Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KARAKTERISTIK MEKANIK KOMPOSIT SERAT CANTULA (AGAVE CANTULA ROXB) SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PENGUAT TERHADAP PARTISI RUMAH Wilaha, Lidi
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 11 No 2 Februari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.144 KB) | DOI: 10.34151/technoscientia.v11i2.1265

Abstract

Using of natural fiber as ingredients of particle board products, still have to various studies to gain the character of the product’s standard. Study of Cantula fiber utilization with matrix of Yukalac 157 BQTN-EX unsaturated polyester as the design of composite manufacturing partition (simplicity wall) of housing is professionally researched and potential, it's important to do immediately investigation potential of characteristic Cantula’s fiber as alternative composite material to partition housing. Cantula fiber that has been cleaned, then soaked with a solution of NaOH 10% for 4 hours, then recleaned back, and let it dry naturally in the room without stright sunlight for 3 days until moisture content ranged from 8-10%. The composite samples are made with combination method hand laying and press shape with the fractional volume of 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%. For matrix and hardener, using the Polyester Yukalac Type 157 BQTN-EX and MEXPO, the formal press is made by steel. To tool test impact standard is JIS K-7113, the spesimen test use ASTM D-5941, with microphoto, and SEM cross analysis used to for failure or errors (broken) analysis. The results have overall due to the fiber volume fraction Cantula-polyester compound against mechanical characteristics is grow up experienced of toughness impact with consecutive average volume fraction 10%, 20%, 30%, 40% therefore 6831.5 J/M2, 7464.5 J/M2, 8549 J/M2 and 10151.5 J/M2. But on the fraction of the fiber volume 50% started to droppen the value until 9515 J/M2. The increasing of absorby energy is caused by adding of fiber to compound, therefore be able to increase traits of toughness or properties and reversal. The fracturing of test impact on composite Vf 10%, 20%, 30% are failure is due to the outcome of matric failure increasingly, but at Vf 40% has a strengthening of fiber that is marked with the broken fiber and matrix tend to be simultaneously. in Vf 50%. The failure of the dominant due to the composition of the matrix that is less, the reinforcement of apparent comes only from the fiber, like sawn by the cross-section, that shows the debt phenomenon of the as much as number of fibre pulled out.
KARAKTERISTIK MEKANIK KOMPOSIT SERAT CANTULA (AGAVE CANTULA ROXB) SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PENGUAT TERHADAP PARTISI RUMAH Wilaha, Lidi
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 11 No 2 Februari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v11i2.1265

Abstract

Using of natural fiber as ingredients of particle board products, still have to various studies to gain the character of the product’s standard. Study of Cantula fiber utilization with matrix of Yukalac 157 BQTN-EX unsaturated polyester as the design of composite manufacturing partition (simplicity wall) of housing is professionally researched and potential, it's important to do immediately investigation potential of characteristic Cantula’s fiber as alternative composite material to partition housing. Cantula fiber that has been cleaned, then soaked with a solution of NaOH 10% for 4 hours, then recleaned back, and let it dry naturally in the room without stright sunlight for 3 days until moisture content ranged from 8-10%. The composite samples are made with combination method hand laying and press shape with the fractional volume of 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%. For matrix and hardener, using the Polyester Yukalac Type 157 BQTN-EX and MEXPO, the formal press is made by steel. To tool test impact standard is JIS K-7113, the spesimen test use ASTM D-5941, with microphoto, and SEM cross analysis used to for failure or errors (broken) analysis. The results have overall due to the fiber volume fraction Cantula-polyester compound against mechanical characteristics is grow up experienced of toughness impact with consecutive average volume fraction 10%, 20%, 30%, 40% therefore 6831.5 J/M2, 7464.5 J/M2, 8549 J/M2 and 10151.5 J/M2. But on the fraction of the fiber volume 50% started to droppen the value until 9515 J/M2. The increasing of absorby energy is caused by adding of fiber to compound, therefore be able to increase traits of toughness or properties and reversal. The fracturing of test impact on composite Vf 10%, 20%, 30% are failure is due to the outcome of matric failure increasingly, but at Vf 40% has a strengthening of fiber that is marked with the broken fiber and matrix tend to be simultaneously. in Vf 50%. The failure of the dominant due to the composition of the matrix that is less, the reinforcement of apparent comes only from the fiber, like sawn by the cross-section, that shows the debt phenomenon of the as much as number of fibre pulled out.
PERANCANGAN DESTINASI WISATA DESA SIDOHARJO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS muhammad sigit maulana; lidi wilaha; binti karomah
Jurnal Arsitektur GRID Vol 3, No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i1.557

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk memberikan rancangan desain destinasi wisata Desa Sidoharjo. Obyek perancangan berada di atas lahan Tanah Kas Desa Sidoharjo, Polanharjo, Klaten dan pengelolaan destinasi wisata ini akan dijalankan oleh Badan Usaha Milik Desa yang akan bekerjasama dengan Pemuda Desa Sidoharjo demi kemajuan ekonomi diwilayah tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survei lapangan, wawancara dan studi pustaka untuk kemudian dilakukan analisis perancangan. Hasil analisa perancangan ini meliputi : (1) Analisa Aktivitas meliputi analisa program aktivitas, analisa pelaku aktivitas, analisa pengelompokan aktivitas, analisa pola aktivitas pelaku, analisa kebutuhan ruang, dan analisa besaran ruangan. (2) Analisa Perencanaan Tapak meliputi orientasi matahari, orientasi sirkulasi, orientasi view, orientasi kebisingan, dan zoning site, (3) Analisis Bentuk Bangunan, (4) Analisis Bahan Bangunan, (5) Analisa Struktur meliputi struktur bawah dan struktur atas, serta (6) Analisa Utilitas meliputi penyediaan air bersih, pengelolaan air limbah, jaringan listrik, pemadam kebakaran, sistem keamanan, sistem telekomunikasi dan sound system, analisa penghawaan ruang, dan pengolahan limbah sampah. Permainan kontur tanah elevasi terendah merupakan perumpamaan posisi site yang berada diantara Gunung Lawu dan Gunung Merapi. Desain akhir dari destinasi Wisata Desa Sidoharjo dengan pendekatan Arsitektur Ekologis, berupa adanya sebuah destinasi wisata yang selain menyuguhkan fasilitas wisata juga menyuguhkan pertunjukan kesenian daerah,pada perancangan ini yang menjadi poin utama adalah ampli teater sebagai sarana untuk menyalurkan karya dan melestarikan budaya asli dari daerah sekitar.
UJI BENDING KOMPOSIT SERAT ILALANG SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PANEL KAMAR MANDI Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID Vol 1, No 2 (2019): Desember
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i2.340

