Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemampuan Bakteri Endofit dalam Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah dan Layu Sclerotium (Sclerotium rolfsii) pada Kedelai Husda Marwan; Sri Mulyati; Weni Wilia
JPT : JURNAL PROTEKSI TANAMAN (JOURNAL OF PLANT PROTECTION) Vol 1 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.115 KB) | DOI: 10.25077/jpt.1.2.52-61.2017

Abstract

Endophytic bacteria have potency as candidates of biological control agents to plant disease, because the bacteria as reported to be associated with plant resistance to pathogens. The study aimed to determine the ability of endophytic bacteria to inhibit the growth of Sclerotium rolfsii in vitro, and suppress damping off disease incedence and Sclerotium wilt disease severity on soybean. The ability of endophytic bacteria to inhibit S. rolfsii was carried out on 44 isolates that isolated from soybean, rice and banana. The ability of endophytic bacteria to control damping off disease was carried out on 13 isolates were selected in vitro (BE-CW1, BE-M1, BE-M2, BE-M3, BE-M4, BE-S1, BE-S6, BE-S13, BE-S14, BE -BRRG2, BE-KH1), and also fungicides and two controls (healthy plant and diseased plant). The ability of endophytic bacteria to control Sclerotium wilt was carried out on 6 isolates which showed pressure on damping off disease (BE-M1, BE-M2, BE-M3, BE-M4, BE-CW1, BE-KH2) and 2 controls (healthy plants and diseased plants).The results showed that the thirteen isolates of endophytic bacteria could inhibit mycelial growth and germination S. rolfsii. Soybean seed treatment revealed that dipping the seed in endophytic bacterial isolates suppressed damping off disease incedence with a range of 37.4 to 49.9% and Sclerotium wilt disease severity of 20.1 to 85 % , as well as reduced the mortality of soybean by 26.3 to 84.4 % . BE-KH2 isolate was able to suppress Sclerotium wilt in soybean by 85% and reduce the mortality by 67.5%.
Peningkatan Kompetensi Siswa SMK-PP Negeri Jambi Melalui Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Husda Marwan; Sri Mulyati; Reni Yustien
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i3.4517

Abstract

SMK-PP Negeri Jambi merupakan salah satu sekolah kejuruan yang dimiliki oleh pemerintah Provinsi Jambi untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai keterampilan dasar dalam bidang ilmu pertanian. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) Mengenalkan kepada siswa tentang prospek dan potensi usaha jamur tiram; (2) Memberikanketerampilan carabudidaya jamur tiram.Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah : (1) Penyuluhan tentang prospek dan potensi budidaya jamur tiram; (2) Pelatihan budidaya jamur tiram : pembuatan media tanam (baglog), penanaman bibit jamur pada baglog, pemeliharaan dan pemaanenanjamur tiram. Hasil evaluasi kegiatanmenunjukkan bahwa : (1) Kegiatan penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan siswa tentang potensi usaha budidaya jamur tiram; (2) Pelatihan yang telah dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa tentang budidaya jamur tiram
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Agama Siswa Melalui Metode Diskusi di Sekolah Dasar Sri Mulyati; Dhurrotun Nafisyah
Journal of Basic Education Research Vol 2 No 3 (2021): September
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v2i3.197

Abstract

Tujuan Penelitian: Proses pelajaran di sekolah dasar dapat meningkatkan keaktifan belajar agama siswa melalui metode diskusi di sekolah dasar. Penelitian ini ditunjukkan untuk mendeskripsikan metode diskusi untuk menjelaskan faktor pendukung dan penghambatnya. Metode Penelitian: Penelitian ini penelitian lapangan. Metode yang dipakai deskriptif kualitatif. Informan yang di dapat dari guru kelas sekolah dasar instrumen yang digunakan mengumpulkann data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan Utama: Hasil yang ditemukan bahwasanya metode diskusi dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas belajar peserta didik dijenjang sekolah dasar. Faktor yang mendukung hasil ini adalah penerapan strategi pembelajaran dapat memicu siswa lebih aktif lagi dalam proses pembelajaran dengan ditunjang sarana dan prasarana di sekolah dasar. Keterbaruan Penelitian: Pendidikan sebagai upaya mengubah perilaku peserta didik menjadi lebih baik lagi. Terutama dalam meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran agama melalui metode diskusi di sekolah dasar.