cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Teknik Mesin "TEKNOLOGI"
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI" : 7 Documents clear
Analisis Getaran Mesin Bubut Emco Maximat V13 akibat Variasi Putaran Mesin dan Kedalaman Pemakanan Pada Proses Bubut Rata Baja ST 42 Ady Rukma; Andi Ramli Rasyid; Andi Muhammad Irfan
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk meganalisis perilaku getaran mesin bubut EMCO Maximat V13 akibat Variasi putaran mesin dan variasi kedalaman potong. Penelitian ini adalah penelitian experimen. Spesimen penelitian berjumlah 45 spesimen. Data penelitian ini peroleh dari pengukuran simpangan getaran dengan menggunakan Vibscaner yang dikur pada toll post mesin bubut. Dari data dapat dianalisis pengaruh kenaikan putaran mesin akan menyebabkan kenaikan getaran mesin bubut ditandai dengan kenaikan simpangan yang terukur pada Vibscaner, demikian pula akibat kedalam pemotongan, secara bersama sama baik kenaikan putaran dan kenaikan kedalam pemakanan secara bersama sama mempengaruhi kanaikan getaran mesin bubut yang terukur pada Vibscaner. Uji menggunakan statistik kuantitatif. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan : (1) Terdapat pengaruh kecepatan potong terhadap getaran bubut, hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi (sig) 0,000 < 0,05 dan thitung 8,882 > 2,062 ttabel. (2) Terdapat pengaruh kedalaman potong terhadap getaran bubut, hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi (sig) 0,000 < 0,05 dan thitung sebesar 5,652 > 2,063 ttabel , dan (3) Terdapat pengaruh kecepatan potong dan kedalaman pemotongan secara bersama sama terhadap getaran mesin bubut, hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi (sig) 0,000 < 0,05 dan thitung 11,734 > 2,062 ttabel. Kata Kunci : Putaran Mesin, Kedalaman Pemakanan dan Getaran Mesin Bubut
Analisis Pengaruh Media Pendingin terhadap Struktur Mikro Sambungan Pengelasan Baja AISI 1045 pada Proses Las MIG - Djuanda; Nurlaela Latief; Asmah Adam; Muhammad Syahril
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan struktur mikro material baja AISI 1045 yang telah mengalami proses pengelasan yaitu las MIG kemudian dilakukan proses quenching menggunakan media pendingin air garam, radiator coolant, air mineral. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan di Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar dan di laboratorium Metalurgi Fisik Fakultas TeknikUniversitas Hasanuddin. Sampel dari penelitian ini sebanyak 12 spesimen, 9 spesimen dilakukan proses quenching dengan 3 variasi media pendingin dan 3 spesimenl tanpa media pendingin. Data dari hasil penelitian dengan rata-rata butir struktur mikro baja AISI 1045 yaitu 11,16 untuk media pendingin air garam, 11,14 untuk media pendingin radiator coolant, 10,74 untuk media pendingin air mineral, dan tanpa media pendingin 10,53. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa dari hasil proses quenching terdapat perubahan butir struktur mikro antara sampel yang menggunakan media pendingin dengan sampel tanpa media pendingin.Kata Kunci : Uji Impak, Metode Charpy, Besi Plat ST42, Temperatur
Analisis Pengaruh Pressure Turbocharger dengan Variasi Beban Terhadap Performansi Engine Caterpillar Model C-18 - Gunawan; Puji Sasongko; Chandra Nurwahyudi
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Engine merupakan penggerak utama pada sebuah kendaraan, yang semakin hari mengalami perubahan. contohnya saja dengan adanya penambahan turbocharger pada system udaranya. Sistem udara berkaitan dengan performansi sebuah engine, penulis pun melakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh nilai pressure turbocharger dan beban terhadap performansi sebuah engine.Penelitian dilakukan di PT. Trakindo Utama Balikpapan KM13. Dengan beberapa variable penelitian yakni: variable bebas, yang meliputi variasi pressure turbocharger dan beban engine ,kemudian variable terikat, meliputi torsi engine dan daya engine, dan yang selanjutnya, variable control meliputi temperature ruang uji, temperatur air pendingin. Pada pengujian performansi didapatkan torsi maksimal sebesar 1605 lb.ft pada posisi full load dengan pressure turbocharger 25 PSI dan putaran engine 1704 RPM. Sementara daya maksimal yang didapatkan sebesar 521,01 HP dengan pressure turbocharger sebesar 26 PSI dengan putaran engine 1707 RPM. Dengan peak torque sebesar 1605 lb.ft, rated torque sebesar 1599 lb.ft dan torque rise sebesar 0,38%. Kata Kunci : Pressure Turbocharger, Putaran Engine, Performansi Engine.
