Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS KADAR MERKURI PADA KRIM PEMUTIH YANG DI PERJUAL BELIKAN SECARA ONLINE DI KOTA MAKASSAR nuradi nuradi
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.593 KB) | DOI: 10.32382/mak.v8i2.849

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah merkuri merupakan salah satu bahan berbahaya yang terkadang masih di temukan di dalam kandungan sebuah Krim pemutih. Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya merkuri dan menentukan kadar merkuri pada krim pemutih yang dipejual belikan secara online. Penelitian ini bersifat destriptif dan dilaksanakan di Balai besar laboratorium kesehatan Makassar pada tanggal 4 agustus – 11 agustus 2016 dengan jumlah sampel 7 yang di beli di berbagai toko online di kota makassar secara Accidental sampling. Hasil penelitian  ditemukan adanya logam merkuri (Hg) dengan jumlah kadar 0,1429-1531.5713 ug/g. Berdasarkan keputusan BPOM No. HK. 03. 1.23.08.11.07517 tahun 2011 bahwa raksa dilarang digunakan dalam kosmetik maka Krim Pemutih yang beredar yang di perjual belikan secara online di Kota Makassar tersebut tidak memenuhi persyaratan yang telah di tetapkan.Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti logam berat lainnya pada krim pemutih yang beredar di pasar.Kata kunci : Merkuri, Spektrofotometri Serapan Atom, Krim Pemutih
KORELASI ANTARA KADAR TRIGLISERIDA (TG) DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUA KOTA MAKASSAR Kalma kalma; Nuradi Nuradi; Muhammad Asikin; Alfin Resya Virgiawan
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v12i1.2140

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang telah menjadi perhatian nasional maupun global. Saat ini PTM merupakan penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Keadaan dimana penyakit tidak menular masih merupakan masalah kesehatan penting dan dalam waktu bersamaan morbiditas dan mortalitas makin meningkat yang merupakan beban ganda dalam pelayanan kesehatan. Sehinnga menyebabkan pergeseran pola penyakit saat ini. Hipertensi adalah keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal sehingga bisa meningkatkan resiko kesakitan dan kematian. Telah dilakukan penelitian tentang Korelasi Antara Kadar Trigliserida (TG) Dengan Penyakit Hipertensi Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Tujuan dari penilitian ini adalah mengetahui gambaran korelasi antara kadar Trigliserida dengan keadaan hipertensi. Metode yang digunakan dalam penentuan kadar Triglserida adalah dengan menggunakan metode Strip dengan menggunakan alat Auto Check Kolesterol. Sampel yang digunakan dalam penilitian ini adalah warga yang berada di wilayah kerja Puskesmas Mamajang Kota Makassar sebanyak 39 orang dengan keluhan hipertensi. Berdasarkan hasil penilitian didapatkan bahwa dari 39 responden terdapat 13 (33,3%) responden mengalami Hipertrigliserida atau kadar Trigliserida (TG) melebihi dari kadar normal ( ≥ 200 mg.dl), berdasarkan hasil analisis statistik dengan uji Chii Square Fisher Exact didapat nilai sebesar 0,289 dan nilai pada Symmetric Measures sebesar 0,388 > (ά 0,5), sehingga disaran agar setiap warga yang mengalami hipertensi untuk senantiasa melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala terutam pemeriksaan kadar Trigliserida.Kata kunci : Hipertensi, Trigliserida 
PERLINDUNGAN HUKUM PEKERJA ALIH DAYA DALAM PELAKSANAAN HUBUNGAN INDUSTRIAL GUNA MENDUKUNG TERWUJUDNYA IKLIM INVESTASI YANG KONDUSIF BAGI TERCAPAINYA KESEJAHTERAAN PEKERJA Nuradi Nuradi
PAKUAN LAW REVIEW Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1, Januari-Juni 2019
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.991 KB) | DOI: 10.33751/.v5i1.1184

