Edu, Ferdinand
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Rekruitmen dan Seleksi Pelayan terhadap Kualitas Pelayanan Teens dan Youth GBI Graha Bethany Lippo Cikarang Christi, Apin Militia; Edu, Ferdinand; Sumantri, Jonathan Daniel
MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 2, No 2: Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/magnum.v2i2.84

Abstract

 Recruitment and selection is common things in the working field. But lately the existence of recruitment and selection has begun to enter into the church. Anyways church doing this thing with aim that the church gets quality servants. This can be ascertained because in the recruitment and selection process there must be pre-requirements or qualifications that must be met by the servants, and in this case the quality of service will definitely be tested. However, after the researcher saw one of the local churches in the Lippo Cikarang area, GBI Graha Bethany Lippo Cikarang, especially in the youth and youth category services, the researchers found that even though every servant in this place had to go through the recruitment and selection stages before serving, many of them could not committed to service. This is of course a problem. So that a question arises, can it be ascertained that someone who follows the recruitment and selection process has good service quality? The purpose of the researchers conducting this research was to determine the strategy for the recruitment and selection implementation and to compare empirically the service quality of volunteers at Teens and Youth GBI Graha Bethany Lippo Cikarang. The methodology used is a qualitative method with a descriptive and comparative research design. The interview informants in this study were ten people consisting of six servants who attended recruitment-selection, and four servants who did not participate in recruitment selection. Meanwhile, through the analysis of existing primary and secondary data, the researcher found four recruitment-selection implementation strategies, namely: (1) Making recruitment and selection an annual program; (2) Holding Ministry Expo; (3) Applying 3K program (Commitment, Character, and Skills) as the basis for Qualification to Serve; and (4) Implementing the Afferentive stage for selection participants who passed the recruitment and selection of servants. In an effort to compare the quality of service, researchers found that recruitment and selection did not have too much impact on the quality of service of a servant of God.AbstrakRekrutmen dan seleksi merupakan salah satu tahapan yang lazim dalam dunia pekerjaan sekuler. Namun belakangan ini keberadaan rekrutmen dan seleksi mulai masuk ke dalam dunia pelayanan gerejawi. Latar belakang dilaksanakannya tahapan rekrutmen dan seleksi dalam pelayanan adalah agar gereja mendapatkan para pelayan yang berkualitas. Hal ini dapat dipastikan karena dalam proses rekrutmen dan seleksi pasti trdapat pra-syarat atau kualifikasi yang harus dipenuhi oleh para pelayan, dan dalam hal ini pasti kualitas pelayanan akan teruji. Namun, pemahaman itu tidak sesuai dengan fakta dilapangan. Peneliti menjumpai para pelayan teens dan youth di salah satu gereja di Lippo Cikarang, yakni GBI Graha Bethany tidak memiliki kualitas yang sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini tentunya menjadi satu permasalahan. Sehingga muncul suatu pertanyaan, apakah dapat dipastikan seseorang yang mengikuti proses rekrutmen dan seleksi memiliki kualitas pelayanan yang baik? Tujuan peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pelaksanaan rekrutmen dan seleksi serta membandingkan secara empiris kualitas pelayanan para volunteer di Teens dan Youth GBI Graha Bethany Lippo Cikarang.  Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif dan komparatif. Informan wawancara dalam penelitian ini berjumlah sepuluh orang yang terdiri dari enam pelayan yang mengikuti rekrutmen-seleksi, dan empat pelayan yang tidak mengikuti rekrutmen-seleksi. Adapun lewat analisa data primer dan sekunder yang ada peneliti menemukan empat strategi pelaksanaan rekrutmen-seleksi, yakni: (1) Menjadikan rekrutmen dan Seleksi sebagai Program Tahunan; (2) Mengadakan Ministry Expo; (3) Menerapkan 3K (Komitmen, Karakter, dan Keterampilan) sebagai dasar Kualifikasi untuk Melayani; dan (4) Menerapkan tahap Afferentif bagi peserta seleksi yang lolos rekrutmen dan seleksi pelayan. Dalam upaya membandingkan kualitas pelayanan, peneliti menemukan bahwa rekrutmen dan seleksi tidak terlalu banyak membawa dampak terhadap kualitas pelayanan seorang pelayan Tuhan.