan musyawarah, masyarakat diharapkan dapat mengikuti kegiatan gotong royong, menjaga pos kamling secara bergantian tanpa membedakan suku, ras, dan agama demi kepentian bersama. Hal itu merupakan wujud persatuan untuk mengamalkan sila Persatuan Indonesia. Kemudian apabila terjadi masalah cara menyelesaikannya dengan cara mendiasi baik secara musyawarah. Kata Kunci: Aktualisasi, Persatuan Indonesia, Kerukunan Antar Suku
Implementasi Sekolah Sadar Hukum (sadarkum) Dalam Upaya Menanggulangi Bullying Siswa Di Sekolah (Studi Kasus Di SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan Tahun 2022/2023) Nur Halizah; Zulyan
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v3i2.5087

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Sekolah Sadar Hukum (Sadarkum) Dalam Upaya Menanggulangi Bullying Siswa Di Sekolah (Studi Kasus Di Smk Negeri 1 Bengkulu Selatan). Tujuan penelitian dari ini untuk mengetahui kesadaran hukum siswa SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan tahun 2022/2023, untuk mengetahui apa saja penyebab terjadinya Kekerasan Bullying terhadap siswa di SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan tahun 2022/2023, untuk mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menanggulangi kekerasan bullying pada siswa di SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan tahun 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut : Pemahaman hukum di SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan, disini guru BK sudah memberikan pemahaman hukum kepada siswa SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan tentang tata tertib yang ada di sekolah, merupakan manusia perseorangan yang hidupnya berdiri sendiri serta memiliki sikap, sifat, tingkah laku, dan keperibadian yang berbeda-beda antara sesama. SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan melakukan penceggahan dalam kekerasan bullying dengan cara melakukan sosialisasi dengan siswa.Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Sekolah Sadar Hukum (Sadarkum) Dalam Upaya Menanggulangi Bullying Siswa Di Sekolah (Studi Kasus Di Smk Negeri 1 Bengkulu Selatan). Tujuan penelitian dari ini untuk mengetahui kesadaran hukum siswa SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan tahun 2022/2023, untuk mengetahui apa saja penyebab terjadinya Kekerasan Bullying terhadap siswa di SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan tahun 2022/2023, untuk mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menanggulangi kekerasan bullying pada siswa di SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan tahun 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut : Pemahaman hukum di SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan, disini guru BK sudah memberikan pemahaman hukum kepada siswa SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan tentang tata tertib yang ada di sekolah, merupakan manusia perseorangan yang hidupnya berdiri sendiri serta memiliki sikap, sifat, tingkah laku, dan keperibadian yang berbeda-beda antara sesama. SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan melakukan penceggahan dalam kekerasan bullying dengan cara melakukan sosialisasi dengan siswa.