Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Historis Pondok Pesantren Anwaar-Ul-Uloom Bontocani Kab. Bone Provinsi Sulawesi Selatan Agus Agus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.767 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3634268

Abstract

The purpose of this study is to analyze the history of estabishing in pesantren Anwar-Ul-Uloom Bontocani province of South Sulawesi Regency. Focus in the problem was on the performance of the pesantren and leadeship Anwar-Ul-Uloom Bontocani province of South Sulawesi Regency. To address the issu posed. Date collection is carried outantle ground using observation techniques, interview and dokementation. The source of the date was pesantren, which included the founder of pesantren, leader of boarding schools and the local goverment. Data collected is then prepared using qualitative descriptive analysis with date reduction, date presentation and verification of date or deducation with drawel . As for the aproach used by historical aproach and the sosilogical aproach. Reseach shows that: 1) The reality of pesantren was initated by negotiation on family and approval of the local goverment. 2) Pesantren opesionalizing was led by one the tabligh members who was a close friend of the family of the founder of boarding school Anwar-Ul-Uloom Bontocani province of South Sulawesi Regency.
PENGARUH PENGERINGAN DAUN TURI (SESBANIA GRANDIFLORA) TERHADAP DEGRADASI BAHAN KERING DAN PROTEIN DALAM RUMEN RUSDI RUSDI; ROSMIATY ARIEF; AGUS AGUS
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 10 No 2 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.783 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh pengeringan daun turi terhadap karakteristik degradasi dalam rumen, melalui metode in sacco menggunakan kantong nilon. Daun turi segar dan kering dipotong/dicincang untuk mendapatkan sampel yang homogen dengan ukuran partikel 1 mm. Sebanyak 2 gr dari masing masing sampel daun dimasukkan ke dalam kantong dan diinkubasi ke dalam fistula domba dengan tiga ulangan. Sampel tersebut diinkubasi selama 4, 8, 16, 32, 64 dan 72 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat degradasi dan keteruraian bahan kering dan protein kasar dari daun segar lebih tinggi jika dibandingkan dengan daun kering. Nilai karakteristik degradasi pada daun turi segar yaitu 41,36%, 42,50%, dan 6,41% per jam masing-masing untuk fraksi a, b dan c, sementara nilai pada daun turi kering sebesar 7,93%, 55,53%, dan 2,22% per jam masing-masing untuk fraksi a, b dan c. Tingkat keteruraian protein efektif sebesar 74,77 dan 37,03% untuk daun turi segar dan kering. Berdasarkan hasil kajian ini, disimpulkan bahwa perlakuan pengeringan daun turi dapat menurunkan tingkat degradasi dalam rumen, dan diharapkan meningkatkan protein lolos degradasi dan selanjutnya meningkatkan suplai nitrogen (protein) pascarumen.
PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL TERHADAP PEMAHAMAN AKUNTANSI : KECERDASAN SPIRITUAL DAN KECERDASAN EMOSIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERATING Agus Agus; Kirmizi Kirmizi; Enni Savitri
Jurnal Ekonomi Vol 25, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.204 KB) | DOI: 10.31258/je.25.1.p.105

Abstract

This research purpose to test the influence of intellectual intelligence against the understanding of accounting with spiritual intelligence and emotional intelligence as a variable moderation. Population and sample in the research master's degree Accounting students, this University of Riau. This research got 101 sample respondents. By using regression analysis models with spss version 16. The results showed that the intelligence of the intellectual influence on the understanding of accounting. intellectual intelligence to accounting understanding moderated with spiritual intelligence. intellectual intelligence does not affect accounting understanding moderated by emotional intelligence.
RITUAL ANDINGINGI DI DESA TANAH TOWA KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Agus Agus; Adriana Mustafa
Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab dan Hukum Vol. 1, No. 2, Mei 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/shautuna.v1i2.13722

