Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS DISKRIMINAN TERHADAP PERILAKU MAHASISWA DALAM MENGKONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (Studi Kasus: Para Mahasiswa di UPI, ITB, UNLA, dan UIN Sunan Gunung Djati) Herrhyanto, Nar; Dasari, Dadan; TSN, Maria
Jurnal EurekaMatika (JEM) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Program Studi Matematika Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan waktu merupakan salah satu alasan bagi orang yang memiliki tingkat kesibukan yang cukup tinggi untuk memilih mengkonsumsi makanan cepat saji, termasuk mahasiswa. Faktor yang mempengaruhi orang dalam mengkonsumsi makanan cepat saji, antara lain: waktu, makanan (kualitas, jenis, dan harga), kesehatan, lokasi rumah makan, acara/kegiatan, fasilitas, dan pelayanan. Faktor tersebut digunakan sebagai dasar dalam penelitian, sehingga dapat mengelompokkan mahasiswa dalam mengkonsumsi makanan cepat saji kedalam kelompok SERING atau kelompok JARANG.Pengelompokan dilakukan menggunakan analisis diskriminan, yaitu teknik multivariat untuk memisahkan objek-objek dalam kelompok yang berbeda dan mengelompokkan objek baru kedalam kelompok-kelompok tersebut. Analisis diskriminan bertujuan untuk mengenali faktor-faktor yang dapat membedakan dua kelompok atau lebih. Berdasarkan hasil dari pengujian terhadap mahasiswa dalam mengkonsumsi makanan cepat saji, didapat faktor-faktor yang mempengaruhinya, yaitu lebih praktis dan cepat, bentuk penyajian yang menarik, harga terjangkau, lokasi strategis, dan pelayanan yang memuaskan.Kata kunci: makanan cepat saji, analisis diskriminan.
PENERAPAN MODEL M_o DAN MODEL M_t UNTUK MENGESTIMASI UKURAN POPULASI TERTUTUP PADA DATA CAPTURE-RECAPTURE Dasari, Dadan; Lubis, Asep Ridwan; Agustina, Fitriani
Jurnal EurekaMatika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Matematika Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Statistika merupakan keilmuan yang bertujuan mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menarik kesimpulan berdasarkan analisis data. Salah satu kajian yang terus dikembangkan dalam statistika yaitu analisis data Capture-Recapture. Analisis data Capture-Recapture memiliki ciri yaitu mengumpulkan data dengan teknik Capture, Mark, Release, Recapture (CMRR). Permasalahan yang akan dibahas karya tulis ini yaitu mengestimasi ukuran populasi pada data tersebut. Estimasi populasi merupakan proses pendekatan matematis untuk menaksir ukuran populasi. Populasi merupakan objek yang memiliki karakteristik tertentu yang akan dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Banyak anggota suatu populasi disebut ukuran populasi. Berdasarkan karakteristik ukuran, populasi dikelompokkan menjadi dua yaitu populasi tertutup dan populasi tidak tertutup. Populasi tertutup berarti banyak anggota dalam populasi dari waktu ke waktu konstan, sedangkan populasi tidak tertutup berarti banyak anggota dalam populasi dari waktu ke waktu tidak konstan. Estimasi ukuran populasi tertutup dipengaruhi oleh nilai peluang penangkapan pada setiap kesempatan penangkapan. Apabila nilai peluang penangkapan selama penelitian tidak berbeda secara signifikan maka estimasi populasi akan dimodelkan dengan Model . Sedangkan, apabila nilai peluang penangkapan selama penelitian berbeda secara siginifikan maka estimasi populasi akan dimodelkan dengan Model . Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini, penulis mencoba mengestimasi populasi pada Model  dan Model  serta mengaplikasikan kedua model tersebut dalam menghitung populasi paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) dan populasi tupai (Eutamias Minimus). Berdasarkan hasil penghitungan diperoleh bahwa estimasi ukuran populasi paus bungkuk adalah sebanyak 121 paus. Sedangkan estimasi ukuran populasi tupai adalah sebanyak 50 tupai. Kata kunci: Analisis data Capture-Recapture, Estimasi Ukuran Populasi Tertutup, Model , Model .  ABSTRACT. Statistics is a science that aims to collecting, processing, presenting, and draw the conclusions based on the analysis of data. One of study is developing in statistical is Analysis of Capture-Recapture Data. Analysis of Capture-Recapture Data has a characteristic which collects data by using technics : Capture, Mark, Release, Recapture (CMRR). The Problems will discussed this paper is how about estimate the closed population size. Estimating the population is a mathematical approach to estimate the population size. Population is an object which has certain characteristics that will be studied and drawn conclusions. The number of all members on population is called the size of population. Based on the characteristics of size, population has grouping into two : closed population and open population. Closed population means the size of population is constant during over time, while open population means the size of population is not constant during over time. Estimating the size of closed population are affected by probability of captured on each occasion the arrest. If the probability of captured during the study is not significantly differ then the estimating process modeled by Model . Otherwise, if the probability of captured is significantly different the estimating process modeled by Model . In this paper, will be shown the estimating process on closed population modeled by Model  and Model . The application of each models is applied to calculate the population of humpback whales (Megaptera novaeangliae) and the population of squirrels (Eutamias minimus). Based on the calculation results, obtained that the humpback whale population size estimates are 121 whales and the squirrel population size estimates are 50 squirrels. Keywords: Analysis of Capture-Recapture Data, Estimation of Closed Population Size, Model , Model .
