Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EVALUASI JARINGAN SALURAN AIR BUANGAN PERUMAHAN GURU Abner Doloksaribu; Hairulla Hairulla
MUSTEK Vol 8 No 1 (2019): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v8i1.2525

Abstract

Sistem jaringan saluran air buangan perumahan guru jalan Pendidikan saat ini kurang begitu efektif. Peningkatan jumlah penduduk dan peningkatan pembangunan pemukiman, menjadi salah satu penyebab penyempitan lahan. Selain itu faktor penataan ruang yang masih kurang memadai, dapat menjadi penyebab terjadinya genangan air ( banjir ) pada musim penghujan. Daerah perumahan guru jalan pendidikan merupakan daerah berdataran rendah dan padat penduduk. Penggunaan air dalam volume yang tinggi serta tidak diimbangi dengan sistem pembuangan air buangan yang seimbang, dapat menyebabkan banjir pada lokasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi saluran air buangan yang ada di perumahan guru jalan Pendidikan apakah dapat menanggulangi debit yang diakibatkan oleh curah hujan dan air buangan keluarga.Perhitungan analisis debit banjir yang akan dilakukan dengan menggunakan metode pengamatan (observasi) yang didukung dengan langkah langkah penelitian dengan identifikasikasi masalah dan kriteria perencanaan, pengumpulan data, pengolahan data hidrologi, analisis debit banjir dan perhitungan kapasitas saluran. Sehingga penyebab banjir dapat diketahui dan diperoleh solusi dalam menangani masalah banjir di daerah perumahan guru jalan Pendidikan Merauke. Hasil penelitian evaluasi jaringan air buangan perumahan guru jalan Pendidikan Kabupaten Merauke diperoleh bahwa saluran yang ada dapat menanggulangi Q banjir yang terjadi, dimana Q yang kapasitas sebesar 79.586.978,48 m3/detik dan Q banjir seberas 24.488.519,51.m3/detik, Sehingga tidak diperlukan renovasi perbesaran dimensi saluran drainase, namun diperlukan perawatan berkala secara baik, agar dapat membantu mengatasi masalah banjir di daerah tersebut.
Experimental Daya Dukung Tanah Lempung Dengan variasi Butiran Kasar Terhadap Nilai CBR Hairulla Hairulla; Dewi Sriastuti Nababan; Tanti Iranda Timaubas
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 2 No 02 (2020): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v2i02.2975

Abstract

Tanah lempung mempunyai sifat kurang baik karena memiliki kadar air yang cukup tinggi sehingga kemampuan daya dukung rendah. Selain itu, tanah lempung banyak dijumpai, contohnya pada Veteran, Kelurahan Kamundu, Kabupaten Merauke memiliki sifat kembang susut tinggi dan penurunan yang besar. Melakukan pengujian nilai CBR dengan penambahan variasi ukuran butiran tanah kasar diharapkan dapat menambah daya dukung tanah. Tanah lempung dicampur dengan butiran kasar diuji dengan alat CBR Laboratorium, menggunakan standar sesuai SNI 03-1744-1989. Persentase variasi butiran kasar tertahan saringan ayakan nomor 4, 8, 10 sebanyak 20%. Nilai CBR Labororium tanah asli penetrasi 0,1 7,61% penetrasi 0,2 5,64%, Nilai CBR variasi butiran kasar tertahan saringan nomor 4 penetrasi 0,1 12,69%. Penetrasi 0,2 10,71%. Nilai CBR variasi butiran kasar tertahan saringan nomor 8 penetrasi 0,1 11,84% penetrasi 0,2 10,15%. Nilai CBR variasi butiran kasar tertahan saringan nomor 10 penetrasi 0,1 8,46% penetrasi 0,2 6,77%. Semakin besar butiran semakin besar daya dukung tanahnya
Pengaruh Penggunaan Novocrete Terhadap Stabilisasi Soil Cement Ditinjau Dari Nilai CBR Hairulla Hairulla; Dina Limbong Pamuttu; Wilberto Okaibob
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 01 (2020): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i01.3256

