Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN MASYARAKAT TANI DI DESA KATUMBANGAN LEMO KECAMATAN CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR Suganda, Ilham; Kandatong, Hasanuddin; Manggabarani, Ishak
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.332 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.700

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakan di Desa Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar. Lokasi tersebut di jadikan objek penelitian karena Desa Katumbangan Lemo merupakan salah satu daerah tertinggal di Kecamatan Campalagian. Pelaksanaan penelitian Berlangsung selama dua bulan yakni bulan Mei sampai dengan Juni 2019. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ( umur, pendidikan, luas lahan, dan Tanggungan keluarga ) dan ekonmi (produksi usaha tani dan pendapatan rumah tangga) yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di desa katumbangan lemo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar. Survei awal di lakukan pada masyarakat tani yang ada di Desa Katumbangan lemo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar. Penentuan sampel penelitian menggunkan simpel random sampling method. Objek penelitian di bagi ke dalam beberapa tingkatan kemiskinan menurut bank dunia ( World Bank ) yaitu paling miskin, miskin sekali, miskin dan tidak miskin. Hasil analisi data dari 40 responden yang di teliti terdapat 23 responden yang termasuk kriteria paling miskin dengan persentase 57,5%, 10 responden yang termasuk kriteria miskin sekali dengan persentase 25%, 4 responden yang termasuk kriteria miskin dengan persentase 12,5%, dan 3 responden yang termasuk kriteria tidak miskin dengan persentase 5%. Untuk hasil analisis regresi linear berganda yang berpengaruh nyata terhadap tingkat kemiskinan yaitu variabel pendidikan, Luas Lahan dan Produksi.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN WAKTU PEMBERIAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) Resky, Resky; Karim, Harli A.; Kandatong, Hasanuddin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 1 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.541 KB) | DOI: 10.35329/jp.v3i1.1812

Abstract

Untuk meningkatkan pengetahuan tentang tehnik budidaya suatu tanaman maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor pertumbuhan dan produksi tanaman tersebut. Ada berbagai faktor yang menentukan pertumbuhan dan produksi. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktifitas tanaman sawi adalah pemberian pupuk kandang ayam dan waktu pemberiannya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mannababa, Kecamatan Tandukkalua’, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat pada bulan Desember 2020 sampai pada bulan Januarii 2021. Penelitian ini dilaksanan dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) dalam bentuk faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu: Faktor Pertama yaitu pemberian dosis pupuk kandang ayam: (D1) pupuk kandang ayam 1 kg/petak, (D2) pupuk kandang ayam 1,5 kg/petak, (D3) pupuk kandang ayam 2 kg/petak, dan Faktor kedua yaitu waktu pemberian: (W1) 7 hari sebelum tanam, (W2) pada saat penanaman, (W3) 7 hari setelah penanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara pemberian pupuk kandang ayam 2 kg/petak dengan waktu pemberian pupuk 7 hari sebelum tanam (D3W1) memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi, ini terlihat pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun dan berat tanaman. Dosis Pupuk kandang 2 kg/petak (D3) memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi, ini terlihat pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun dan berat tanaman. Pemberian pupuk kandang 7 hari sebelum tanam (W1) memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi, ini terlihat pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun dan berat tanaman.
RESPON PEMBERIAN PUPUK SEKAM BAKAR ARANG PADI DAN PUPUK KANDANG KAMBING PADA PERTUMBUHAN PRODUKSI KACANG TANAH (Aracis hypogal L.) Syarifuddin, Syarifuddin; Kandatong, Hasanuddin; Fatman, Masdar
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.301 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.741