Abstract

ABSTRAK Ketentuan hukum yang mengatur perlindungan hukum pekerja alih daya dalam  pelaksanaan  hubungan  industrial untuk mendukung terwujudnya iklim investasi yang kondusif bagi tercapainya kesejahteraan pekerja  sudah sangat optimal. Optimalisasi perlindungan hukum tersebut terkait dengan Pasal 27  ayat (2) dan Pasal 28D UUD 1945;  UU No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja; UU No. 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja; dan UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Secara khusus optimalisasi perlindungan pekerja  tercantum dalam UU No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Namun demikian implementasi perlindungan hukum pekerja alih daya tersebut belum optimal karena adanya kelemahan dalam Pasal 64. 65 dan Pasal 66  UU 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan  Permenakertrans Nomor 19 Tahun 2012 Tentang  Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain.  Kendala perlindungan hukum pekerja alih daya dalam  pelaksanaan  hubungan  industrial untuk mendukung terwujudnya iklim investasi yang kondusif bagi tercapainya kesejahteraan pekerja adalah (1) kurangnya sosialisasi peraturan tentang perlindungan hukum pekerja alih daya; (2) keterbatasan dukungan sumber daya aparatur instansi ketenagakerjaan dalam menyosialisasikan ketentuan hukum perlindungan pekerja kepada para pihak perusahaan maupun pekerja/buruh; (3) kecenderungan sikap aparatur yang dipengaruhi oleh kepentingan tertentu; (4) Pasal 17 dan Pasal 32 Permenakertrans Nomor 19 Tahun 2012 Tentang  Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain yang berpotensi membatasi perkembangan pekerjaan alih daya dan menimbulkan perselisihan pelaksanaan pekerjaan alih daya. Konsep perlindungan hukum pekerja alih daya dalam  pelaksanaan  hubungan  industrial untuk mendukung terwujudnya iklim investasi yang kondusif bagi tercapainya kesejahteraan pekerja adalah konsep yang mencakup tiga komponen perlindungan : pertama, perlindungan hukum  pekerja alih daya yang berkeadilan bagi semua pihak; kedua, perlindungan hukum pekerja alih daya untuk mendukung terwujudnya iklim investasi yang kondusif; dan ketiga,  perlindungan hukum pekerja alih daya  yang mendukung tercapainya kesejahteraan pekerja.Kata Kunci :  Perlindungan Hukum, Pekerja Alih Daya, Pelaksanaan Hubungan Industrial ABSTRACTLegal provisions governing the legal protection of outsourced workers in the implementation of industrial relations to support the realization of an investment climate that is conducive to achieving the welfare of workers is very optimal. The optimization of legal protection is related to Article 27 paragraph (2) and Article 28D of the 1945 Constitution; Law No.1 of 1970 concerning Work Safety; UU no. 3 of 1992 concerning Workers' Social Security; and Law No.13 of 2003 concerning Manpower. Specifically the optimization of workers' protection is contained in Law No. 13 of 2003 concerning Employment. However, the implementation of the legal protection of outsourced workers has not been optimal due to weaknesses in Article 64. 65 and Article 66 of Law 13 of 2003 concerning Labor and Manpower and Transmigration Regulation Number 19 of 2012 concerning Terms of Submission of Partial Execution of Work to Other Companies. Obstacles to the legal protection of outsourced workers in the implementation of industrial relations to support the realization of an investment climate conducive to achieving workers' welfare are (1) lack of socialization of regulations concerning the legal protection of outsourced workers; (2) limited support of the apparatus of manpower agencies in socializing the provisions of the legal protection of workers to the parties of the company as well as workers / laborers; (3) apparatus attitude which is influenced by certain interests; (4) Article 17 and Article 32 Minister of Manpower and Transmigration Number 19 of 2012 concerning Conditions of Submission of Partial Execution of Work to Other Companies that have the potential to limit the development of outsourcing work and cause disputes over the implementation of outsourcing work. The concept of legal protection of outsourced workers in the implementation of industrial relations to support the realization of an investment climate conducive to the achievement of workers' welfare is a concept that includes three components of protection: first, the legal protection of outsourced workers that is equitable for all parties; secondly, legal protection of outsourced workers to support the creation of a conducive investment climate; and third, legal protection of outsourced workers that supports the achievement of worker welfare.Keywords: Legal Protection, Outsourced Workers, Industrial Relations Implementation
ANALISIS KADAR KALSIUM (Ca) PADA CEKER AYAM KAMPUNG DAN CEKER AYAM POTONG DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM nuradi nuradi; Evi Jayanti Budiman
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 9, No 2 (2018): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.72 KB) | DOI: 10.32382/mak.v9i2.689

