Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan
Vol 1, No 1 (2017): Juni

Arah Arus Purba Formasi Bapang Daerah Dayu dan Sekitarnya Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah

Fikri Prasetyo (Alumni Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, UPN ”Veteran” Yogyakarta)
Mahap Maha (Dosen Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, UPN ”Veteran” Yogyakarta Jl. SWK 104 (Lingkar Utara), Condongcatur, Yogyakarta 55283 Indonesia)
Ediyanto Ediyanto (Dosen Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, UPN ”Veteran” Yogyakarta Jl. SWK 104 (Lingkar Utara), Condongcatur, Yogyakarta 55283 Indonesia)



Article Info

Publish Date
26 Apr 2017

Abstract

Daerah penelitian secara administrasi terletak di daerah Dayu dan sekitarnya, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Bagian Utara dari daerah penelitian dibatasi oleh Desa Bukuran, disebelah Timur dibatasi oleh Desa Jembangan, disebelah Barat dibatasi oleh Desa Krandowahono, dan disebelah Selatan dibatasi oleh Desa Rejosari. Stratigrafi daerah penelitian terdiri atas enam satuan litostratigrafi dengan urutan dari tua ke muda adalah Formasi Puren (Pliosen Awal-Akhir), Formasi Cemoro (Plistosen Awal), Formasi Bapang (Plistosen Awal-Tengah), Formasi Pohjajar (Plistosen Tengah), Mud Vulcano (Plistosen Akhir) mengintrusi satuan yang lebih tua sebelumnya, dan satuan Endapan Aluvial (Holosen) yang menumpang tidak selaras di atas batuan yang lebih tua. Struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian dipengaruhi oleh deformasi kedua Zona Kendeng yang berarah utara - selatan. Penelitian arah arus purba di daerah Dayu, menggunakan hasil pengukuran arah sumbu struktur sedimen cross-bedding yang tersebar di Formasi Bapang. Berdasarkan hasil pengukuran arah sumbu cross-bedding di delapan belas lokasi pengukuran, disimpulkan bahwa arah arus purba Formasi Bapang mengarah ke baratlaut dengan tinggian di sebelah tenggara. Arah arus purba Formasi Bapang berpola Unimodal (Tucker, 2003) yang mencirikan lingkungan pengendapan Fluvial, dengan material vulkanik yang diperkirakan bersumber dari sebelah tenggara lokasi penelitian.

Copyrights © 2017