Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN KOORDINASI MATA TANGAN DAN KEKUATAN GENGGAMAN DENGAN HASIL SERVIS PADA PETENIS PUTRA KLUB DIKLAT SEMARANG TAHUN 2008. FAHRITSANI, HUSNI
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 15
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) apakah ada hubungan antara koordinasi mata tangan dengan hasil servis pada petenis putra klub Diklat Semarang tahun 2008, 2) apakah ada hubungan antara kekuatan genggaman dengan hasil servis pada petenis putra klub Diklat Semarang tahun 2008, 3) apakah ada hubungan antara koordinasi mata tangan dan kekuatan genggaman dengan hasil servis pada petenis putra klub Diklat Semarang tahun 2008. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata tangan dengan hasil servis pada petenis putra klub Diklat Semarang tahun 2008, 2) untuk mengetahui hubungan antara kekuatan genggaman dengan hasil servis pada petenis putra klub Diklat Semarang tahun 2008, 3) untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata tangan dan kekuatan genggaman dengan hasil servis pada petenis putra klub Diklat Semarang tahun 2008. Populasi dalam penelitian ini menggunakan pemain tenis putra klub Diklat Semarang tahun 2008 sebanyak 20 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah koordinasi mata tangan (X1), kekuatan genggaman (X2), dan servis (Y). Instrumen yang digunakan adalah: 1) tes koordinasi mata tangan menggunakan lempar tangkap bola, 2) tes kekuatan genggaman hand grip dynamometer, 3) tes ketepatan servis menggunakan lapangan yang telah diberi sasaran dan poin. Teknik analisis data menggunakan korelasi ganda. Hasil analisis korelasi hubungan koordinasi mata tangan dan kekuatan genggaman dengan hasil servis dapat disimpulkan 1) hubungan koordinasi mata tangan dengan servis sebesar 0,488, 2) hubungan kekuatan genggaman dengan servis sebesar 0,422,  3) hubungan koordinasi mata tangan dan kekuatan genggaman dengan servis sebesar 0,671. Saran peneliti bagi para pelatih tenis supaya memperhatikan program latihan sesuai dengan kebutuhan atlit.Kata kunci : koordinasi mata tangan, kekuatan genggaman, servis
Faktor Determinan Yang Berpengaruh Terhadap Pencemaran Sungai Musi Kota Palembang Setianto, Heri; Fahritsani, Husni
Media Komunikasi Geografi Vol 20, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v20i2.21151

Abstract

Semakin bertambahnya jumlah penduduk dan tingginya kegiatan pembangunan di Kota Palembang mengakibatkan semakin meningkatnya kegiatan industri, kegiatan permukiman, dan kegiatan lainnya yang menjadikan peningkatan terhadap jumlah limbah yang dihasilkan setiap harinya. Masalah dalam penelitian yaitu Faktor –faktor determinan yang paling berpengaruh terhadap pencemaran Sungai Musi di Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan survai. Data primer diperoleh dari hasil penelitian di lapangan dan hasil analisis laboratorium meliputi konsentrasi TDS, TSS, pH, Besi (Fe), Timbal (Pb), Ammoniak (NH3-N) Phosphate (PO4-P), DO, COD, BOD, dan konsentrasi Colyform Total. Hasil penelitian yaitu unsur kimia yang paling dominan yaitu unsur besi dalam air sungai, unsur besi  antara 288 mg/l sampai dengan 453 mg/l. Konsentrasi Amoniak tertinggi berada pada titik sampel 1 yang terletak pada hilir Sungai Musi, tingginya kadar amoniak bersumber dari kegiatan industry dan kegiatan domestik rumah tangga. Konsentrasi COD pada air Sungai Musi berada diatas ambang batas normal yaitu 97 mg/l. Konsentrasi yang melebihi ambang batas yang lain yaitu konsentrasi BOD dan DO. Kondisi ini dapat disebabkan oleh dekomposisi unsur organik yang terdapat dalam air sungai. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor determinan yang berpengaruh utama terhadap pencemaran Sungai Musi yaitu faktor sampah rumah tangga dan faktor determinan yang kedua adalah faktor indistriKata Kunci: Faktor Determinan; Kualitas Air; Sungai Musi
Perbedaan Latihan Drive Arah Tetap dan Arah Berubah terhadap Kemampuan Melakukan Rally 3 Menit pada Petenis Putra Klub Diklat Semarang Tahun 2009 Fahritsani, Husni
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 3 No. 1 (2017): Utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v3i1.89