Abstract

AbstrakTulisan ini membahas tentang ritual Andingingi komunitas Kajang Desa Tanah Towa Kecematan Kajang Kabupataen Bulukumba. Untuk membahas permasalahan tersebut diatas, maka jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan. yang dimana penulis lansung terjun ke lapangan dengan diperkuat hasil wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual Andingingi  merupakan tradisi yang dilakukan dari turun temurun. Ritual Andingingi yaitu kegiatan yang dilakukan sekali dalam setahun. Jika dikaitkan dengan agama, maka hal tersebut dapat mengarah kepada kemusyirikan, karena mereka mengakui Tuhan sebagai pencipta segala-galanya. Namun, dilain hal mereka mempercayai adanya kekuatan gaib yang mempengaruhi kehidupan manusia. Mereka masih mengakui kekuatan lain selain dari kehendak dan kekuasaan Tuhan.Kata Kunci: Ritual Andingingi; Kajang; Bulukumba. AbstractThis paper discusses the Andingingi ritual, 1) What is the purpose of the Andingingi riual, which is carried out by the Kajang community Tanah Towa Village, Kecabung Kajang, Bulukumba Regency ?, 2) What is the form of the Andingingi Kajang community? 3). What is the Islamic view of the Andingingi ritual of the Kajang community, Tanah Towa Village, Kecajang Kajang District, Bulukumba? To discuss the above problems, the type of research conducted is field research. where the writer jumped into the field with the results of interviews and documentation. The results of this study indicate that the Andingingi ritual is a tradition carried down from generation to generation. Andingingi ritual is an activity that is carried out once a year. If it is related to religion, then it can lead to shirk, because they acknowledge God as the creator of everything. However, on the other hand they believe in supernatural forces that affect human life. They still recognize other strength apart from God's will and power.     Keyword: The Andingingi Ritual; Kajang; Bulukumba
FAKTOR-FAKTOR KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA KURSUS KOMPUTER (STUDI KASUS DI KURSUS KOMPUTER TRACOM TANJUNG RAJA KABUPATEN OGAN ILIR) Agus Agus; Azizah Husin
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 8, No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v8i2.14868

Abstract

Penelitian mengenai faktor kemandirian belajar peserta kursus komputer ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan faktor kemandirian belajar dari para peserta kursus. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak lima orang yang merupakan peserta kursus komputer. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima subjek penelitian telah menunjukkan sikap atau perilaku yang cenderung dipengaruhi oleh faktor dari dalam diri atau faktor internal, seperti sikap tanggung jawab, inisiatif, percaya diri, dan disiplin dalam belajar. Namun dalam penelitian ini tidak menutup kemungkinan bahwa terdapat faktor eksternal seperti dengan ditunjangnya para peserta dalam belajar dengan sarana atau pemenuhan dalam kebutuhan dalam belajar serta pembelajaran di rumah juga didukung dengan suasana rumah yang tidak ramai.
Penyakit Akibat Kerja Disebabkan Faktor Fisik Agus Agus; Hudyono J
Jurnal Kedokteran Meditek vol. 17 no. 43 Januari-April 2011
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerja Sama Antara Masyarakat Dengan Pesantren Anwaar-Ul-Uloom Bontocani Sulawesi Selatan Agus Agus; Mustamin Giling
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 4 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.085 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4314061

Abstract

This study aimed to describe the cooperation between the community and the Anwaar-Ul-UloomBontocani Islamic Boarding School of South Sulawesi. The sub-problems studied were focused on 1) the process of communication between the community and the Anwaar-Ul-UloomBontocani Islamic Boarding School of South Sulawesi. 2) The Form of cooperation between the Community and the Anwaar-Ul-UloomBontocani Islamic Boarding School of South Sulawesi. To discuss these problems, it was conducted a data collection in the field by using observation, interview and documentation techniques. The data sources were the community and the Boarding School. The data were collected and processed by using qualitative descriptive analysis through data reduction, data presentation, and data verification or concluding. This research used a sociological approach. The results showed that: 1) the communication process between the community and the Anwaar-Ul-Uloom Bontocani Islamic Boarding School in South Sulawesi was well established, particularly the communication process with the government and community and religious leaders. 2) The form of cooperation between the community and the Anwaar-Ul-Uloom Bontocani Islamic Boarding School in South Sulawesi could be seen from the participation of the Boarding School in various social and religious activities, for example, social service activities, anniversary commemoration (freedom) of the Republic of Indonesia, Safari Ramadhan, and several other socio-religious activities.
Penentuan Nilai Energy Gap Lapisan Tipis TiO2/C Dengan Menggunakan Metode Touc Plot Agus Agus; Helga Dwi Fahyuan; Damris M
Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.926 KB) | DOI: 10.19109/jifp.v3i2.3914