PENERAPAN METODE SCHNABEL DALAM MENGESTIMASI JUMLAH ANGGOTA POPULASI TERTUTUP (Studi Kasus Perhitungan Populasi Ikan Mola-mola) Savitri, Gina; Dasari, Dadan; Agustina, Fitriani
Jurnal EurekaMatika Vol. 4, No. 1 (2016): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Program Studi Matematika Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Jumlah populasi baik manusia, hewan, tumbuhan berubah setiap waktu. Informasi mengenai jumlah populasi ini dibutuhkan untuk mengetahui keragaman dan kemelimpahan makhluk hidup agar tetap terjaga kelestariannya. Statistika telah mengembangkan sebuah metode dalam mengestimasi jumlah anggota populasi hewan pada populasi tertutup yaitu metode Capture Mark Release Recapture (CMRR) yaitu metode estimasi populasi yang dilakukan dengan cara menangkap, menandai, melepaskan dan menangkap kembali sampel sebagai metode pengamatan populasi.Teknik Capture Mark Release Recapture (CMRR) terdiri dari 3 metode, yaitu metode Licoln-Petersen, metode Schnabel dan metode Schumacher-Eschmeyer. Metode yang paling sederhana dalam Capture Mark Release Recapture (CMRR) adalah metode Licoln-Petersen. Metode Licoln-Petersen merupakan metode yang dilakukan dengan satu kali penandaan (marking) dan satu kali penangkapan ulang (recapture). Karena estimasi yang diperoleh dari metode ini dinilai kurang akurat, maka untuk mengatasi kekurangan tersebut muncul sebuah metode baru yaitu metode Schnabel. Metode Schnabel merupakan metode estimasi jumlah anggota populasi dalam teknik Capture Mark Release Recapture (CMRR) dimana pengambilan sampel dan penandaan sampelnya dilakukan lebih dari dua kali. Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini penulis mencoba mengaplikasikan metode Schnabel dalam menghitung populasi ikan mola-mola. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh bahwa estimasi jumlah anggota populasi ikan mola-mola adalah sebanyak 450 ikan.Kata Kunci: Populasi hewan, ikan mola-mola, Capture Mark Release Recapture (CMRR), metode Schnabel.ABSTRACT. The number of human, animal and plant population changes every time.The most accurate method to determine the density of population is by counting the number of the entire individual (cencus), but it is getting hard to conducted due to various constraints such as the natural situation, the locations of research, the funding and the time.Statistics have developed a method to estimate the number of animal populations in the covered population. The technique is Capture Mark Release Recapture (CMRR). The population estimation in this technique is done by capturing, marking, releasing and recapturing sample population as a method of observation.In Capture Mark Release Recapture (CMRR) there is 3 methods, Licoln-Petersen Method, Schnabel Method and Schumacher-Eschmeyer method. Licoln-Petersen is the simplest method in Capture Mark Release Recapture (CMRR). Licoln Petersen is the method which is performed with one marking and one recapture. Because of the estimates obtained from this method was considered less accurate, then to overcome these deficiencies, the method od Schnabel arose. Schnabel method is a method of estimating the number of closed population in Capture Mark Release Recapture (CMRR)  which is sampling and marking more than twice. In writing this paper, the researcher tried to apply Schnabel method in calculating the population of sunfish. Based on the calculations, the estimation number of the sunfish population is 450 fish.Keyword: Animal population, Sunfish, Capture Mark Release Recapture (CMRR), Schnabel Method.
