p-Index From 2018 - 2023
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Rang Teknik Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kebijakan PenangananKemacetan Lalulintas Di Jalan By Pass Ketaping-Kuranji, PadangDengan Metode Analisis Hirarki Proses (AHP) Sari, Afrilda
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kemacetan lalulintas yang terjadi di Jalan By Pass kawasan Ketaping-Kuranji dan untuk menganalisis kebijakan-kebijakan penanganan masalah kemacetan lalulintas. Penelitian ini menggunakan metode analisis hirarki proses (AHP). Analisis  dilakukan terhadap delapan alternatif kebijakan penanganan kemacetan lalulintas yang  diperoleh dari hasil  wawancara  dengan key  persons. Dalam masing-masing  aspek terdapat alternatif-alternatif kebijakan yaitu aspek ekonomi: 1. Penyediaan busway pada Jalan By Pass 2. Peningkatan jumlah angkutan umum. Kemudian aspek manajemen lalulintas: 1. Perbaikan sistem traffict light 2.Pembangunan jalan baru sebagai jalan alternatif 3. Pelebaran jalan pada ruas Jalan By Pass.Yang  terakhir adalah aspek lingkungan terdiri dari : 1. Pembatasan jumlah kendaraaan pribadi 2. Pembatasan jam operasi truk besar 3. Penerapan tata guna lahan (landmixuse). Delapan alternatif kebijakan tersebut akan dianalisis  terhadap  dua  komponen responden yaitu key  persons dan masyarakat sekitar Jalan by pass.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan keseluruhan alternatif dari setiap aspek oleh masing-masing  responden  memilih kebijakan dalam upaya  mengurangi kemacetan lalulintas dengan cara memperbaiki sistem traffict light denganbobot alternatif tertinggi. Yang berarti hasil analisis tersebut konsisten dan dapat diterima. Kebijakan memperbaiki sistem traffict light dengan tingkat prioritas tertinggi. Perbaikan sistem traffict light dianggap efektif dalam mengurangi kemacetan. Tiga besar prioritas kebijakan  lainnya  adalah sebagai berikut: Responden key persons memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pembatasan jumlah kendaraan pribadi. Sedangkan untuk  responden masyarakat sekitar memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pelebaran jalan by pass.Kata kunci : Kemacetan lalulintas, AHP (Analisis Hirarki Proses), sistem traffict light
REKAYASA ULANG PERENCANAAN GEOMETRIK PENGATURAN PERSIMPANGAN PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL Jl.JENDRAL SUDIRMAN – Jl. MANGUN SARKORO KOTA PADANG Sari, Afrilda
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.774

Abstract

Pengaturan persimpangan menjadi hal yang sangat mendasar dalam perencanaan jalan.Mengatasi konflik yang terjadi pada persimpangan menjadi hal yang wajib bagi seorang enginer dalam desain sebuah persimpangan.Pengaturan pada persimpangan pun harus dipertimbangkan secara efesien.Sebuah hal yang menjadi perhatian untuk menarik diteliti adalah persimpangan pada ruas jalan Jl.Jend.Sudirman – Jl Rasuna Said dan Jl.KIS Mangun Sarkoro – Jl.Ujung Gurun. Menurut pengamatan awal peneliti diperlukan rekayasa  terhadap persimpangan tersebut terutama dalam hal pengaturan perencanaan ulang geometrik jalan pada persimpangan tersebut. Melihat kondisi existing yang ada pada saat ini, seringnya terlihat terjadinya kemacetan dan tundaan yang panjang pada ruas jalan tersbut.Ditambah lagi dengan terlihatnya terjadi konflik dipersimpangan tersebt, menjadikan hal yang sangat dirasa perlu untuk diteliti dan diharapkan dari evauasi yang ada dapat melahirkan suatu rekomendasi baru terhadap perbaikan kinerja di persimpangan tersebut.Penelitiaan ini dilakukan dengan pengamatan dan pengambilan data secara langsung pada lokasi persimpangan lalu melakukan perhitungan dan analisa terhadap data lapangan tersebut.Data lapangan ini menjadi acuan mendasar dalam rekayasa ulang terhadap kinerja persimpangan yang ada. Dari hasil pengolahan data dan perencaan ulang geometric didapatkan ppengurangan nilai tundaan yang terjadi dari 1,566 skr/jam menjadi 0,52 skr/jamKata Kunci : Persimpangan, Konflik, Fase, Kinerja Persimpangan, Tundaan.
REKAYASA ULANG PERENCANAAN GEOMETRIK PENGATURAN PERSIMPANGAN PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL Jl.JENDRAL SUDIRMAN – Jl. MANGUN SARKORO KOTA PADANG Sari, Afrilda
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.774