Abstract

Research has been conducted on the determination of the value of the TiO2/C energy gap using the Touc Plot method. The purpose of this study was to determine the effect of the addition of percent doping C to the energy gap on TiO2. In this study the variation of doping C percent on TiO2 was 0, 0.2, 0.4, and 0.6%. To obtain the energy gap value of TiO2/C, a transmittance test was performed using a UV-Vis spectrophotometer. The data transmission is processed using the swanepoel equation to determine the refractive index and thickness of the TiO2 / C that is used to determine the value of the energy gap using the touc plot method, and obtain each energy gap with each doping variation of 3.2, 2 , 60, 2.77, 3.0 eV. Where with the addition of doping C to TiO2 the value of the gap energy produced decreases. Keywords: TiO2/C, Swanepoel, Energy Gap
Pemetaan Objek Wisata Alam Kabupaten Kepulauan Selayar Berbasis Sistem Informasi Geografis Arcgis 10.5 Agus Agus; Masri Ridwan
Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol 1 No 1: Februari – Juli 2019
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3091.329 KB) | DOI: 10.33649/pusaka.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sebaran daerah tujuan wisata di Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai salah satu unsur penunjang sektor pariwisata. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif, sumber data diperoleh melalui survei dengan catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi, sementara teknik pengolahan data menggunakan bantuan software ArcGIS 10.5 dengan memvisualisasikan data, berupa data spasial serta peparan data secara deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 23 objek wisata alam yang tersebar di Kecamatan Passimarannu, Pasilambena, Taka Bonerate, Bontosikuyu, Bontoharu, Benteng dan Bontomatene, selain itu hasil pemetaan Daerah Tujuan Wisata Kabupaten Kepulaua Selayar terdiri dari data grafis dan atribut masing-masing objek wisata.
ANALISIS DAYA DUKUNG POTENSI WISATA BAHARI BARU DI KAWASAN WISATA PULAU WEH SEBAGAI PULAU TERLUAR Agus Agus
Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol 1 No 2: Agustus – Januari 2019
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.371 KB) | DOI: 10.33649/pusaka.v1i2.14

Abstract

Analisis Daya Dukung Potensi Wisata Bahari Baru Di Kawasan Wisata Pulau Weh Sebagai Pulau Terluar. Pulau Weh memiliki panorama alam yang menarik yang tersebar dihampir semua wilayah, salah satunya adalah keindahan pantai, pemandangan bawah laut dengan terumbu karang, berbagai jenis ikan hias, pemandangan alam pegunungan, dan monumen tugu kilometer nol Indonesia. Lokasi penelitian dilakukan di Pulau Sabang. Metode penelitian yang digunakan dalam bentuk deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan survei. Polupasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pelaku bisnis, masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Objek Wisata Pantai Iboh. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, pengamatan, dokumentasi, studi pustaka, kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif berdasarkan persentase, tentang penilain aspek fisik dan penialaian aspek prilaku masyarakat. Sedangkan untuk mengkaji potensi objek wisata, dilakukan analisis penilaian dan pengharkatan berdasarkan potensi yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, empat aspek yang dianalsis, yaitu: atraksi, aktifitas, aksesibilitas dan amenitas menunjukkan bahwa semua aspek diatas memberikan kontribusi dalam pengembangan potensi wisata baru yang dapat dikembangkan di Pulau Weh, namun fokus pengembangan potensi daya tarik wisata yang ada di Pulau weh yaitu pada aspek fisik untuk mendukung atraksi dan aktivitas wisata yang ada.