Analisis Beban Pendinginan pada Gerbong Kereta Api Eksekutif (Studi Kasus K.A. Argo Parahyangan) Endang Permata Sari; - Darlyanto; Bahdin Ahad Badia
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kereta api merupakan salah satu alat transportasi dengan kapasitas besar dan biaya transportasi yang murah. Sistem pendingin di kereta api memiliki beban pendinginan berlebih yang diterima penumpang sehingga menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang. Menganalisis dan merekomendasikan sistem pendingin yang lebih baik sesuai standar yang ada mutlak diperlukan dengan menghitung beban pendinginan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kapasitas mesin penyegar ruangan yang sesuai dengan kebutuhan kereta api. Metode yang digunakan adalah metode analitik, dimana pengumpulan data digunakan sebagai pedoman penelitian dalam memecahkan masalah. Mengumpulkan data suhu di suatu area yang akan dihitung. Hasil yang diperoleh adalah beban pendinginan gerbong kereta penumpang eksekutif dengan desain kapasitas beban pendinginan sebesar 14899,86 Watt menjadi 21,578,74 Watt dan kapasitas pendinginan 34890 Watt. Kapasitas pendinginan saat menjalankan kereta adalah 8237,05 Watt dan total beban pendinginan aktual 2445,8 Watt, sehingga total kapasitas pendinginan relatif kecil. Kondisi aktual dan desain ruang penumpang berada dalam zona nyaman pada grafik psikometri.Kata Kunci : Kereta api eksekutif, kapasitas pendinginan, beban pendinginan, daerah nyaman.
Pengaruh Penggunaan Bahan Bakar Biodisel (B30) Dan Dexlite terhadap Kinerja Mesin Diesel Muhammad Syahrir; - Sungkono
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar dexlite dan biodisel terhadap prestasi mesin diesel. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental( percobaan ) pada mesin disel, melakukan pengujian dengan menggunakan bahan bakar dexlite dan biodiesel dengan beban konstan, putaran bervariasi kemudian dilanjutkan dengan putaran konstan dan beban bervariasi untuk mnentukan prestasi mesin disel. Hasil yang diperoleh dalam peneliatan ini adalah : Untuk putaran konstan; perbandingan daya poros (kW) yang dihasilkan adala sebesar 0,1196 (0,893), 0,2287 (0,1925), 0,3437 (0,2873) dan 0,3740 (0,3341) . Untuk pemakaian bahan bakar (FC) dalam kg/jam yang dihasilkan berturut – turut sebesar 0,3085 (0,3263), 0,3152 (0,3753), 0,3294 (0,4163) dan 0,3471 (0,4250) . Sementara efisiensi thermal dalam % yang diperoleh berturut – turut sebesar 2,9666 (2,3843), 7,0087 (4,4650), 7,9840 (6,0092) dan 8,2437 (6,847). Untuk beban konstan: perbandingan daya poros (kW) berturut – turut sebesar 0,3767 (0,3341), 0,9213 (0,8741), (1,1250) 1,1760 dan 1.4525 (1,4105); Untuk pemakaian bahan bakar(FC) dalam kg/jam berturut – turut diperoleh sebesar 0,3471 (0,4163) ,0,4628 (0,6811). 0,6480 (0,9956) dan 1,0055 (1,4485); untuk efisiensi thermalnya dalam % berturut –turut diperoleh hasil sebesar ; 8,3043 (6,9867),15,2317 (11,1721), 13,8847 (9,8365) dan 11,0519 (8,2489), masing – masing untuk penggunaan bahan bakar Dexlite dan B30. ), masing – masing untuk penggunaan bahan bakar Dexlite dan B30.Kata Kunci : Prestasi mesin, dexlite dan biodiesel (B30).