Abstract

Kacang tanah satu diantara jenis kacang kacangan yang digemari masyarakat. Produktifitas kacang tanah menuruan 0,90% atau 13,21ku/ha tahun sebelumnya 13,33ku/ha  selain itu pada tahun yang sama pula luas panen juga turun 6,61%, imbas dari ini terjadinya penurun produksi sebesar 7,43%-44,97% ribu ton dari tahun sebelumnya, penurun tersebut disebabkan penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dan terus-menerus oleh petani, oleh salah satu solusi untuk meningktakn produkttifitasnya adalah dengan penggunaan puouk organik dari limbah pertanian. Penelitian di laksanakan di Desa Mekkatta Selatan, Kec. Malunda, Kab. Majene, Sulawesi Barat, bulan Juni 2019 – Oktober 2019. Rancangan yang digunakan adalah RAK-Faktorial. Faktor pertama sekam bakar arang padi, yaitu : kontrol, 25gr/tanaman, dan 50gr/tanaman. Faktor kedua pemberian pupuk kandang  kambing yaitu: kontrol, 100g/tanaman, dan 150gr/tanaman. Adapun kesimpulannya : Interaksi pupuk sekam bakar arang padi 50g/tanaman pupuk kandang kambing 150gr/tanaman berpengaruh positif pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun, usia berbunga dan jumlah polong. Pemberian pupuk sekam bakar arang padi 50g/tanaman berpengaruh positif pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun, usia berbunga, jumlah polong, bobot polong berat 100 biji kering. Pemberian pupuk kandang kambing 150gr/tanaman berpengaruh positif pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun, usia berbunga, jumlah polong, bobot polong  berat 100 biji kering.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI PADI ORGANIK DAN ANORGANIK DI DESA GALESO KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Srihidayani, Srihidayani; Kandatong, Hasanuddin; Kusmiah, Nurhaya
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.734 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.790

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yakni pada bulan Februari 2020 sampai dengan April 2020 di Desa Galeso Kecamatan WonomulyoKabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Pendapatan Petani Padi Organik dan Anorganik di Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu populasi dengan asumsi bahwa petani padi organik dan anorganik di Desa Galeso telah memenuhi kriteria karakter dalam penelitian. Untuk mengetahui Perbandingan pendapatan amaka rumus yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis perbandingan pendapatan pada petani padi organik dan anorganik di Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar yaitu sebesar Rp.282.279.000 untuk petani organik dan Rp.381.117.500 untuk petani anorganik. Dimana pada biaya yang dikeluarkan petani padi organik sebesar Rp.38.424.000 dan biaya yang dikeluarkan petani padi anorganik yaitu sebesar Rp.52.020.000, hal ini menunjukan bahwa biaya yang dikeluarkan petani padi organik lebih sedikit dibandingkan biaya yang dikeluarkan oleh petani padi anorganik, sedangkan untuk pendapatan yang diperoleh petani padi organik juga lebih sedikit dibandingkan pendapatan yang diperoleh petani padi anorganik. Maka dalam hal ini petani padi anorganik lebih menguntungkan dari segi pendapatan dibandingkan petani padi organik walaupun total biaya yang dikeluarkan lebih besar.
STRATEGI PEMASARAN GULA SEMUT KELOMPOK WANITA TANI SIPAKARIO DESA SAMBALIWALI KECAMATAN LUYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Wulandari, Srinita; Kandatong, Hasanuddin; Manggabarani, Ishak
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.201 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran gula semut aren dan alternatif strategi pengembangan usaha gula semut aren dengan studi kasus pada “Kelompok Wanita Tani Pedesaan Sipakario” di Desa Sambaliwali. Untuk menganalisis strategi pemasaran usaha digunakan metode analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran usaha pembuatan gula semut aren pada kelompok wanita tani pedesaan Sipakario yaitu faktor kekuatan dengan nilai total 2,055 lebih besar dibandingkan faktor kelemahan dengan nilai total yaitu 0,63 hal ini menunjukkan bahwa kekuatan dapat mendukung pengembangan usaha pembuatan gula semut aren pada kelompok wanita tani pedesaan Sipakario. Sedangkan faktor eksternal memiliki faktor peluang dengan nilai total yaitu 0,78 lebih besar dari faktor ancaman dengan nilai total yaitu 0,72 hal ini menunjukkan bahwa usaha pembuatan gula semut aren pada kelompok wanita tani pedesaan Sipakario ini memiliki potensi peluang yang sangat besar. Posisi Strategi Pemasaran usaha pembuatan gula semut aren pada kelompok wanita tani pedesaan Sipakario di Desa Sambaliwali berada pada Kuadran 1 mendukung strategi Agresif/positif-positif, menggunakan strategi SO (Strength-Opportunity) dimana menggunakan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang.
EVALUASI REKOMENDASI PEMUPUKAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) SPESIFIK LOKASI PADA MUSIM GADU DI POLEWALI MANDAR Agustini, Hasma; Kandatong, Hasanuddin; Karim, Harli A.
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 1 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.277 KB) | DOI: 10.35329/jp.v3i1.1925

