Ningrum, Siskana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT JAWA DI DAERAH TRANSMIGRASI (Studi Kasus Pada Masyarakat Di Desa Braja Fajar Kecamatan Way Jepara Lampung Timur) Ningrum, Siskana; Ginanjar, Asep
SOSIOLIUM : Jurnal Pembelajaran IPS Vol 2 No 1 (2020): Volume 2 Nomor 1 April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v2i1.33883

Abstract

The Braja Fajar Village community is a transmigrant community from Java and Bali. The multicultural condition of the society requires transmigration communities to adapt to the natural environment and the surrounding environment. The process of adaptation can be through social interaction. The process of social interaction can produce cooperation between individuals in society. Through cooperation, relationships between individuals will get closer, so that individuals in the community will know each other and have good social relationship. Social interaction can also be used as a media to keep preserving Javanese cultural values in the trasmigation area. This process of social interaction can be internalized with social contact and communication as an individual effort in adapting to the natural environment and the community environment in transmigration areas. Masyarakat Desa Braja Fajar adalah masyarakat transmigran dari Pulau Jawa dan Bali. Keadaan masyarakat yang multikultural mengharuskan masyarakat transmigrasi untuk beradaptasi dengan lingkungan alam dan lingkungan sekitar. Proses adaptadi dapat melalui interaksi sosial. Proses interaksi sosial dapat menciptakan kerja sama antar individu dalam masyarakat. Melalui kerja sama, hubungan antar individu akan semakin dekat, sehingga individu dalam masyarakat akan saling mengenal dan saling memiliki hubungan sosial yang baik. Interaksi sosial juga dapat dijadikan sebagai wadah untuk tetap melestarikan nilai-nilai budaya Jawa di daerah trasmigrasi. Proses interaksi sosial ini dapat terinternalisasi dengan kontak sosial dan komunikasi sebagai upaya individu dalam beradaptasi dengan lingkungan alam dan lingkungan masyarakat di daerah transmigrasi.
INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT JAWA DI DAERAH TRANSMIGRASI (Studi Kasus Pada Masyarakat Di Desa Braja Fajar Kecamatan Way Jepara Lampung Timur) Ningrum, Siskana; Ginanjar, Asep
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v2i1.33883

Abstract

The Braja Fajar Village community is a transmigrant community from Java and Bali. The multicultural condition of the society requires transmigration communities to adapt to the natural environment and the surrounding environment. The process of adaptation can be through social interaction. The process of social interaction can produce cooperation between individuals in society. Through cooperation, relationships between individuals will get closer, so that individuals in the community will know each other and have good social relationship. Social interaction can also be used as a media to keep preserving Javanese cultural values in the trasmigation area. This process of social interaction can be internalized with social contact and communication as an individual effort in adapting to the natural environment and the community environment in transmigration areas. Masyarakat Desa Braja Fajar adalah masyarakat transmigran dari Pulau Jawa dan Bali. Keadaan masyarakat yang multikultural mengharuskan masyarakat transmigrasi untuk beradaptasi dengan lingkungan alam dan lingkungan sekitar. Proses adaptadi dapat melalui interaksi sosial. Proses interaksi sosial dapat menciptakan kerja sama antar individu dalam masyarakat. Melalui kerja sama, hubungan antar individu akan semakin dekat, sehingga individu dalam masyarakat akan saling mengenal dan saling memiliki hubungan sosial yang baik. Interaksi sosial juga dapat dijadikan sebagai wadah untuk tetap melestarikan nilai-nilai budaya Jawa di daerah trasmigrasi. Proses interaksi sosial ini dapat terinternalisasi dengan kontak sosial dan komunikasi sebagai upaya individu dalam beradaptasi dengan lingkungan alam dan lingkungan masyarakat di daerah transmigrasi.