Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI
Vol 6, No 1 (2021): April

POLA PEMBINAAN MORAL KEAGAMAAN NARAPIDANA MASA PANDEMI COVID 19

Mardiyah Hayati, Alfiatun - (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Nov 2021

Abstract

Abstrak: Sistem pemasyarakatan bertujuan untuk mengembalikan Warga binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemsyarakatan Perempuan Kelas III Mataram sebagai warga yang baik, sekaligus melindungi masyarakat terhadap kemungkinan berulangnya tindak pidana, sehingga diperlukan keikutsertaan masyarakat dalam program pembinaan dengan mengadakan kerjasama dalam proses pembinaan agama. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pola pembinaan moral keagamaan bagi narapidana dan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Mataram, 2) Mengetahui implikasi pembinaan moral kegamaan Narapidana di masa pandemic Covid 19, 3) Mengetahui kendala pada proses pembinaan keagamaan pada narapidana masa Covid 19 di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Mataram. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode yaitu 1) Wawancara, 2) Observasi dan 3) Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa: 1. Pembinaan tidak bisa maksimal karena menggunakan sistem online. 2. Peserta warga binaan kurang fokus disebabkan seringnya gangguan jaringan 3. Adanya perbedaan pendidikan para narapidana menjadi kendala dalam menjalankan materi dan silabus yang sudah di persiapkan sebelumnya The correctional system aims to return the prisoners in the Class III Mataram Women's Penitentiary as good citizens while protecting the community against the possibility of repeating criminal acts, so that community participation in the coaching program is needed by cooperating in the process of religious development. This study aims to 1) find out the pattern of religious moral development for prisoners and detainees at the Mataram Women's Correctional Institution, 2) find out the implications of religious moral development for prisoners during the Covid 19 pandemic, 3) find out the obstacles in the process of religious development for inmates during the Covid 19 period in the prison. Mataram Women's Correctional. Methods of data collection are done by three methods, namely 1) Interview, 2) Observation, and 3) Documentation. The results of this study found that: 1. Coaching cannot be maximized because it uses an online system. 2. The inmates lack focus due to frequent network disturbances 3. The difference in the education of the prisoners becomes an obstacle in carrying out the materials and syllabus that have been prepared previously.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

ibtidaiy

Publisher

Subject

Religion Education Social Sciences

Description

Ruang lingkup Al ibtida: jurnal pendidikan guru MI adalah: Desain kurikulum MI/SD pembelajaran (Math, Science, IPS, Civicus, English, Indonesia, Islamic Education, Art dan Local Content) dalam MI/SD Media dan alat peraga pendidikan dalam belajar di MI/SD strategi pembelajaran dalam MI/SD kompetensi ...