REGRESI NONPARAMETRIK BIRESPON SPLINE Nurdiani, Nunung; Herrhyanto, Nar; Dasari, Dadan
Jurnal EurekaMatika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Matematika Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Salah satu ciri majunya suatu negara adalah dengan majunya pembangunan manusia. Pembangunan manusia berperan penting dalam suatu negara. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembangunan manusia, diantaranya pendidikan dan ekonomi. Salah satu komponen yang berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia adalah tingkat pendidikan yang diukur dengan Angka Melek Huruf dan Rata-Rata Lama Sekolah. Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk memodelkan Angka Melek Huruf dan Rata-Rata Lama Sekolah adalah regresi nonparametrik birespon spline. Metode ini digunakan karena Spline memiliki kelebihan yakni model akan cenderung mencari estimasinya kemanapun data tersebut akan bergerak. Pemilihan model terbaik berdasarkan nilai Generalized Cross Validation (GCV) yang minimum. Model terbaik yang dihasilkan dari penelitian ini adalah model linear dengan satu titik knot. Kata kunci : Pembangunan Manusia, Rata-Rata Melek Huruf, Rata-Rata Lama Sekolah, Regresi Nonparametrik Birespon Spline, GCV. ABSTRACT: One feature of progress of a country is the advancement of Human Development. Human Development plays an important role in a country. Factors that influence Human Development, including education and the economy. One of components that affect the Human Development index is measured by the level of education Literacy Rate and Mean Year School. In this research method is used to model Literacy Rate and Mean Year School is nonparametric biresponse spline regression. This method is used because the spline has the advantage that the model will tend to look for the estimate wherever the data is moved. Selecting the best model is based on the minimum Generalized Cross Validation (GCV). Best model resulting from tis researc is a linear model with one knot. Keywords: Human Development, Literacy Rate, Mean Year School, nonparametric biresponse spline regression, GCV
Ethnomathematics Study: Mathematical Ideas in Malay Weaving Motifs in Pekanbaru City as A Basis for Developing Contextual Learning Hafilah, Putri; Dasari, Dadan; Juandi, Dadang
International Conference on Elementary Education Vol. 3 No. 1 (2021): Proceedings The 3rd International Conference on Elementary Education
Publisher : Elementary Education Study Program School of Postgraduate Studies Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1988.957 KB)

Abstract

Ethnomathematics is present as contextual learning that presents mathematical aspects of culture. Culture and mathematics are integrated into aspects of people's lives everywhere, including the Riau Malay ethnic community. One of the traditional arts of the Riau Malay community is songket weaving. Each region has its characteristic motifs. This study aims to explore the mathematical aspects contained in the Riau Malay songket woven motifs in the city of Pekanbaru. The data collection technique used ethnographic principles, namely: (1) interviews; (2) participant observation; (3) documentation; and (4) field notes. The subject of this research is the social situation of the Riau community in Pekanbaru City where there is a place, focusing on the production activities of the Malay Riau songket weaving motif. The findings of this study are that weaving activities have a mathematical aspect, namely the concept of flat plane geometry. This research is expected to contribute to the development of learning that uses local cultural ideas for mathematics learning in schools, especially schools in Riau.