Abstract

Abstrak – Jalan masuk veteran merupakan salah satu akses jalan dari dan menuju rumah sakit umum tipe B yang memiliki daya dukung tanah yang kurang baik, dikarenakan tanah tersebut termasuk jenis lempung yang memiliki sifat antara lain ukuran butiran halus lebih kecil dari 0,002 mm, permeabilitas rendah, Sehingga diperlukan penanganan dan perlakuan khusus dalam mengatasi permasalahan tanah yang apabilah terjadi dalam perencanaan suatu konstruksi. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variasi campuran Aditif Alkalin (Novocrete) terhadap stabilisasi soil cement di tinjau dari nilai CBR. Metode Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui sifat - sifat fisik tanah untuk memperoleh jenis tanah yang digunakan. Pengujian antara lain: kadar air, berat jenis, bobot isi, batas susut, batas plastis batas cair, analisa saringan, hydrometer dan proctor, CBR. Berdasarkan hasil pemeriksaan butiran tanah yang diperoleh lolos saringan no.200 adalah sebesar 56,75% dengan menggunakan klasifikasi AASHTO (American Association Of State Highway Officials) yaitu termasuk dalam kelompok A-7. Berdasarkan pengujian hasil (PL) plastis limit < 30% maka diklasifikasikan dalam kelompok A-7-6 dengan nilai (PL) plastis limit (9,80%) termasuk tanah lempung. Berdasarkan hasil laboratorium maka dapat disimpulkan bahwa, kenaikan nilai CBR (California Bearing Ratio) pada tanah asli sebesar 11,04%. Sedangkan setelah di campuran cement 3% dan divariasikan dengan novocrete adalah 2% di dapat nilai CBR 14,04%, sedangkan 4% di dapat nilai CBR 35,14%, dan 6% di dapat nilai CBR 50,91%, maka terjadi kenikan nilai CBR (California Bearing Ratio) yang terbesar pada campuran cement 3% dan variasi novocrete 6% dengan nilai yang dicapai sebesar 50,91%.
Analisa Kapasitas Dan Tingkat Pelayanan Jalan Ruas Jalan Kamizaun Herbin F Betaubun; Hairulla Hairulla; Timotius Buktowop
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 02 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i02.3543

Abstract

Transportasi ditinjau dari segi sarana dan prasarana, terutama kinerja jalan yang berada dalam Kabupaten Merauke, Peningkatan jumlah kendaraan setiap tahun semakin bertambah sehingga perubahan perilaku lalu lintas di ruas Jalan Kamizaun juga meningkat, peningkatan juga diakibatkan bertambahnya anak sekolah, mahasiswa/i, sehingga dibutuhkan fasilitas yang cukup untuk pelancaran lalu lintas pada ruas jalan tertentu. Metode yang digunakan adalah MKJI 1997. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui geometrik ruas jalan kamizaun, mengetahui kapasitas, mengetahui tingkat pelayanan jalan. Data primer yaitu survey langsung dilapangan meliputi geometrik jalan, arus lalu lintas dan hambatan samping, disurvey selama 7 hari pada sehari dengan interval waktu 2 jam pagi 07:00-09:00 WIT, siang 12:00-14:00 WIT, sore 16:00-18:00 WIT. Data sekunder yaitu data yang suda ada misalnya jumlah penduduk Kabupaten Merauke (BPS) dan juga peta udara dari penelusuran google earth. Hasil pengolahan data diperoleh volume arus sebesar 833,2 smp/jam, hambatan samping sebesar 185,8 smp/jam, kapasitas sebesar 2227,896 smp/jam, derajat kejenuhan 0,37. Pengukuran kinerja kapasitas ruas jalan kamizaun dengan melihat nilai DS maka dikategorikan termasuk tingkat pelayanan,B.
Tinjauan Tanah Dasar Jalan Payum Merauke Terhadap Nilai Kembang Susut Dan Bearing Capacity Hairulla Hairulla; Chitra Utary; Yance Kakerissa; Anita Pratiwi
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i01.3999

Abstract

Salah satu kekuatan suatu konstruksi ditentukan oleh kualitas tanah sebagai struktur dasar yang digunakan. Tanah yang memiliki kembang susut tinggi akan mengalami retak pada saat kering dan akan mengembang saat hujan karena banyak menyerap air. Jika suatu bangunan didirikan di permukaan tanah yang mengembang maka akan menyebabkan kerusakan pada bangunan tersebut. Seperti halnya yang terjadi pada Jalan Payum Merauke yang mengalami kerusakan berupa retakan dan penurunan perkerasan. Retakan yang terjadi kemungkinan dikarenakan besarnya tingkat pengembangan tanah dasar pada Jalan Payum Merauke, juga rendahnya nilai daya dukung tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kembang susut dan bearing capacity pada Jalan Payum Merauke. Metode yang digunakan yaitu pengujian sifat fisis tanah, kepadatan tanah, pengembangan tanah, dan CBR di laboratorium pada STA 0+050, STA 0+635, STA 0+677, STA 0+900, dan STA 1+070. Berdasarkan hasil pengujian, menurut klasifikasi USCS tanah dikategorikan pasir halus berlanau. Besarnya nilai kembang susut untuk STA 0+050, STA 0+635, STA 0+677, STA 0+900, dan STA 1+070 diperoleh rata-rata pengembangan sebesar 1,38% maka dapat dikategorikan sebagai tanah dengan potensi pengembangan sedang. Besarnya nilai bearing capacity pada STA 0+050, STA 0+635, STA 0+677, STA 0+900, dan STA 1+070 diperoleh rata-rata CBR sebesar 1,09% maka dapat dikategorikan sebagai tanah dengan tingkat daya dukung yang rendah.
Analisis Pengujian Tanah Lempung Dengan Penggunaan Semen Dan Mineral Sulfat (Tepung Gypsun) Terhadap Nilai CBR Richard Leonard RichardLeonard; hairulla hairulla; Dina Limbong Pamuttu
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i01.4006

