Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN ALAT MONITORING KARBON DIOKSIDA (CO2) PADA RUANGAN BERBASIS ARDUINO Jamiltree Satria Lisudai; Mira Palulun; Amirah Amirah; Nirwana Nirwana
Dipanegara Komputer Teknologi Informatika Vol 15 No 2 (2022): Jurnal Dipanegara Komputer Teknik Informatika (DIPAKOMTI)
Publisher : Dipanegara Komputer Teknologi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat monitoring karbon dioksida (CO2) merupakan suatu alat yang dirancang untuk mendeteksi karbon dioksida pada suatu ruangan dan alat monitoring suhu merupakan suatu alat monitoring yang dirancang untuk mendeteksi suhu pada suatu ruangan. Pembuatan Perancangan Alat Monitoring Karbon Dioksida(CO2) Pada Ruangan Berbasis Arduino menggunakan NodeMCU sebagai koneksi internet (WiFi) yang akan terhubung ke Android serta beberapa sensor pendukung yaitu sensor MQ-135 dan Sensor DHT- 11 serta motor servo yang digunakan untuk membuka jendela secara otomatis dan LED sebagai penanda bahwa kadar CO2 dan suhu dalam ruangan tersebut bertambah dan berkurang. Sensor MQ-135 dan sensor DHT-11 akan mendeteksi CO2 dan suhu lalu kemudian akan memberitahukan kepada kita melalui LED yang akan menyala sesuai dengan kandungan CO2 dan suhu yang dideteksi kemudian pada layar LCD akan tampil informasi seputar kandungan CO2 dan suhu yang dideteksi lalu kemudian informasi tersebut akan terkirim ke motor servo dan akan membuka jendela apabila kadar CO2 ataupun suhu dalam ruangan tersebut berlebih dan juga NodeMCU akan mengirimkan informasi yang ditampilkan LCD ke Android untuk menampilkan informasi seputar CO2 dan suhu dalam ruangan tersebut dan sebagai notifikasi. Semakin banyak orang di dalam ruangan 3x4 meter maka akan semakin tinggi pula konsentrasi CO2 dan suhu di dalam ruangan tersebut dari tabel kita juga dapat melihat bahwa asap rokok, obat nyamuk, korek gas, pembakaran sampah, pintu dan Ac berpengaruh terhadap konsentrasi CO2 dan suhu. Dari alat juga kita dapat melihat bahwa keakuratan alat belum bisa dikatakan baik karena masih memiliki selisi