REGRESI NONPARAMETRIK BIRESPON SPLINE Nurdiani, Nunung; Herrhyanto, Nar; Dasari, Dadan
Jurnal EurekaMatika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.425 KB) | DOI: 10.17509/jem.v5i1.10312

Abstract

ABSTRAK: Salah satu ciri majunya suatu negara adalah dengan majunya pembangunan manusia. Pembangunan manusia berperan penting dalam suatu negara. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembangunan manusia, diantaranya pendidikan dan ekonomi. Salah satu komponen yang berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia adalah tingkat pendidikan yang diukur dengan Angka Melek Huruf dan Rata-Rata Lama Sekolah. Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk memodelkan Angka Melek Huruf dan Rata-Rata Lama Sekolah adalah regresi nonparametrik birespon spline. Metode ini digunakan karena Spline memiliki kelebihan yakni model akan cenderung mencari estimasinya kemanapun data tersebut akan bergerak. Pemilihan model terbaik berdasarkan nilai Generalized Cross Validation (GCV) yang minimum. Model terbaik yang dihasilkan dari penelitian ini adalah model linear dengan satu titik knot. Kata kunci : Pembangunan Manusia, Rata-Rata Melek Huruf, Rata-Rata Lama Sekolah, Regresi Nonparametrik Birespon Spline, GCV. ABSTRACT: One feature of progress of a country is the advancement of Human Development. Human Development plays an important role in a country. Factors that influence Human Development, including education and the economy. One of components that affect the Human Development index is measured by the level of education Literacy Rate and Mean Year School. In this research method is used to model Literacy Rate and Mean Year School is nonparametric biresponse spline regression. This method is used because the spline has the advantage that the model will tend to look for the estimate wherever the data is moved. Selecting the best model is based on the minimum Generalized Cross Validation (GCV). Best model resulting from tis researc is a linear model with one knot. Keywords: Human Development, Literacy Rate, Mean Year School, nonparametric biresponse spline regression, GCV.
PENERAPAN MODEL M_o DAN MODEL M_t UNTUK MENGESTIMASI UKURAN POPULASI TERTUTUP PADA DATA CAPTURE-RECAPTURE Lubis, Asep Ridwan; Dasari, Dadan; Agustina, Fitriani
Jurnal EurekaMatika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.183 KB) | DOI: 10.17509/jem.v5i1.10297

Abstract

ABSTRAK. Statistika merupakan keilmuan yang bertujuan mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menarik kesimpulan berdasarkan analisis data. Salah satu kajian yang terus dikembangkan dalam statistika yaitu analisis data Capture-Recapture. Analisis data Capture-Recapture memiliki ciri yaitu mengumpulkan data dengan teknik Capture, Mark, Release, Recapture (CMRR). Permasalahan yang akan dibahas karya tulis ini yaitu mengestimasi ukuran populasi pada data tersebut. Estimasi populasi merupakan proses pendekatan matematis untuk menaksir ukuran populasi. Populasi merupakan objek yang memiliki karakteristik tertentu yang akan dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Banyak anggota suatu populasi disebut ukuran populasi. Berdasarkan karakteristik ukuran, populasi dikelompokkan menjadi dua yaitu populasi tertutup dan populasi tidak tertutup. Populasi tertutup berarti banyak anggota dalam populasi dari waktu ke waktu konstan, sedangkan populasi tidak tertutup berarti banyak anggota dalam populasi dari waktu ke waktu tidak konstan. Estimasi ukuran populasi tertutup dipengaruhi oleh nilai peluang penangkapan pada setiap kesempatan penangkapan. Apabila nilai peluang penangkapan selama penelitian tidak berbeda secara signifikan maka estimasi populasi akan dimodelkan dengan Model . Sedangkan, apabila nilai peluang penangkapan selama penelitian berbeda secara siginifikan maka estimasi populasi akan dimodelkan dengan Model . Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini, penulis mencoba mengestimasi populasi pada Model  dan Model  serta mengaplikasikan kedua model tersebut dalam menghitung populasi paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) dan populasi tupai (Eutamias Minimus). Berdasarkan hasil penghitungan diperoleh bahwa estimasi ukuran populasi paus bungkuk adalah sebanyak 121 paus. Sedangkan estimasi ukuran populasi tupai adalah sebanyak 50 tupai. Kata kunci: Analisis data Capture-Recapture, Estimasi Ukuran Populasi Tertutup, Model , Model .  ABSTRACT. Statistics is a science that aims to collecting, processing, presenting, and draw the conclusions based on the analysis of data. One of study is developing in statistical is Analysis of Capture-Recapture Data. Analysis of Capture-Recapture Data has a characteristic which collects data by using technics : Capture, Mark, Release, Recapture (CMRR). The Problems will discussed this paper is how about estimate the closed population size. Estimating the population is a mathematical approach to estimate the population size. Population is an object which has certain characteristics that will be studied and drawn conclusions. The number of all members on population is called the size of population. Based on the characteristics of size, population has grouping into two : closed population and open population. Closed population means the size of population is constant during over time, while open population means the size of population is not constant during over time. Estimating the size of closed population are affected by probability of captured on each occasion the arrest. If the probability of captured during the study is not significantly differ then the estimating process modeled by Model . Otherwise, if the probability of captured is significantly different the estimating process modeled by Model . In this paper, will be shown the estimating process on closed population modeled by Model  and Model . The application of each models is applied to calculate the population of humpback whales (Megaptera novaeangliae) and the population of squirrels (Eutamias minimus). Based on the calculation results, obtained that the humpback whale population size estimates are 121 whales and the squirrel population size estimates are 50 squirrels. Keywords: Analysis of Capture-Recapture Data, Estimation of Closed Population Size, Model , Model .
