Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

HUBUNGAN USIA IBU DENGAN POLA TIDUR PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DI PUSKESMAS PAJANG SURAKARTA Ratih Prananingrum; Nur Hidayah
Avicenna : Journal of Health Research Vol 1, No 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.013 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v1i2.231

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan ideal usia 25- 0,05 dan p=0.104). Penelitian mendapatkan perijinan KEPK FK UMS No.1183/B.2/KEPK-FKUMS/IV/2018. Simpulan : Kesimpulan tidak ada hubungan berarti antara usia dan Pola Tidur Dengan Loving Massage In Pregnancy pada Ibu Hamil. Kata kunci : Umur, Pola Tidur, Pijat Cinta Dalam Kehamilan
PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN PENDEKATAN METODE STUDENT CENTER LEARNING TIPE COOPERATIVE LEARNING DENGAN METODE CERAMAH TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA DIV KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI ITS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA Ratih Prananingrum
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 8 No. 2 (2020): Vol. 8. No. 2 Juli 2020
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v8i2.188

Abstract

Pendahuluan: Salah satu komponen yang penting dalam pelajaran adalah metode mengajar, yang merupakan suatu cara untuk mencapai tujuan pengajaran. Metode mengajar adalah suatu pengetahuan tentang cara-cara mengajar dipergunakan oleh seorang guru atau instruktur. Cara memberdayakan peserta didik tidak hanya dengan menggunakan strategi atau metode ceramah saja, Salah satu metode yang terdapat pada student center learning adalah metode cooperative learning.Tujuan: Tujuan penelitian untuk menganalisis perbandingkan antara keefektifan penerapan metode student center learning model cooperative learning dengan metode ceramah terhadap hasil belajar mata kuliah Komunikasi pada mahasiswa D IV Semester 2 di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta.Metode: Eksperimen dengan rancangan quasi eksperimen (Pre and Post test group). Subjek penelitian mahasiswa keperawatan anestesiologi Semester 2. Subjek berjumlah 62 responden.Hasil: Rata-rata nilai pretest metode ceramah adalah sebesar 60,42 (± 7,14) dan rata-rata nilai pretest metode cooperative learning sebesar 60,60 (± 7,15) dan rata-rata nilai pretest metode ceramah 60,42 (± 7,14) sedangkan rata-rata nilai posttest metode ceramah 96,28 (± 3,89). Selisih rata-rata nilai posttest dan pretest 35,86 dan rata-rata nilai pretest metode cooperative learning adalah sebesar 60,60 (± 7,15) sedangkan rata-rata nilai posttest metode cooperative learning 86,88 (± 6,23). Selisih rata-rata nilai posttest dan pretest 26,28 dan rata-rata nilai posttest metode pembelajaran ceramah sebesar 96,28 (± 3,89) dan rata-rata nilai posttest metode pembelajaran cooperative learning sebesar 86,88 (± 6,23). Pada saat penerapan metode ceramah, dari 35 mahasiswa, kesemuanya aktif, terlihat dengan banyak mahasiswa yang bertanya tentang materi yang disampaikan, serta mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dosen ataupun pertanyaan yang berasal dari teman. Saat penerapan metode cooperative learning mahasiswa kurang aktif dalam kegiatan diskusi. mahasiswa kurang memahami perannya, serta kurang mampu untuk bertukar pendapat.Kesimpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan, terdapat keefektifan penerapan metode student center learning model cooperative learning dengan metode ceramah terhadap hasil belajar mata kuliah Komunikasi pada mahasiswa D IV Semester 2 di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta.Kata Kunci: Metode Student center learning, cooperative learning, metode ceramah, keefektifan
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN SIKAP SEKS PRANIKAH PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 9 SURAKARTA Ratih Prananingrum
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2021): Vol. 9 No. 1, Januari 2021
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v9i1.210