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Analisis Kadar Kalsium (Ca) Pada Ceker Ayam Kampung Dan Ceker Ayam Potong Dengan  Metode Spektrofotometri Serapan Atom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kalsium (Ca) pada ceker ayam kampung dan ceker ayam potong yang dianalisis dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Dari hasil analisis kadar kalsium (Ca) pada ceker ayam kampung diperoleh hasil untuk ceker ayam kampung 1 (1,31976 mg/kg) dan ceker ayam kampung 2 (1,20849 mg/kg) dengan kadar kalsium rata-rata 1,26412 mg/kg. Pada ceker ayam potong, sampel ceker ayam potong 1 (1,22166 mg/kg) dan ceker ayam potong 2 (1,17481 mg/kg) dengan kadar kalsium rata-rata 1,198235 mg/kg.Kata kunci : Kalsium, Ceker Ayam Potong, Spektrofotometri Serapan Atom
ANALISA KADAR TIMBAL (Pb) PADA KANGKUNG AIR YANG DIPERJUAL BELIKAN DI PASAR TRADISIONAL KOTA MAKASSAR nuradi nuradi
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.856 KB) | DOI: 10.32382/mak.v1i1.146

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan banyaknya penjual sayuran misalnya kangkung air di pinggir jalan yang mengakibatkan adanya polusi logam berat dari asap kendaraan misalnya Timbal (Pb). Timbal adalah logam berat yang bersifat toksik yang penetapan kadarnya dapat dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom (AAS). Jenis penelitian ini adalah observasi laboratorik dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Analitik Departemen Kimia  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin pada tanggal 12-13 juni 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 6 sampel terdapat 5 sampel yang memiliki nilai kadar Timbal yang positif. Dari pasar Pabaeng-baeng pagi 1.87 dan siang 0.96, pasar Tamalate pagi 2.79 dan siang 0.96, pasar Pettarani Sukaria pagi 0.95 dan siangnya tidak terdeteksi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Kangkung air yang diperjual belikan di pasar Tradisional Kota Makassar memiliki kadar timbal (Pb), Pagi 1, Pagi 2, Pagi 3, Siang 1, Siang 2 dan Siang 3 adalah 1.87, 2.79, 0.95,0.96,0.96,0.00 mg/kg. persentase kadar timbal ada sekitar 83,3% mengandung logam berat timbal (Pb) dan 16,7 % yang tidak megandung logam berat timbal (Pb). Saran: diperlukan perhatian khusus dari para pelaku industri untuk tidak membuang limbah yang mengandung logam berat berbahaya kedalam sungai, melalui berbagai kebijakan khusus.
TINJAUAN PEMERIKSAAN HITUNG JUMLAH TROMBOSIT, LEUKOSIT, DAN JENIS LEUKOSIT PADA PASIEN TERKONFIRMASI CORONAVIRUS DISEASE 2019 Yaumil Fachni Tandjungbulu; Mahlil Mahlil; Kalma Kalma; Hurustiaty Hurustiaty; Widarti Widarti; Nuradi Nuradi
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v12i2.2481