Abstract

Rumput ilalang yang berlimpah di alam sekeliling kita, diduga memiliki potensi sebagai bahan bangunan alternatif. Melalui penelitian ini, peneliti berusaha mengetahui salah satu sifat mekanik bahan (kekuatan bending) serat ilalang. Metode penelitian ini diawali dengan menyiapkan bahan penelitian tangkai ilalang, resin epoksi, alat yang digunakan pengaduk, meteran, timbangan digital, cetakan, oven, mesin bending dan mesin impak izot. Prosedur yang dilakukan dalam pengambilan data variasi perendaman NaOH tangkai ilalang 0%, 2%, 4%, 6%, 8% selama 1 jam, lalu dikeringkan dibawah sinar matahari dan dioven pada temperatur 110 °C selama 45 menit hingga menyisakan kadar air tangkai ilalang 4%. Tangkai ilalang yang sudah dipotong panjang 1 mm ditaruh diwadah dicampur dengan resin epoksi dengan perbandingan 40% tangkai ilalang dan 60% resin epoksi diaduk 70x selama 12 menit dituang dicetakan. Tahap pengujian untuk mengetahui kekuatan bending mengacu pada ASTM-6277 dengan metode four poin bending dengan dimensi spesimen panjang 127 mm, lebar 12,7 mm. Hasil penelitian diketahui bahwa kekuatan bending optimal dimiliki oleh komposit dengan alkali perendaman serat pada larutan NaOH 4% yaitu sebesar 97,71 MPa. Kesimpulannya bahwa potensi serat tangkai ilalang cukup besar dibuat sebagai bahan panel pintu kamar mandi.
PEMODELAN MATEMATIKA TENTANG PENYEBARAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) DAN PENGARUH KETINGGIAN CEROBONG ASAP TERHADAP PENYEBARAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) DI UDARA Binti Karomah; Lidi Wilaha
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Statistika
Publisher : Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.387 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.7.2.2019.%p

Abstract

Persamaan difusi adveksi mempunyai peranan yang  sangat penting dalam bidang industri, salah satunya sering digunakan dalam menghitung konsentrasi polutan.Penelitian ini mengambil studi kasus di kawasan PT. PG. Krebet Baru II Bululawang, Kabupaten Malang. Dalam penelitian ini diselidiki pengaruh tinggi cerobong asap terhadap penyebaran NO2 di udara. Selain itu juga akan diteliti pola penyebaran NO2 di udara dengan menggunakan metode beda hingga pada persamaan difusi adveksi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah semakin tinggi cerobong asap maka konsentrasi polutan di permukaan akan semakin menurun dan terus berkurang dengan bertambahnya jarak dari sumber dan konsentrasi maksimal polutan juga semakin menurun, selain itu pendekatan metode beda hingga pada persamaan difusi adveksi dua dimensi diperoleh perubahan konsentrasi pada setiap iterasinya, dalam kondisi stabil semakin lama konsentrasi maksimal maka polutan semakin kecil dan  semakin besarkecepatan angin dan koefisien difusi yang diberikan maka polutan akan lebih cepat bergerak, berpindah dan menyebar. Kata Kunci : Metode beda  hingga, Persamaan difusi adveksi, Pola penyebaran nitrogen dioksida (NO2), Tinggi cerobong asap.
PERANCANGAN WATERPARK DENGAN PENDEKATAN KONSEP ARSITEKTUR RAMAH ANAK DI KECAMATAN GONDANGREJO KARANGANYAR Anas Maulana Insyani; Dwi Ely Wardani; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID Vol 4, No 1 (2022): Juni
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v4i1.914

Abstract

Selaras dengan adanya rencana pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap program dorongan pemulihanekonomi nasional dibidang pariwisata daerah, maka pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar berencana membangun sektor wisata disetiap kecamatan yang salah satunya adalah Kecamatan Gondangrejo. Sektor wisatayang akan dikembangkan tersebut berupa wisata alami dan wisata buatan yaitu waterpark. Tujuan pembangunan waterpark bukan hanya sebagai sarana wisata dan arena bermain, tetapi juga sarana edukasi sejak dini padamasyarakat terhadap kelestarian lingkungan yang berkelanjutan dan konservasi air, mengingat Karanganyarmemiliki bentang lahan pegunungan dengan curah hujan yang tinggi. Konsep Arsitektur ramah anak dalam perancangan waterpark bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap individu dan keluargapengunjung anak-anak khususnya dan masyarakat pada umumnya. Diharapkan waterpark dengan konsep rancangan Arsitektur Ramah Anak akan mampu mendongkrak ekonomi kawasan serta memberikan edukasisesuai tumbuh kembang anak.