Abstract

Pengaturan persimpangan menjadi hal yang sangat mendasar dalam perencanaan jalan.Mengatasi konflik yang terjadi pada persimpangan menjadi hal yang wajib bagi seorang enginer dalam desain sebuah persimpangan.Pengaturan pada persimpangan pun harus dipertimbangkan secara efesien.Sebuah hal yang menjadi perhatian untuk menarik diteliti adalah persimpangan pada ruas jalan Jl.Jend.Sudirman – Jl Rasuna Said dan Jl.KIS Mangun Sarkoro – Jl.Ujung Gurun. Menurut pengamatan awal peneliti diperlukan rekayasa  terhadap persimpangan tersebut terutama dalam hal pengaturan perencanaan ulang geometrik jalan pada persimpangan tersebut. Melihat kondisi existing yang ada pada saat ini, seringnya terlihat terjadinya kemacetan dan tundaan yang panjang pada ruas jalan tersbut.Ditambah lagi dengan terlihatnya terjadi konflik dipersimpangan tersebt, menjadikan hal yang sangat dirasa perlu untuk diteliti dan diharapkan dari evauasi yang ada dapat melahirkan suatu rekomendasi baru terhadap perbaikan kinerja di persimpangan tersebut.Penelitiaan ini dilakukan dengan pengamatan dan pengambilan data secara langsung pada lokasi persimpangan lalu melakukan perhitungan dan analisa terhadap data lapangan tersebut.Data lapangan ini menjadi acuan mendasar dalam rekayasa ulang terhadap kinerja persimpangan yang ada. Dari hasil pengolahan data dan perencaan ulang geometric didapatkan ppengurangan nilai tundaan yang terjadi dari 1,566 skr/jam menjadi 0,52 skr/jamKata Kunci : Persimpangan, Konflik, Fase, Kinerja Persimpangan, Tundaan.
ANALISIS KEBIJAKAN PENANGANAN KEMACETAN LALULINTAS DI JALAN BY PASS KETAPING-KURANJI, PADANGDENGAN METODE ANALISIS HIRARKI PROSES (AHP) Sari, Afrilda
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kemacetan lalulintas yang terjadi di Jalan By Pass kawasan Ketaping-Kuranji dan untuk menganalisis kebijakan-kebijakan penanganan masalah kemacetan lalulintas. Penelitian ini menggunakan metode analisis hirarki proses (AHP). Analisis  dilakukan terhadap delapan alternatif kebijakan penanganan kemacetan lalulintas yang  diperoleh dari hasil  wawancara  dengan key  persons. Dalam masing-masing  aspek terdapat alternatif-alternatif kebijakan yaitu aspek ekonomi: 1. Penyediaan busway pada Jalan By Pass 2. Peningkatan jumlah angkutan umum. Kemudian aspek manajemen lalulintas: 1. Perbaikan sistem traffict light 2.Pembangunan jalan baru sebagai jalan alternatif 3. Pelebaran jalan pada ruas Jalan By Pass.Yang  terakhir adalah aspek lingkungan terdiri dari : 1. Pembatasan jumlah kendaraaan pribadi 2. Pembatasan jam operasi truk besar 3. Penerapan tata guna lahan (landmixuse). Delapan alternatif kebijakan tersebut akan dianalisis  terhadap  dua  komponen responden yaitu key  persons dan masyarakat sekitar Jalan by pass.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan keseluruhan alternatif dari setiap aspek oleh masing-masing  responden  memilih kebijakan dalam upaya  mengurangi kemacetan lalulintas dengan cara memperbaiki sistem traffict light denganbobot alternatif tertinggi. Yang berarti hasil analisis tersebut konsisten dan dapat diterima. Kebijakan memperbaiki sistem traffict light dengan tingkat prioritas tertinggi. Perbaikan sistem traffict light dianggap efektif dalam mengurangi kemacetan. Tiga besar prioritas kebijakan  lainnya  adalah sebagai berikut: Responden key persons memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pembatasan jumlah kendaraan pribadi. Sedangkan untuk  responden masyarakat sekitar memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pelebaran jalan by pass.Kata kunci : Kemacetan lalulintas, AHP (Analisis Hirarki Proses), sistem traffict light