Abstract

Pendahuluan. Pengetahuan merupakan hasil tahu remaja tentang HIV/AIDS akan mengurangi seks pranikah. Sikap yang didasari dengan pengetahuan akan bersifat abadi. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan sikap seks pranikah di SMP Negeri 9 Surakarta.Metode. Jenis penelitian deskriptif korelasional dengan dengan desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 53 remaja dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Analisa data menggunakan chi square.Hasil. Pengetahuan responden tentang HIV/AIDS sebagian kategori pengetahuan baik yaitu sebanyak 31 orang (58,5%). Sikap responden tentang seks pranikah termasuk dalam kategori tidak mendukung yaitu sebanyak 37 orang (69,8%).Kesimpulan. Ada hubungan signifikan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan sikap seks pranikah pada siswa kelas IX di SMP Negeri 9 Surakarta dengan nilai p value = 0,042 (p< 0,05). Kata kunci : pengetahuan, sikap, HIV/AIDS, Seks Pranikah
HUBUNGAN USIA, ASUPAN VITAMIN C DAN BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI ANEMIA Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati; Ratih Prananingrum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.376 KB)

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang sangat sedikit sehingga berdampak pada kadar hemoglobin yang rendah. Kadar hemoglobin seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, asupan zat gizi, pola makan, penyakit kronis, dan aktivitas fisik. Asupan zat gizi yang kurang seperti besi, vitamin C, asam folat, vitamin B12, dan protein dapat menghambat pembentukan sel darah merah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, asupan vitamin C dan besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri yang anemia. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Subyek penelitian merupakan remaja anemia sebanyak 18 subyek yang diambil secara concecutive sampling. Kadar hemoglobin diperoleh dari pemeriksaan darah sedangkan asupan vitamin C dan besi diperoleh dari wawancara food recall 24 jam. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan usia dengan kadar hemoglobin (p=0,047). Berdasarkan hasil asupan subyek didapatkan hasil sebagian besar subyek memiliki asupan vitamin C dan besi yang kurang. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan asupan vitamin C dengan kadar hemoglobin (p=0,027) tetapi tidak ada hubungan asupan besi dengan kadar hemoglobin (p=0,787). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan usia dan vitamin C dengan kadar hemoglobin tetapi tidak ada hubungan asupan besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia.
GAMBARAN POLA TIDUR PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DI PUSKESMAS PAJANG, SURAKARTA Ratih Prananingrum; Nur H idayah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.826 KB)

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses yang alami dan normal. Selama masa hamil seorang ibu mengalami perubahan-perubahan yang terjadi baik fisik maupun psikologis. Terlebih bila kehamilan tersebut peristiwa yang pertama kali dialami (primigravida), dimana pengalaman baru dan dalam istirahat menjadi stressor bagi suami istri yang bisa mengganggu pola tidur. Gangguan pola tidur dalam kehamilan terutama pada ibu hamil primigravida mempunyai masalah yang berbeda-beda berdasarkan usia kehamilannya. Kondisi tersebut mengakibatkan rasa tegang, ketakutan, konflik batin dan material psikis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola tidur pada ibu hamil primigravida. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif observasional. Sampel penelitian adalah ibu hamil primigravida yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas, Pajang, Surakarta sebanyak 21 orang dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian pola tidur diperoleh dari kuesioner yang diberikan kepada ibu hamil primigravida dengan menggunakan alat ukur BISQ. Hasil didapatkan dari 5 pertanyaan di kuesioner mengenai pola tidur ibu hamil primigravida di Puskesmas Pajang Surakarta yang mengalami masalah berat (skor 1) 20%, masalah kecil (skor 2) 30% dan tidak masalah (skor 3) 50%. Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan dari pengumpulan data mengenai pola tidur ibu hamil primigravida terdapat responden yang mengalami masalah ringan, sedang dan berat.
GAMBARAN KETIDAKNYAMANAN IBU HAMIL TRIMESTER III PADA NYERI PUNGGUNG DI PUSKESMAS JENAWI KABUPATEN KARANGANYAR Ratih Prananingrum
Avicenna : Journal of Health Research Vol 5, No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v5i2.678

Abstract

Persepsi Mahasiswa Tentang Penerapan Metode Cooperative Learning dan Ceramah Tanya Jawab dalam Peningkatan Minat Belajar Askeb Hamil Ratih Prananingrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v10i2.80