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan yang sangat berperang penting dalam komsumsi pangan utama dalam rumah tangga dan apa bila tidak terpenuhi akan mempengaruhi keamanan nasional. Masalah yang terjadi pada tanaman padi yaitu anjuran pemupukan dalam teknik budidaya tanaman padi masih belum optimal. Penelitian ini telah dilaksanakan di UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura. Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat pada bulan Juni - September 2020. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dalam bentuk non faktorial yaitu berbagai dosis pupuk (R) yang terdiri dari enam taraf yaitu: 250 kg Urea + 50 kg SP36 + 50 kg KCl, 175 kg Urea + 200 kg NPK, 200 kg Urea + 100 kg SP36 + 100 kg KCl, 200 kg Urea + 100 kg SP36 + 200 kg NPK, 416 kg GMOP + 600 kg Basic + 432 kg Mestac, 500 kg/ha NPK Phonska. Hasil penelitian menunjukkan Pemberian berbagai dosis pemupukan spesifik lokasi berpengaruh nyata terhadap pemberian pupuk GMOP 416 kg, Basic 600 kg, dan Mestac 432 kg memberikian rata-rata terbaik pada parameter berat gabah 1000 biji.
RESPON PEMBERIAN INSEKTISIDA NABATI DAUN PEPAYA DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) Andriani, Ayu; Kandatong, Hasanuddin; Satriani, Satriani; Rifky Aulia, Muh.
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.922 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.842

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan”di Dusun Jolengmea, Desa Maliaya Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Adapun waktu pelaksanaan di mulai dari bulan juli 2019 sampai dengan bulan September 2019. Metode penelitian ini dilaksanakan  dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu : Faktor pertama adalah pemberian Insektisida Nabati Daun Pepaya yang terdiri dari 3 taraf  meliputi = Control (tanpa pemberian), 50 ml/liter air, 100 ml/liter air. Sedangkan Faktor kedua yaitu pemberian Pupuk Kandang Ayam terdiri dari 3 taraf meliputi: 100 g/tanaman, 200  g/tanaman, 300g/tanaman. Sehingga dalam penelitian ini  terdapat 9 kombinasi perlakuan masing-masing diulang sebanyak 4 kali. Sehingga di peroleh 36 kombinasi perlakuan, dengan masing-masing perlakuan Terdiri 3 tanaman sehingga di peroleh 108 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara tanpa pemberian insektisida nabati daun pepaya dengan pupuk kandang ayam tidak berpengaruh baik terhadap  pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada parameter tinggi tanaman,  jumlah daun, jumlah daun yang terserang hama, waktu berbunga, jumlah buah, jumlah buah yang terserang hama, berat buah. Pemberian insektisida nabati daun pepaya memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah yang terserang hama, berat buah. Pemberian pupuk kandang ayam”memberikan pengaruh”nyata pada pertumbuhan” dan produksi”tanaman tomat.”Pada parameter tinggi”tanaman, jumlah daun,”berat buah.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PESTISIDA NABATI DAUN SIRSAK DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) Nurbaya, Hesti; Kandatong, Hasanuddin; Fatman, Masdar
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.897 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.742

Abstract

Penelitian ini di Desa Tampak Kurra Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat berlangsung pada bulan April –Juli 2019, bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian pestisida nabati daun sirsak dengan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Metode penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah dengan pemberian dosis pestida nabati daun sirsak sebagai Petak Utama terdiri dari  tiga  taraf yaitu : tanpa pemberian, pestisida nabati daun sirsak dosis 5ccliter air-1, pestisida nabati dosis 10cc literair-1, Dengan dosis pupuk kandang ayam sebagai Anak Petak terdiri dari yaitu ; 500gr pupuk kandang ayam polibag-1, 750gr pupuk kandang ayam polibag-1, 1000 gr pupuk kandang ayam polibag-1,Sehingga terdapat sembilan kombinasi perlakuan yang diulang tiga kali sehingga terdapat 27 unit penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pestisida nabati daun sirsak tidak memberikan pengaruh pada pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Pemberian pupuk kandang ayam dosis 1000 gram polybag-1  memberikan pengaruh sangat baik pada jumlah daun, jumlah buah dan berat buah tanaman buncis.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI JENIS PUPUK KANDANG DAN JARAK TANAM YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN WORTEL (Daucus carota L.) Karaeng, Karaeng; Kandatong, Hasanuddin; Karim, Harli A.
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 1 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.189 KB) | DOI: 10.35329/jp.v3i1.759

