Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Intensitas Belajar Mandiri Dengan Layanan Informasi Di Kelas Anwar, Mochamad
KES Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah di lingkungan Sekolah Menengah Pertama anak didik dibimbing untuk belajar, dengan cara mandiri ataupun dengan cara berkelompok untuk merangsang sosialisasi anak. Kemandirian anak dalam aktivitas belajar bertujuan agar anak mengetahui secara sadar apa yang dilakukannya dan tahu apa yang menjadi tujuannya.   Anak akan merasa bahagia bahwa ia mempunyai arti bagi diri dan orang lain, ia mampu mengenali diri, mengetahui kekurangan dan kelebihan, dapat menerima diri dan orang lain seperti apa adanya, dapat bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya, pantang mundur meski ada kekurangan pada dirinya dan juga berani menghadapi kenyataan yang ada. Namun  pada  kenyataannya  di  kelas  VIII E  SMP  Negeri  1  Kradenan   bahwa dari 12 orang siswa hanya 4 orang yang sering mandiri dalam aktivitas belajar sedangkan 8 orang siswa cenderung belum dapat mandiri dalam aktivitas belajar. Kondisi ini terlihat dari adanya perilaku yang malas belajar. Kebanyakan dari mereka dalam menyelesaikan pekerjaan rumah hanya menyalin dari teman atau sama sekali tidak mengerjakannya. Kemandirian pada anak berawal dari keluarga dan dipengaruhi oleh pola pembelajaran yang dilakukan oleh guru yang berperan dalam membimbing, membantu dan mengarahkan anak untuk menjadi mandiri. Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui peningkatan intensitas belajar mandiri siswa kelas VIII di SMP N 1 Kradenan . 2) Untuk mengetahui bagaimana layanan informasi dapat membantu belajar  siswa kelas VIII di SMP N 1 Kradenan.Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2013 di  SMP negeri 1 Kradenan. Subjek penelitian 12 siswa kelas VIII E. Studi penelitian menggunakan siklus I dan siklus II dengan media diskusi dengan lima kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukan pembekalan Layanan informasi dapat meningkatkan jumlah siswa yang mandiri dalam aktivitas belajar yaitu 3 orang atau 25% pada siklus I dengan dua kali pertemuan, meningkat menjadi 9 orang atau 75% pada siklus II dengan tiga kali pertemuan. Kesimpulan Layanan Informasi dapat meningkatkan intensitas siswa yang mandiri dalam aktivitas belajar yaitu 3 orang atau 25% pada siklus I, meningkat menjadi 9 orang atau 75% pada siklus II. Hasil ini menunjukkan telah memenuhi indikator kinerja dan hipotesis tindakan yang berbunyi : “jika digunakan layanan informasi maka belajar mandiri pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kradenan dapat ditingkatkan. Pemberian layanan informasi dapat meningkatkan motivasi dan kemandirian siswa dalam belajar bila guru bimbingan konseling dan individu siswa sama-sama lebih aktif. Kata Kunci : peningkatan, intensitas, belajar mandiri, layanan informasi
Service quality of integrated Antenatal Care (ANC) and pregnant women participation on Human Immunodeficiency Virus (HIV) tests Asni, Asni; Anwar, Mochamad; Sulistyaningsih, Sulistyaningsih
Journal of Health Technology Assessment in Midwifery Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jhtam.717

Abstract

WHO data in 2016 estimated that 36.7 million people suffered from HIV globally, and 34.5 million among them were adults. Yogyakarta Special Province in 2016 found that there were 2,954 cases of HIV with the highest cases in Sleman Regency as many as 868 cases. Mlati I Primary Health Center was a Primary Health Center with the lowest coverage of HIV testing for pregnant women, namely in 2017 there were 752 pregnant women, and only 414 (55.05%) were tested for HIV. The purpose of this study was to determine the relationship between perceptions of integrated antenatal care quality service and the participation of HIV testing of pregnant women. The study applied cross sectional research method. The population in this study were pregnant women who performed ANC examinations at Mlati I Primary Health Center in September - November 2018 with a total of 318 pregnant women. The samples in the study were 154 with the simple random sampling technique. The instrument of data collection in this study used a questionnaire. Data analysis employed chi Square and logistic regression. The results of bivariate statistical tests using chi square showed that sig value = 0.000 <0.05 with OR 13.896 meaning that women who had a good perception of the quality of ANC services had 13.896 higher chance to have HIV tests compared to those who had poor perceptions of the quality of integrated ANC services . Good perception of the quality of integrated ANC services for pregnant women had a greater chance of taking an HIV test.
The effectiveness of aloe vera gel in reducing the pain of perineal wound Dewi, Putri Sitronela; Hani, Umu; Anwar, Mochamad
MEDISAINS Vol 18, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v18i3.8202

Abstract

Background: Researches on applying ice gel and aloe vera gel compress to reduce perineal wound pain scale after childbirth has been widely studied and proven effective. However,  the effectiveness of using both has not been studied.Objective: The purpose of this study was to determine the effectiveness differences of ice gel and aloe vera gel in reducing the intensity of perineal wound pain.Methods: It applied a quasi-experimental research design. The population was 116 post-partum mothers, a sample of 56 mothers with sutured perineal wounds grade II, divided into two groups of intervention (aloe vera gel compress) and control (ice gel compress), with a consecutive sampling technique. The pain before and after the intervention was observed and analyzed using the Wilcoxon and Maan Whitney tests.Result: The mean reduction in pain scale in the group with the aloe vera gel treatment was more than that in another group with ice gel treatment, with a mean difference of 2.46 and 1.61. The statistical analysis results showed a significant difference in pain relief between the two groups, p<0.05.Conclusion: The aloe vera gel compresses are more effective than the ice gel compresses in reducing the scale of perineal pain after childbirth.