Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI KERJA, KOMPETENSI DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA GURU DI YAYASAN PENDIDIKAN NURHASANAH MEDAN Indra Surya; Diding Kusnady; nova yesyca naipospos
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 5 No 1 (2022): Article Research Volume 5 Number 1, Januari 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v5i1.700

Abstract

Yayasan Pendidikan Nurhasanah Medan adalah suatu Lembaga Pendidikan Islam, terletak di Jl. Garu I No 28 Medan. Yayasan ini memiliki 90 orang Guru yang bekerja sebagai pengajar dari tingkat TK, SD, SMP, Mts sampai dengan SMK/SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi, dan Kompensasi terhadap Kinerja karyawan di Yayasan Pendidikan Nurhasanah Medan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa variabel Motivasi kerja dan variabel kompetensi berpengaruh terhadap kinerja karyawan sedangkan variabel kompensasi tidak berpengaruh. Gambaran hasil penelitian yang diperoleh dapat digambarkan dengan persamaan Y = 0,271 + 0,714X1 + 0,409X2 - 0.168 X3, di mana X1 = Motivasi Kerja, X2 = Kompetensi, dan X3 = Kompensasi. Artinya konstanta sebesar 0,271 menyatakan bahwa faktor faktor selain variabel X1, X2, dan X3 yang mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 0,271. Koefisien Motivasi kerja sebesar 0,714 menyatakan bahwa apabila variabel X1 bertambah satu satuan akan menambah pengaruh kinerja karyawan sebesar 0.714 dengan anggapan variabel kompetensi dan kompensasi adalah konstan. Koefisien regresi X2 sebesar 0,409 adalah bahwa apabila variabel X2 bertambah satu satuan akan menambah kinerja pegawai sebesar 0,409 dengan anggapan variabel motivasi kerja dan kompensasi adalah konstan. Selanjutnya dengan koefisien regresi X3 sebesar -0,168. Ini berarti bahwa dengan faktor lain dianggap konstan, pengaruh kompensasi lebih kecil dibandingkan dengan motivasi kerja dan kompetensi. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi yayasan Pendidikan Nurhasanah Medan untuk meningkatkan kinerja guru guru. Untuk itu perlu adanya perhatian terhadap motivasi kerja dalam yayasan. Selain itu, perlu juga dilakukan pengembangan kemampuan karyawan secara terus menerus melalui kompetensi dan kompensasi terhadap para guru.
Analisis Kepuasan Masyarakat Kota Medan terhadap Tim Gugus Tugas Covid-19 Sri Rezeki; Diding Kusnady; Akhwanul Akmal; Indra Surya; Josi Farmiati; Supriyanto Supriyanto
PERSPEKTIF Vol 9, No 2 (2020): PERSPEKTIF - July
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v9i2.3940

Abstract

Indonesia one of the countries exposed by corona virus disease (Covid-19), so the government seriously form task force covid-19. Medan City is the provincial capital of North Sumatra have been exposed to corona virus disease (covid-19) until now starting on a sunday first in june had there are about 500 cases handled by the task force. Is an established by the provincial governments north sumatra to provide us with information in guarding the legal the spread of this virus . It be good or bad the performance of a cluster of a duty in perform this function or assessed by the community. One of the community assessment is a community satisfaction index. In determining community satisfaction index, used the quality and tangible service, responsiveness, reliability, assurance and emphaty. Dimensions tangible facilities team covering physical task force, equipment and personnel the task force. Dimensions responsiveness covering the readiness the task force in inform the community. The reliability covering the ability of the task force in providing services of information real and accurate. Dimensions assurance covering the ability of the task force knowledge related to the spread of covid-19. Dimensions emphaty covering an empathy team task force on the community of the City of Medan. Based on the research done, task force the Province of North Sumatra considered satisfied by the community of the City of Medan.