Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Catenfee Crispy Berbasis Arrowoot Dan Kacang Hijau Pada Selingan Anak Autis Dengan Diet CFGF Nada Nur Shadrina; Yenny Moviana; Mira Mutiyani; Rr Nur Fauziyah; Tyas Rahmawati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.199 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.693

Abstract

Makanan selingan anak autis yang sesuai dengan diet CFGF (Casein Free Gluten Free) masih sulit didapatkan. Oleh sebab itu, produk Catenfee Crispy berbasis tepung arrowoot dan tepung kacang hijau yang bebas gluten dan bebas kasein ditujukan sebagai alternatif selingan anak autis. Tepung arrowoot merupakan salah satu tepung substitusi terigu yang bebas gluten dan tepung kacang hijau merupakan salah satu makanan kaya protein. Tujuan peneltian ini untuk mendapatkan produk cookies terbaik menurut sifat organoleptik, tingkat kesukaan, dan kadar protein produk. Desain penelitian ini menggunakan desain studi eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap(RAL). Metode yang digunakan dalam penelitian meliputi uji organoleptik, uji hedonik, dan uji kadar protein metode Kjeldahl. Penelitian ini melibatkan 30 panelis agak terlatih dan 40 panelis anak. Analisis Data yang dilakukan yakni uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian uji statistik menunjukan adanya perbedaan bermakna pada warna (p=0,000) dan rasa (p=0,046) crispy dan tidak adanya perbedaan bermakna pada aroma (p=0,061), tekstur (p=0,155), dan tingkat kesukaan (p=0,323) crispy. Didapatkannya produk unggulan yaitu Formula 3 dengan imbangan 65% tepung arrowoot : 35% tepung kacang hijau. Produk unggulan tersebut mencakup sifat organoleptik terbaik, tingkat kesukaan tertinggi (72,5%), dan kadar protein tertinggi (7,5g/100g).
EDUKASI GIZI DENGAN PERMAINAN KOMUNIKATA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KONSUMSI SAYUR BUAH, JAJANAN DAN SARAPAN Ninda Risti Amanah; Fred Agung Suprihartono; Rr Nur Fauziyah; Holil M. Par'i; Ulfah Sofindra Syahidatunnisa
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.757 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.691

Abstract

Masalah konsumsi yang sering terjadi pada anak sekolah ialah anak-anak cenderung kurang mengonsumsi buah dan sayur, sering melewatkan sarapan pagi dan konsumsi jajanan yang tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan permainan komunikata terhadap pengetahuan dan sikap konsumsi sayur buah, makanan jajanan dan sarapan pada siswa kelas 4. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan model rancangan pre and post test control group design dengan sampel purposive sampling. Sampel berjumlah 17 orang untuk masing masing kelompok. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji t-dependen dan uji t-independen dengan uji alternatif Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil uji statistik pengetahuan didapatkan nilai p = 0,031 (p ≤ 0,05) yang berarti terdapat perbedaan selisih atau pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan menggunakan media permainan komunikata pada siswa sekolah dasar, untuk sikap didapatkan nilai p sebesar 0,322 (p ≤ 0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan selisih atau pengaruh pendidikan gizi terhadap sikap menggunakan media permainan komunikata pada siswa sekolah dasar. Bagi sekolah perlu adanya edukasi berulang menggunakan media komunikata dari pihak guru pada siswa disela kegiatan belajar mengajar mengenai pentingnya mengonsumsi sayur dan buah, makanan jajanan dan sarapan. Kata kunci: Edukasi gizi, komunikata, pengetahuan, sikap, konsumsi sayur buah, makanan jajanan, sarapan