Abstract

The purpose of this study to determine the difference between the exercise drive towards fixed and direction changes with the ability to rally 3 minutes in tennis men's club training semarang 2009 and better between workouts drive towards fixed and the direction changed for the ability to rally 3 minutes at tennis player 's son semarang training club in 2009. The population in this study using men's tennis player semarang training club in 2009 as many as 20 people. Samples were taken by using total sampling method of the research conducted by Matched Subject Design (MS). Data obtained from the results were analyzed using t -test formula with short formula and using a significance level of 5 %. Statistical calculations performed on the test results the end of the experimental group and the control group after carrying out an exercise program as much as 16 times the exercise. Statistical calculations derived from the calculated value of 3.161 indicates a value greater than t-table value of 2.262 in the test is based on 5% significance level and degrees of freedom (db) 9. To calculate the mean of the experimental group was 22.6 and the mean calculation of the control group is 21.5. The conclusion from this study is there is a distinct difference between the exercise drive towards fixed and the direction of change in the ability of men's tennis rally 3 minutes Semarang training club in 2009. And between workouts drive direction anyway better than exercise drive direction change with the ability to rally 3 minutes at tennis training clubs semarang son . The author suggests in providing training forehand and backhand drive on the son of the club's players semarang training exercise in 2009 in order to use the drive towards fixed.
Faktor Determinan Yang Berpengaruh Terhadap Pencemaran Sungai Musi Kota Palembang Setianto, Heri; Fahritsani, Husni
Media Komunikasi Geografi Vol 20, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v20i2.21151

Abstract

Semakin bertambahnya jumlah penduduk dan tingginya kegiatan pembangunan di Kota Palembang mengakibatkan semakin meningkatnya kegiatan industri, kegiatan permukiman, dan kegiatan lainnya yang menjadikan peningkatan terhadap jumlah limbah yang dihasilkan setiap harinya. Masalah dalam penelitian yaitu Faktor –faktor determinan yang paling berpengaruh terhadap pencemaran Sungai Musi di Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan survai. Data primer diperoleh dari hasil penelitian di lapangan dan hasil analisis laboratorium meliputi konsentrasi TDS, TSS, pH, Besi (Fe), Timbal (Pb), Ammoniak (NH3-N) Phosphate (PO4-P), DO, COD, BOD, dan konsentrasi Colyform Total. Hasil penelitian yaitu unsur kimia yang paling dominan yaitu unsur besi dalam air sungai, unsur besi  antara 288 mg/l sampai dengan 453 mg/l. Konsentrasi Amoniak tertinggi berada pada titik sampel 1 yang terletak pada hilir Sungai Musi, tingginya kadar amoniak bersumber dari kegiatan industry dan kegiatan domestik rumah tangga. Konsentrasi COD pada air Sungai Musi berada diatas ambang batas normal yaitu 97 mg/l. Konsentrasi yang melebihi ambang batas yang lain yaitu konsentrasi BOD dan DO. Kondisi ini dapat disebabkan oleh dekomposisi unsur organik yang terdapat dalam air sungai. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor determinan yang berpengaruh utama terhadap pencemaran Sungai Musi yaitu faktor sampah rumah tangga dan faktor determinan yang kedua adalah faktor indistriKata Kunci: Faktor Determinan; Kualitas Air; Sungai Musi
The Effectiveness Of The Let’s Exercise Fundamental Movement Skills Model On Children With Mild Intellectual Disabilitys In Special Need Education Of Palembang Kesumawati, Selvi Atesya Atesya; Fahritsani, Husni; Asri, Novri; Pratiwi, Endang
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 4, No 2 (2020): SEPTEMBER (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v4i2.12528