Abstract

Penyakit Coronavirus Disease 2019 dapat menyebabkan infeksi sistemik yang secara signifikan mempengaruhi respon imun dan kondisi hemostasis. Pemeriksaan hematologi merupakan salah satu pemeriksaaan penunjang dalam diagnostik untuk menilai tingkat keparahan penyakit dan memprediksi risiko pada pasien Coronavirus Disease 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan trombosit, leukosit, dan jenis leukosit pada pasien terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional, dengan desain penelitian menggunakan cross sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 107 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data pasien dilakukan di Instalasi Rekam Medik RSUD Kabupaten Buton selama bulan Mei sampai Juni 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 lebih banyak berjenis kelamin pria (60,7%) dan berusia dewasa antara 20-60 tahun (62,6%) dengan ditemukan jumlah total trombosit normal (83,2%), menurun (13,1%), dan meningkat (3,7%). Sedangkan jumlah leukosit normal (53,3%), menurun (9,3%), dan meningkat (37,4%). Untuk hitung jenis leukosit ditemukan hasil yang bervariasi yaitu neutrofil normal (40,2%), menurun (3,7%), meningkat (56,1%), eosinofil normal (29,0%), menurun (60,7%), meningkat (10,3%), basofil normal (97,2%), menurun (0%), meningkat (2,8%), monosit normal (75,7%), menurun (3,7%), meningkat (20,6%), limfosit normal (29,0%), menurun (67,3%), meningkat (3,7%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada pasien terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 memiliki hasil pemeriksaan hematologi yang bervariasi, hal ini disebabkan oleh berat ringannya infeksi dan inflamasi yang dialami penderita.Kata Kunci : Coronavirus Disease 2019, Trombosit, Leukosit, dan Jenis Leukosit
ANALISIS KADAR NITRIT (NO2) PADA AIR SUMUR BOR DI DAERAH PERSAWAHAN DESA TO’E KECAMATAN TIROANG KABUPATEN PINRANG nuradi nuradi; Tri Wahyuni Sam
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.54 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.1007

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kemungkinan adanya kadar nitrit (NO2) pada air sumur bor yang diakibatkan karena penggunaan pupuk yang berlebihan dan dapat mencemari air tanah. Maksud penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar nitrit yang terkandung dalam air sumur bor, yang menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 523 nm dan dilakukan dengan analisis kuantitatif. Sampel yang diperiksa sebanyak 5 dan pengambilan sampel dilakukan secara acak (random). Dari hasil analisis kuantitatif maka diperoleh kandungan rata-rata kadar nitrit (NO2) dalam masing-masing sampel yaitu 0,0010; 0,0016; 0,0077; 0,0042 dan 0,0102 ppm. Dari hasil yang diperoleh tersebut disimpulkan bahwa semua sampel yang telah diperiksa memenuhi syarat yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menkes RI No.907/MENKES/SK/VII/2002, yakni kadar nitrit (NO2) dalam air tidak lebih dari 3 ppm sehingga tidak membahayakan kesehatan serta dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Disarankan kepada peneliti selanjutnya agar meneliti unsur-unsur kimia lain dalam air sumur bor.Kata kunci : Nitrit, Air Sumur Bor
KADAR HEMOGLOBIN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU YANG MENGKONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS Mursalim Achmad; Syahida Djasang; Nuradi Nuradi; St Hadijah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i1.2765

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis dapat menyebabkan kelainan salah satunya adalah anemia. Anemia ditandai dengan menurunnya kadar hemoglobin. Hemoglobin merupakan zat protein yang ditemukan dalam sel darah merah yang memberi warna merah pada darah. Penurunan kadar hemoglobin pada penderita tuberkulosis dapat terjadi akibat status nutrisi yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin pada penderita tuberculosis paru.yang mengkonsumsi obat anti tuberculosis. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling yang dilakukan di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Makassar pada bulan Maret-April 2021. Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif, data hasil penelitian dianalisa secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel kemudian dinarasikan. Pemeriksaan Kadar Hemoglobin terhadap 24 sampel darah EDTA pada penderita Tuberkulosis paru diperiksa dengan menggunakan metode Kolorimetrik non cynanide SLS. Dari hasil penelitian yang diperoleh dari 24 sampel menunjukkan sebanyak 13 pasien (54%) kadar hemoglobin dibawah nilai normal dan 11 pasien (46%) kadar hemoglobin normal. Dan untuk peneliti selanjutnya hendaknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan menggunakan jumlah pasien Tuberculosis paru lebih banyak Kata Kunci: Kadar Hemoglobin, Penderita Tuberculosis