PENERAPAN METODE SCHNABEL DALAM MENGESTIMASI JUMLAH ANGGOTA POPULASI TERTUTUP (Studi Kasus Perhitungan Populasi Ikan Mola-mola) Safitri, Gina; Dasari, Dadan; Agustina, Fitriani
Jurnal EurekaMatika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.6 KB) | DOI: 10.17509/jem.v4i1.10647

Abstract

ABSTRAK. Jumlah populasi baik manusia, hewan, tumbuhan berubah setiap waktu. Informasi mengenai jumlah populasi ini dibutuhkan untuk mengetahui keragaman dan kemelimpahan makhluk hidup agar tetap terjaga kelestariannya. Statistika telah mengembangkan sebuah metode dalam mengestimasi jumlah anggota populasi hewan pada populasi tertutup yaitu metode Capture Mark Release Recapture (CMRR) yaitu metode estimasi populasi yang dilakukan dengan cara menangkap, menandai, melepaskan dan menangkap kembali sampel sebagai metode pengamatan populasi.Teknik Capture Mark Release Recapture (CMRR) terdiri dari 3 metode, yaitu metode Licoln-Petersen, metode Schnabel dan metode Schumacher-Eschmeyer. Metode yang paling sederhana dalam Capture Mark Release Recapture (CMRR) adalah metode Licoln-Petersen. Metode Licoln-Petersen merupakan metode yang dilakukan dengan satu kali penandaan (marking) dan satu kali penangkapan ulang (recapture). Karena estimasi yang diperoleh dari metode ini dinilai kurang akurat, maka untuk mengatasi kekurangan tersebut muncul sebuah metode baru yaitu metode Schnabel. Metode Schnabel merupakan metode estimasi jumlah anggota populasi dalam teknik Capture Mark Release Recapture (CMRR) dimana pengambilan sampel dan penandaan sampelnya dilakukan lebih dari dua kali. Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini penulis mencoba mengaplikasikan metode Schnabel dalam menghitung populasi ikan mola-mola. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh bahwa estimasi jumlah anggota populasi ikan mola-mola adalah sebanyak 450 ikan.Kata Kunci: Populasi hewan, ikan mola-mola, Capture Mark Release Recapture (CMRR), metode Schnabel.ABSTRACT. The number of human, animal and plant population changes every time.The most accurate method to determine the density of population is by counting the number of the entire individual (cencus), but it is getting hard to conducted due to various constraints such as the natural situation, the locations of research, the funding and the time.Statistics have developed a method to estimate the number of animal populations in the covered population. The technique is Capture Mark Release Recapture (CMRR). The population estimation in this technique is done by capturing, marking, releasing and recapturing sample population as a method of observation.In Capture Mark Release Recapture (CMRR) there is 3 methods, Licoln-Petersen Method, Schnabel Method and Schumacher-Eschmeyer method. Licoln-Petersen is the simplest method in Capture Mark Release Recapture (CMRR). Licoln Petersen is the method which is performed with one marking and one recapture. Because of the estimates obtained from this method was considered less accurate, then to overcome these deficiencies, the method od Schnabel arose. Schnabel method is a method of estimating the number of closed population in Capture Mark Release Recapture (CMRR)  which is sampling and marking more than twice. In writing this paper, the researcher tried to apply Schnabel method in calculating the population of sunfish. Based on the calculations, the estimation number of the sunfish population is 450 fish.Keyword: Animal population, Sunfish, Capture Mark Release Recapture (CMRR), Schnabel Method.