Abstract

This study aims to produce and test the effectiveness of the fundamental movement skills (FMS) learning model product, let's exercise on students with mild intellectual disability (ID) in primary special need education (SDLB) Palembang City. This research took place in 2018 before the pandemic Covid-19 era. The subjects of the small group trial were 10 students and 4 teachers, and the subjects for the large group trial were 23 students and 4 teachers for grade 1 in 3rd  SDLB serving children with ID in Palembang City. The data analysis technique used the z test effectiveness test (parameter) and the Wilcoxon test (non parameter). The results showed that the large group trial data for aspects of basic movement skills, cognitive abilities, pleasure (fun), and focus of attention obtained an average value of trial 2 greater than trial 1, as well as the z-count value of the lets exercise model of play activity is greater. from the z-table value (1.96), so the difference is significant. So it can be concluded that the game model lets exercise be effective for improving FMS, cognitive abilities, pleasure, and focus on attention of grade 1 students with mild ID in SDLB.
Developing Learning Model of Basic Throw In Physical and Health Education Through Games for Second Grade Students In Central Semarang District Kesumawati, Selvi Atesya; Fahritsani, Husni; Damanik, Saipul Ambri
Journal Physical Education, Health and Recreation Vol 5, No 1 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pjkr.v5i1.20950

Abstract

This study aims to produce a model of basic throw through games which is useful for teachers in giving lessons to primary school students. This development model is a procedural development, because it is in accordance with the problem to be solved and the objectives to be achieved. The procedure used includes five main stages, namely: 1) conducting an analysis of the product you want to develop, 2) making an initial product of a model of basic throw through games for primary students, 3) expert validation, 4) field testing, and 5) product revision. The data are qualitative and quantitative data, while the instruments are list question and observations. Data analysis uses percentages to analyze and subject ratings to assess the feasibility, quality and acceptability of the product. The research study in a model of basic throw through games for primary students along with the development of infrastructure, regulations, and playing techniques. The model for developing basic throw through this game is proven to be feasible, of quality, then acceptable for developing the concept skills of game motion and increasing the physical fitness of primary school students, because respondents when playing ball show that the average category is quite good, meaning that this development model is average - can be demonstrated.
Evaluasi Prestasi Olahraga Futsal di Kabupaten OKU Selatan Ayuningrum, Rofi; Imansyah, Farizal; Fahritsani, Husni
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 2 No 2 (2021): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2021.2.2.3810

Abstract

Olahraga futsal merupakan salah satu olahraga popular di Kabupaten OKU Selatan, hal ini ditunjukkan dengan banyak klub futsal di daerah tersebut. Ada beberapa klub yang pretasinya sudah ke tingkat Provinsi, sehingga perlu dilakukan kajian evaluasi mengenai eksistensi dan evaluasi klub futsal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan prestasi olahraga futsal dalam melakukan pertandingan. Penelitian menggunakan jenis penelitian analisis kualitatif yang mendeskripsikan hasil data dengan metode evaluasi context, input, process, dan product secara keseluruhan, yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi pada pengurus AFK OKU Selatan yang meliputi ketua, pelatih, dan atlet. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan data yang didapat antara lain: analisis evaluasi conteks secara keseluruhan dikategorikan baik, hasil analisis evaluasi input ada beberapa aspek yaitu aspek pelatih dan organisasi termasuk kategori cukup baik, evaluasi process pada aspek program latihan, pesiapan latihan, jadwal latihan, dan proses latihan menunjukkan kategori baik dan data evaluasi product masih dalam kategori cukup baik. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu proses evaluasi pada aspek context dan process sudah baik, akan tetapi input dan product masih dalam kategori cukup. Penelitian selanjutnya dapat melakukan kajian mengenai penerapan program latihan untuk atlet futsal atau mengkaji mengenai aspek psikologis atlet futsal di Kabupaten OKU Selatan