Cermin Dunia Kedokteran
Vol 48 No 9 (2021): Neurologi

Hubungan antara Konstipasi dengan Akne Vulgaris dan Derajat Keparahannya pada Mahasiswa Kedokteran di Jakarta

Anastasia Rena Renate (Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia)
Julia Rahadian Tanjung (Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2021

Abstract

Latar Belakang: Teori koneksi organ otak-usus-kulit menunjukkan hubungan erat antara kondisi usus dan kondisi dermatologis. Keadaan konstipasi dapat menyebabkan produk sekretori usus menuju peredaran sistemik yang dapat meningkatkan inflamasi organ kulit, sehingga rentan terhadap akne vulgaris. Metode: Penelitian cross-sectional pada 100 mahasiswa laki-laki usia 17-22 tahun dengan metode stratified random sampling. Penilaian konstipasi menggunakan kuesioner gejala konstipasi berdasarkan Kriteria Rome III dan penilaian derajat keparahan akne vulgaris menggunakan Evaluator Global Severity Score (EGSS). Hubungan antara variabel independen dan dependen diuji menggunakan Chi-Square dan Fisher-exact. Hasil: Didapatkan 100 responden, usia terbanyak yang mengalami akne vulgaris adalah 19 tahun dan usia terbanyak yang mengalami konstipasi adalah 20 tahun.Terdapat hubungan bermakna antara konstipasi dan akne vulgaris (p=0,012). Berdasarkan derajat keparahannya, tidak terdapat hubungan antara konstipasi dan akne vulgaris derajat ringan (p=0,973) namun terdapat hubungan antara konstipasi dan akne vulgaris derajat sedang – berat (p=0,048). Simpulan: Penelitian ini menunjukkan hubungan bermakna antara konstipasi dan akne vulgaris.   Background: The theory of brain-intestinal-skin connections shows a relationship between intestinal and dermatological conditions. Constipation stimulate the intestine secretory products towards systemic circulation and increase inflammation of the skin, acne vulgaris. Method: This cross-sectional study involved 100 male students aged 17-22 years with stratified random sampling method. Constipation assessment used constipation questionnaire based on Rome III Criteria and assessment for severity of acne vulgaris used Evaluator Global Severity Score (EGSS). The relationship between independent and dependent variables was tested using Chi-Square and Fisher-exact. Result: Majority respondents who have acne vulgaris is 19 year-old and constipation is mostly found in 20 year-old. There is significant relationship between constipation and acne vulgaris (p=0.012). No significant relationship between constipation and mild acne vulgaris (p=0.973) but there is a significant relationship between constipation and moderate to severe acne vulgaris (p=0.048). Conclusion: This study shows possible role of digestive organ health in acne vulgaris incidence.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...