Abstract

Mengajar yang efektif berarti tercapainya tujuan pembelajaran, dengan hasil yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan, Cooperative Learning tipe STAD (Student Team Achievement Division) bisa membantu siswa memahami konsep dalam kebidanan untuk menumbuhkan kemampuan kerjasama, berpikir  kritis dan mengembangkan sikap sosial untuk memotivasi siswa dalam mengemukakan pendapat dan saling menghargai. Tujuan yaitu mengetahui persepsi mahasiswa tentang penerapan sistem pembelajaran dengan cooperative learning dan ceramah tanya jawab dalam peningkatan minat belajar askeb I di STIKES PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA. Metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan 2 siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian mahasiswa semseter V non reguler DIII Kebidanan STIKES PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA. Teknik pengambilan data dengan pre test dan post test, angket, wawancara dan lembar observasi. Hasil Penelitian adalah Rata-rata nilai hasil ketuntasan mahasiswa melalui evaluasi pembelajaran berupa pre test dan post test  tentang materi komplikasi masa nifas pada siklus I dengan metode STAD adalah pre test  15,38 % dan post test  51,27 % dan pada siklus II pre test 64,09 %  dan pos tes sebesar 84,6 %. Sedangkan rata-rata nilai ketuntasan mahaiswa untuk metode ceramah pada siklus I pre test 48,71 % dan post test 74,35 % dan pada siklus II hasil pre test 46,16 % dan post test sebesar 61,55%. Terjadi peningkatan nilai hasil belajar dari siklus I ke siklus II dalam metode STAD, dan peningkatan nilai pada metode STAD lebih tinggi bila dibandingkan dengan metode ceramah. Persepsi mahasiswa tentang metode STAD dapat meningkatkan minat belajar dibuktikan dengan pernyataan penyajian materi yng dirancang dengan pembagian kelompok kecil yang diberi kasus untuk lebih meningkatkan keaktifan mahasiswa dan tanggung jawab untuk mengelola kelompoknya dalam menyelesaikan kasus yang ada.
HUBUNGAN USIA, ASUPAN VITAMIN C DAN BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI ANEMIA Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati; Ratih Prananingrum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang sangat sedikit sehingga berdampak pada kadar hemoglobin yang rendah. Kadar hemoglobin seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, asupan zat gizi, pola makan, penyakit kronis, dan aktivitas fisik. Asupan zat gizi yang kurang seperti besi, vitamin C, asam folat, vitamin B12, dan protein dapat menghambat pembentukan sel darah merah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, asupan vitamin C dan besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri yang anemia. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Subyek penelitian merupakan remaja anemia sebanyak 18 subyek yang diambil secara concecutive sampling. Kadar hemoglobin diperoleh dari pemeriksaan darah sedangkan asupan vitamin C dan besi diperoleh dari wawancara food recall 24 jam. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan usia dengan kadar hemoglobin (p=0,047). Berdasarkan hasil asupan subyek didapatkan hasil sebagian besar subyek memiliki asupan vitamin C dan besi yang kurang. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan asupan vitamin C dengan kadar hemoglobin (p=0,027) tetapi tidak ada hubungan asupan besi dengan kadar hemoglobin (p=0,787). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan usia dan vitamin C dengan kadar hemoglobin tetapi tidak ada hubungan asupan besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia.
GAMBARAN POLA TIDUR PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DI PUSKESMAS PAJANG, SURAKARTA Ratih Prananingrum; Nur H idayah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses yang alami dan normal. Selama masa hamil seorang ibu mengalami perubahan-perubahan yang terjadi baik fisik maupun psikologis. Terlebih bila kehamilan tersebut peristiwa yang pertama kali dialami (primigravida), dimana pengalaman baru dan dalam istirahat menjadi stressor bagi suami istri yang bisa mengganggu pola tidur. Gangguan pola tidur dalam kehamilan terutama pada ibu hamil primigravida mempunyai masalah yang berbeda-beda berdasarkan usia kehamilannya. Kondisi tersebut mengakibatkan rasa tegang, ketakutan, konflik batin dan material psikis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola tidur pada ibu hamil primigravida. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif observasional. Sampel penelitian adalah ibu hamil primigravida yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas, Pajang, Surakarta sebanyak 21 orang dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian pola tidur diperoleh dari kuesioner yang diberikan kepada ibu hamil primigravida dengan menggunakan alat ukur BISQ. Hasil didapatkan dari 5 pertanyaan di kuesioner mengenai pola tidur ibu hamil primigravida di Puskesmas Pajang Surakarta yang mengalami masalah berat (skor 1) 20%, masalah kecil (skor 2) 30% dan tidak masalah (skor 3) 50%. Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan dari pengumpulan data mengenai pola tidur ibu hamil primigravida terdapat responden yang mengalami masalah ringan, sedang dan berat.