Abstract

Wortel (Daucus carota L.) merupakan salah satu tanaman yang berbentuk semak. Sayuran jenis ini dapat dijumpai diberbagai tempat dan dapat tumbuh sepanjang tahun baik musim penghujan maupun kemarau. Wortel sangat dibutuhkan dan menyehatkan untuk tubuh manusia karena kandungan vitamin yang ada didalamnya sehingga perlu dibudidayakan dalam jumlah yang lebih besar. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang tehnik budidaya suatu tanaman maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor pertumbuhan dan produksi tanaman tersebut. Ada berbagai faktor yang menentukan pertumbuhan dan produksi tanaman wortel seperti pengaruh pemberian jenis pupuk dan jarak tanam yang berbeda. Penelitian ini dilaksakanan di Desa Parondobulawan, Kecamatan Tandukkalua’, Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung mulai bulan Maret 2020 sampai bulan Juni 2020. Penelitian ini dilaksanan dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) dalam bentuk faktorial yang terdiri dari dua taraf yaitu: Faktor Pertama yaitu pemberian jenis pupuk: pupuk kandang ayam 1 kg/petak, pupuk kandang kambing 1,5 kg/petak, pupuk kandang sapi 1,5 kg/petak, dan Faktor kedua yaitu jarak tanam yang berbeda: 10x20 cm, 20x20 cm, 30x20 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi pupuk kandang ayam 1kg/petak dengan jarak tanam 10 x 20 cm memberikan pengaruh baik terhadap tinggi tanaman pada tanaman wortel.Interaksi pupuk kandang ayam 1 kg/petak dengan jarak tanam 30 x 20 cm memberikan pengaruh baik terhadap jumlah daun, panjang umbi, diameter umbi dan berat umbi perpetak pada tanaman wortel. Pemberian pupuk kandang ayam 1 kg/petak memberikan pengaruh baik terhadap berat umbi perpetak pada tanaman wortel.
PERANAN KELOPOK TANI TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHATANI KAKAKO DESA KELAPADUA KECAMATAN ANREAPI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Harlia, Harlia; Siadina, Siadina; Kandatong, Hasanuddin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 1 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.677 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i1.793

Abstract

Penelitian ini dilakukan  di Desa Kelapadua Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar selama 3 (tiga) bulan yakni dari bulan Mei 2019 sampai juli 2019. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui berapa besar pendapatan dan R/C Ratio petani kakao di Desa Kelapadua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar. Pemilihan kasus dilakuan dengan cara purposive sampling. Dan dengan pertimbangan bahwa petani kakao memiliki prospek yang baik, lokasi peneitian, mudah dijangkau dan adanya sifat menerima dari responden, sehingga dapat memudahkan penelitian dalam mengambil data dan mencari informasi. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan pengamatan langsung dan melakukan wawancara dengan menggunakan kuisioner, analisis yang digunakan adalah pendapatan, R/C Ratio, hasil peneitian ini, diperoleh bahwa pendapatan petani tanaman kakao  di Desa Kelapadua, Kecamatan Anreapi Kabupaten  Polewali Mandar yakni sebesar Rp.3.837.026,- sedangkan nilai R/C Rasio yang diperoleh petani tanaman kakao di Desa Kelapadua Kecamatan Anreapi Kabupaten Poewali Mandar,  sebesar  2.95 berarti usaha tersebut dinyatakan layak untuk dikembangkan, karena hasil R/C Rasio yang diperoleh >1 maka usaha dikatakan  layak untuk dikembangkan.