Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK Sargassum aquifolium Bambang Ali Akbar; Nunik Cokrowati; Mursal Ghazali; S Sunarpi; Aluh Nikmatullah
Jurnal Kelautan Vol 9, No 1: April (2016)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v9i1.1055

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penggunaan Sargassum aquifolium dengan konsentrasi dan lama waktu perendaman yang berbeda terhadap pertumbuhan Kappaphycus alvarezii, serta mengetahui pengaruh penggunaan S. aquifolium terhadap persentase kadar karaginan K. alvarezii. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor 1 berupa konsentrasi ekstrak Sargassum aquifolium dan faktor 2 berupa perlakuan lama perendaman. Faktor 1 terdiri atas 4 perlakuan konsentrasi perendaman yaitu kontrol (K0), konsentrasi 5% (K1), 10% (K2), 15% (K3). Faktor 2 terdiri atas 3 taraf yaitu lama perendaman 30 menit (T1), 60 menit (T2) dan 90 menit (T3).  Data variabel penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Sargassum aquifolium tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii. Perlakuan K1T3 (perendaman dengan konsentrasi 5% selama 90 menit) menunjukkan hasil tertinggi dari perlakuan lainnya, nilai laju pertumbuhan spesifik 6.11%, pertumbuhan mutlak 663.89 gram, berat kering 197.80 gr dan nilai kadar karaginan yaitu 53.33%. Berat kering terendah diperoleh pada perlakuan K3T3 (perendaman dengan konsentrasi 15% selama 90 menit). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak Sargassum aquifolium tidak memiliki pengaruh nyata terhadap pertumbuhan Kappaphycus alvarezii dan kadar karaginan tertinggi adalah 53.33% terdapat pada perlakuan  konsentrasi ekstrak Sargassum aquifolium 5% dengan perendaman selama 90 menit.Kata Kunci: berat kering, ekstrak, karaginan, perendaman, pertumbuhan.GROWTH PERFORMANCE OF Kappaphycus alvarezii WITH ADDING Sargassum aquifolium EXTRACTABSTRACTThis research purpose is to study the effect of adding Sargassum aquifolium extract dan time of submersion for growth performance and carrageenan content of Kappaphycus alvarezii. This research used completely randomized design with factorial treatment, consist of two factors. The first factor is concentrations of Sargassum aquifolium extract. The second factor is time of submersion. The first factor consist of 4 treatments are control (K0), consentrasion 5% (K1), 10% (K2), 15% (K3). The second factor consist of submersion time of 30 minutes (T1), 60 minutes (T2) dan 90 minutes (T3). Variable datas of this research was analized using ANOVA (Analysis of Variance) at 5%. The result showed that Sargassum aquifolium extract was not significantly affected growth performace of Kappaphycus alvarezii (P0,05). K1T1 (submersion with a concentration of 5% during 90 minutes) showed the higest results from other treatments, specific growth 6.11%, absolute growth 663.89 g, dry weight 197.80 g and carrageenan content 53.33%. The lowest dry weight is K3T3 (submersion with a concentration of 15% during 90 minutes). The conclusion are Sargassum aquifolium extract did not have any real effect on performance growth of Kappaphycus alvarezii and the highest levels of 53.33% carrageenan contained in the treatment Sargassum aquifolium extract concentration of 5% with submersion time of 90 minutes.Keywords: carrageenan, dry weigth, extract, growth, submersion.
EKSTRAK CAIR DAN PADAT LOMBOK SARGASSUM AQUIFOLIUM MERANGSANG PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L.) Eka S. Prasedya; Sonia A. Pebriani; Yogi Ambana; Anggit LS; Sri Widyastuti; Aluh Nikmatullah; Haji Sunarpi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 19 No. 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.542 KB) | DOI: 10.29303/jbt.v19i2.1367

Abstract

Abstrak : Pemupukan anorganik pada sistem budidaya pertanian menimbulkan beberapa masalah, antara lain biaya produksi meningkat, pendapatan petani menurun, tanah menjadi keras dan tidak subur, serta mencemari lingkungan. Karena itu, perlu ada upaya untuk menemukan sumber bahan baku pupuk yang mudah didapat, murah dn ramah lingkungan. Beberapa peneliti sebelumnya melaporkan bahwa rumput laut mengandung fitohormon dan elemen essensial yang dapat merangsang pertumbuhan dan hasil tanaman. Artikel ini melaporkan pengaruh ekstrak cair dan padat Sargassum aquifolium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Ekstrak cair dan padat alga tersebut diperoleh dengan metode Godlewska et al., 2016. Ekstrak cair (10%) disemprotkan satu kali seminggu selama pertumbuhan vegetatif. Ekstrak padat (5%) diberikan pada media tanah saat tanam. Ekstrak cair secara signifikan mempengaruhi sebagian besar parameter pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah cabang dan berat kering tunas) dan pertumbuhan generatif (jumlah dan berat buah per tanaman), namun ekstrak cair tersebut tidak secara signifikan mempengaruhi berat kering akar. Fenomena serupa juga ditemukan pada pengaruh ekstrak padat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Hasil penelitian ini memberikan indikasi bahwa ekstrak cair yang dilaporkan mengandung fitohormon, dan ekstrak padat yang mengandung elemen essensial dapat dikembangkan sebagai “biostimulan” dan “biofertlizer” organik yang dapat memacu pertumbuhan dan produksi tanaman.Kata kunci : ekstrak cair, ekstrak padat, Sargassum quifolium, pertumbuhan, hasil, tanaman mentimun.Abstract : Aplication of inorganic fertilizer in agriculture cultivation system causes some disadventages, such as increase cost production, reduce farmer’s income and soil fertility, and hqrm our environment. Therefore, it is needed to find out raw materials for fertilizer which easy to obtain, cheap and adaptive to our environment. Previous researchres reported that seaweed contained plant growth hormones and essential elements stimuliting growth and yield of plants. This article reports effect of liquid and solid extracts of Sargassum aquifolium on growth and yield of cucumber plants. Liquid and solid extracts were obtained according to modified Godlewska method (2016). Liquid extract (10%) was sprayed once a week during vegetative growth. Moreover, solid extract (5%) was applied in plant media. Liquid extract influenced significantly most growth parameters, such as plant height, branch number, shoot dry weight and yield parameters like fruit number and fruit weight per plant, but liquid extract did not significantly affect root dry weight. Similar phenomena was also found on the effect of solid extract on growth and yield of cucumber plants. The results suggest that liquid and solid extracts containg plant growth hormones and essential element respectively, could be developed as organic biostimulant and biofertilizer inducing growth and plant production.Keywords : liquid extract, solid extract, Sargassum quifolium, growth, yield, cucumber plants.ÂÂ