Tude Popo Pranata
Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian , Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Perbedaan Suhu dan Jenis Kemasan Plastik terhadap Kesegaran Buncis (Phaseolus vulgaris L) selama Penyimpanan Dingin Tude Popo Pranata; Ida Ayu Rina Pratiwi Pudja; Pande Ketut Diah Kencana
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 11 No 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBETA.2023.v11.i01.p11

Abstract

Abstrak Buncis merupakan salah satu jenis sayuran polong yang mudah mengalami respirasi, sehingga mempengaruhi kesegaran produk dan menyebabkan penurunan kualitas produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan suhu dan jenis kemasan plastik (PP dan PE) terperforasi terhadap kesegaran buncis untuk mendapatkan perlakuan terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu suhu penyimpanan dan faktor kedua yaitu jenis kemasan. Faktor pertama terdiri dari suhu 6 ?, 8 ?, dan 10 ?. Faktor kedua terdiri dari jenis kemasan plastik PP dan plastik PE dengan 8 jumlah lubang terperforasi berdiameter 5 mm serta ukuran plastik 11,4 cm x 24 cm yang disimpan selama 15 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tunggal suhu berpengaruh nyata terhadap susut bobot, total padatan terlarut, warna L a b, mutu visual, organoleptik tekstur, organoleptik aroma, dan penerimaan keseluruhan. Perlakuan tunggal jenis kemasan berpengaruh nyata terhadap susut bobot, total padatan terlarut, dan uji kesegaran. Interaksi antara jenis kemasan dengan suhu berpengaruh nyata terhadap total padatan terlarut, warna L dan b, dan uji kesegaran (mutu visual, tekstur, aroma, dan pengamatan keseluruhan). Berdasarkan DMRT perlakuan (lastic PE dan suhu 6 ?) merupakan penyimpanan dingin terbaik, karena penyusutan bobot terkecil sebesar 6,74%, penggelapan warna (a) sebesar -0,66, penguningan warna (b) sebesar 1,61 dan penurunan nilai rata-rata uji kesegaran terbaik sebesar 0,94 sampai hari ke-15. Abstract Chickpeas are a type of legume that is easily respired, thus affecting the freshness of the product and causing a decrease in product quality. This study was to determine the effect of temperature differences and the type of perforated plastic packaging (PP and PE) on the freshness of green beans to get the best treatment. This study used a factorial randomized block design with two treatment factors. The first factor consisted of a temperature of 6 oC, 8 oC, and 10 oC. The second factor consisted of PP and PE plastic packaging types with eight perforated holes with 5 mm diameter and a plastic size of 11.4 cm x 24 cm that stored for 15 days. The results showed that the single treatment of temperature had a noticeable effect on the weight, the texture, total dissolved solids, the color L a b, the visual quality, texture organoleptic, aromas organoleptic, and overall reception. While the single treatment of packaging types has a real effect on weight shrinkage, total dissolved solids, and freshness tests. The interaction between packaging types and temperature has a noticeable effect on total dissolved solids, L and b colors, and freshness tests (visual quality, texture, aroma, and overall observation). Based on DMRT treatment (PE plastic and temperature 6 ?) is the best cold storage, because the smallest weight shrinkage by 6.74%, embezzlement of color (a) by -0.66, color yellowing (b) by 1.61 and decrease in the average value of the best freshness test by 0.94 until the 15th day.