Pengaruh Fasilitas Peralatan Praktik Bengkel Las terhadap Keterampilan Mengelas Peserta Didik Kelas Teknik Pengelasan XII di SMK Negeri 2 Makassar Baharuddin, Fiskia Rera; Samnur, -; Palerangi, Andi Muadz; Anggara, Erwin
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian non-eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi fasilitas peralatan praktik bengkel las di SMK Negeri 2 Makassar. (2) Mengetahui tingkat keterampilan peserta didik kelas Teknik pengelasan XII di SMK Negeri 2 Makassar. (3) Mengetahui pengaruh fasilitas peralatan praktik bengkel las terhadap keterampilan mengelas peserta didik kelas XII di SMK Negeri 2 Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah fasilitas peralatan praktik bengkel las dan variabel terikatnya adalah keterampilan mengelas peserta didik pada materi las SMAW. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas Teknik Pengelasan XII SMK Negeri 2 Makassar yang terdiri dari 1 kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 25 orang. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil sebaran kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa (1) kondisi fasilitas peralatan praktik bengkel las di SMK 2 Makassar berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor sebesar 83,76. (2) Tingkat keterampilan mengelas peserta didik kelas Teknik Pengelasan XII di SMK Negeri 2 Makassar juga berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor sebesar 84,28. (3). Fasilitas peralatan praktik bengkel las berpengaruh signifikan sebesar 70% terhadap keterampilan mengelas peserta didik Teknik Pengelasan XII pada materi pengelasan SMAW.Kata Kunci : Bengkel Las, Fasilitas, Peralatan Praktik, Keterampilan Mengelas
Pengaruh Temperatur terhadap Kekuatan Impak Sambungan Las Listrik pada Material Besi Plat ST 42 Mildayanti Nurdin; Z. Muhsin; Badaruddin Anwar
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap material memiliki jenis ketangguhan yang berbeda, seperti pada jenis material besi plat ST 42. Dalam penggunaannya, material bisa mengalami kerusakan. Salah satu faktor yang dapat mengakibatkan kerusakan yaitu temperatur. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh temperatur terhadap material, dilakukan salah satu pengujian material yaitu pengujian impak dengan metode charpy. Pengujian impak ini dilakukan pada material yang telah di las menggunakan las listrik. Terdapat 8 spesimen uji yang digunakan, 4 spesimen yang diberi perlakuan temperatur tinggi dengan menggunakan brander dan 4 spesimen yang diberi perlakuan temperatur rendah dengan menggunakan nitrogen cair. Hasilnya, pada temperatur tinggi rata-rata nilai kekuatan impak sebesar 0,3902 J⁄mm2 dan pada temperatur rendah rata-rata sebesar 0,0106 J⁄mm2. Jenis kerusakan dan permukaan patahan yang ditimbulkan juga berbeda. Pada spesimen uji yang diberikan perlakuan temperatur tinggi terjadi perpatahan ulet dengan jenis permukaan patahan berserat, terlihat memiliki benang-benang serabut, dan buram. Sedangkan pada spesimen uji yang diberikan perlakuan temperatur rendah terjadi perpatahan getas dengan permukaan patahan jenis granular / kristalin yang datar dan mengkilap.Kata Kunci : Uji Impak, Metode Charpy, Besi Plat ST42, Temperatur.

Page 1 of 1 | Total Record : 7