Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIFITAS WHATSAPPS GROUP PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH MATA KULIAH MANAJEMEN OLAHRAGA SELAMA COVID-19 Arnaz Anggoro Saputro; Novita Nur Synthiawati
STAND Vol 2 No 1 (2021): STAND : Journal Sports Teaching and Development
Publisher : UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/j-stand.v2i1.3508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat efektivitas WhatsApps Group pada pembelajaran jarak jauh dampak Covid-19. Proses pembelajaran dilakukan secara online, sehingga setiap pekan sebelum masuk materi akan ada lembar kerja yang harus diisi dan diselesaikan oleh mahasiswa. Pembelajaran menggunakan WhatsApps Group, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa efektivitas penggunaan WhatsApps Group pada pembelajaran jarak jauh mata kuliah manajemen olahraga selama Covid- 19 cukup efektif digunakan dengan persentase 65,31%.
Survey Tingkat Kepercayaan Diri Peserta Didik Dalam Pembelajaran Online PJOK Pada Masa Pandemi Covid 19 Novita Nur Synthiawati; Ilmul Ma’arif
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 2 No. 3 (2021): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v2i3.130

Abstract

Seseorang yang memiliki kepercayaan diri biasanya menganggap bahwa dirinya mampu melakukan segala sesuatu yang dihadapinya dengan kemampuan yang dimilikinya. Rasa percaya diri sangat membantu manusia dalam masa perkembangan pribadinya. khususnya bagi remaja. Tujuan penelitian ini adalah Memperoleh gambaran tingkat percaya diri peserta didik SMA Negeri 1 Nganjuk tahun ajaran 2019/2020 terhadap kehidupan di sekolah. Subyek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Nganjuk tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah total 100 siswa. Desain penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Data tingkat kepercayaan diri di dapatkan dari lembar angket/ kuesioner yang terdiri dari 46 butir pernyataan dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian yang didapat disimpulkan melalui analisis Deskriptif persentase dengan hasil SMA Negeri 1 Nganjuk sebesar 51%. Masuk dalam kategori “tinggi” dengan kategori tinggi sebanyak 38% dan kategori rendah sebanyak 11% responden. Dengan hasil yang didapat demikian diharapkan peserta didik lebih dapat mengontrol emosinya, terlebih pada kepercayaan diri sehingga dapat meengeluarkan segenap kemampuan yang dimiliki agar mendapatkan sesuai hasil yang diharapkan.
Training on the Utilization of Waste Waste into Brickets as Alternative Energy in Wringinpitu Village Novita Nur Synthiawati; Akeo Wahyudi; Silvina Nur Aini; Angga Wahyu Hidayah; Deni Prasetyo
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v3i2.1789

Abstract

Wringinpitu Village is one of the furniture-producing villages located in the Mojowarno District, Jombang Regency, East Java Province. As an industrial village that produces furniture, of course there are products from the manufacturing process that are not used, namely wood sawdust (grajen). Grajen is a sawn waste that is not reprocessed by the community. In community service carried out by the implementing team, they offered a solution in the form of training in the processing of sawn wood waste which resulted in briquette products. Briquettes are one of the alternative fuels that are environmentally friendly, briquettes can usually be made from rice husks, coconut shells, corncobs and grajen. Which is in the making through the process of burning or writing which will later be mixed with starch or tapioca as an adhesive and then printed as desired which can later be sold by the public. Briquettes are environmentally friendly steel products, the difference between briquettes and other charcoals is that they have minimal smoke and are more durable.
GERAKAN EDUKASI POLA HIDUP SEHAT MENUJU KELUARGA YANG MANDIRI BAGI MASYARAKAT DESA JOMBOK KEC. NGORO JOMBANG Ririn Febriyanti; Novita Nur Synthiawati; Slamet Boediono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11637

Abstract

ABSTRAKKeluarga merupakan pengalaman pertama bagi anak-anak. Kondisi sehat dengan cara merubah perilaku dapat dimulai dari lingkungan tatanan rumah tangga. Lingkungan rumah tangga merupakan lingkungan awal dimana manusia itu belajar. Pembentukan perilaku individu sangat diperlukan terlebih di masa Pandemi seperti saat ini. Tantangan menjadi semakin berat sejalan dengan kebutuhan hidup yang terhambat mobilitasnya dikarenakan wabah virus COVID 19,  sehingga keluarga adalah satu - satunya harapan untuk tetap tangguh dan tanggap dalam mengatasi segala kemungkinan yang terjadi hingga terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri dan keluarga yang bebas dari stunting. Pengabdi sebagai pengemban Tri darma Perguruan Tinggi melakukan kegiatan dengan memberikan edukasi dan pendampingan untuk mewujudkan keluarga sehat dan mandiri. Permasalahan  yang dihadapi mitra Desa Jombok Kecamatan Ngoro antara lain adalah (1). Kurangnya pemahaman Kemandirian Keluarga dalam hal ini adalah pengembangan karakter remaja sehingga berdampak pada perilaku remaja dan gizi, (2). Pernikahan Usia Muda dan perceraian relatif tinggi pada tahun 2020 sd 2021; 3) Kurangnya Pengetahuan tentang Pola Asuh baik terhadap Balita, Remaja dan Bumil. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini yaitu 1). dengan pendekatan asset based comununity driven develompment melalui edukasi dan pendampingan yang mengarah pada konteks pemahaman dan internalisasi aset, potensi, kekuatan dan pendayagunaan secara mandiri dan maksimal ; 2). Diskusi yang berupa tanya jawab tetapi lebih tepatnya sharing pengalaman mengenai bagaimana menanamkan dan mengembangkan karakter pada remaja serta perkembangan gizi keluarga. Hasil dari pengabdian ini yaitu 1). Meningkatnya pemahaman peran keluarga (ayah/bunda) sebagai perwujudan keluarga sehat dan mandiri , (2) Meningkatnya  pemahaman tentang pola pikir dan pola asuh serta peroblematika yang dihadapi remaja sebagai perwujudan keluarga sehat , mandiri dan bebas stunting. Kata kunci: edukasi; keluarga mandiri; pola hidup sehat ABSTRACTFamily is the first experience for children. Healthy conditions by changing behavior can be started from the household environment. The home environment is the initial environment in which humans learn. The formation of individual behavior is very necessary especially in this time of Pandemic. The challenges are getting tougher in line with the needs of life whose mobility is hampered due to the COVID-19 virus outbreak, so the family is the only hope to remain strong and responsive in overcoming all possibilities that occur until the realization of a healthy, independent family and a family free from stunting. Servants as carriers of the Tri Dharma of Higher Education carry out activities by providing education and assistance to create healthy and independent families. The problems faced by the partners of Jombok Village, Ngoro District, include (1). Lack of understanding of Family Independence in this case is the development of adolescent character so that it has an impact on adolescent behavior and nutrition, (2). Young Marriage and divorce are relatively high in 2020 to 2021; 3) Lack of Knowledge about Good Parenting for Toddlers, Teenagers and Pregnant Women. The methods used in this service program are 1). with an asset-based community driven development approach through education and assistance that leads to the context of understanding and internalizing assets, potentials, strengths and utilization independently and maximally; 2). Discussions in the form of questions and answers, but rather sharing experiences on how to instill and develop character in adolescents and the development of family nutrition. The results of this service are 1). Increased understanding of the role of the family (father/mother) as the embodiment of a healthy and independent family, (2) Increased understanding of mindset and parenting patterns and problems faced by adolescents as the embodiment of a healthy, independent and stunting-free family. Keywords: education; independent family; healthy lifestyle