Abstract

Daerah Cikombong yang bertempat di kabupaten Merauke merupakan kawasan yang memliki jenis tanah yang kurang begitu baik, dikarenakan sebagian besar tanah di kawasan tersebut adalah jenis tanah lempung yang memiliki sifat tanah dengan ukuran lebih kecil dari 0,002 mm, permeabilitas rendah, kenaikan air kapiler tinggi, bersifat sangat kohesif, kadar kembang susut yang tinggi dan proses konsolidasi lambat, Sehingga perlu ditinjau sifat fisis dan mekanis lempung agar dapat diketahui perilaku dan besar beban yang dapat di terima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa besar pengaruh tanah lempung dengan penggunaan perbandingan antara tanah, semen dan mineral sulfat (tepung gypsun) terhadap nilai CBR. Metode yang dilakukan yaitu pengujian fisat fisis tanah lempung dan di lanjutkan dengan pengujian CBR (California Bearing Ratio). Hasil yang diperoleh dari pengujian laboratorium adalah kenaikan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung, tepung gypsun 2,4,6%, dan semen 4%, gypsun 2% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 45,46, gypsun 4% dan semen 4% nilai CBR sebesar 54,54 dan gypsun 6% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 72,68. Namun penurunan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung dan tepung gypsun pada persenan 4% dan 6%, perbandingan 4% didapat nilai CBR sebesar 0,00 dan perbandingan 6% didapat nilai CBR sebesar -36,39.
Motivasi Dalam Komunikasi Persuasif Untuk Meningkatkan Kinerja Bunda pengharapan Hospital Poetri E Suradinata; Imelda C Laode; Vinsenco R Serano; Apolus Betaubun; Hairulla Hairulla
Musamus Journal of Public Administration Vol 2 No 01 (2019): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v2i01.2456

Abstract

The purpose of this study is to find out the provision of motivation in persuasive communication in order to improve the performance of the employees of Bunda Pengharapan Hospital in Merauke Regency, In this study researcher interviewed 10 people as research informants. Data analysis used descriptive qualitative method while this study used three stages, namely data presentation, data reduction and conclusion. From the results of this study, the researchers found that there was a work motivation that the leader did to the employees of BundaPengharapan Hospital so that the results of the employee's performance were good enough to carry out work duties every day. However, in the motivational indicator, it isnecessary to maintain more support or appreciation for employee work performance so as to further encourage employees to further improve or maintain their work performance in the Hospital.
Pengujian Nilai CBR Campuran Material Lokal Dan Semen Sebagai Lapisan Pondasi Bawah Dina Limbong Pamuttu; Eko Budianto; Hairulla Hairulla; Parulian Tumanggor Simbolon
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 02 (2022): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i02.4445

Abstract

Bandara Udara Okaba merupakan salah satu bandara yang terletak di Distrik Okaba Kabupaten Merauke. Distrik Okaba merupakan wilayah dengan kondisi tanah lunak. Bandara ini memerlukan pembangunan dan pengembangan fasilitas bandar udara dalam hal perpanjangan runway, pengembangan taxiway, dan perluasan apron bandara dalam hal ini landasan pacu (runway). Dalam penelitian ini digunakan material subbase dari Distrik Okaba. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa nilai CBR pada LPB Bandar Udara Okaba dengan menggunakan material lokal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pengujian yang dilakukan antara lain pengujian sifat fisis dari tanah asli dan bahan campur pasir lokal dari distrik okaba antara lain pengujian berat jenis, kadar air, bobot isi, distribusi butiran. Dan pengujian sifat mekanis dari tanah asli antara lain pengujian pemadatan serta pengujian California Bearing Ratio laboratorium dengan menggunakan bahan tambah pasir lokal. Pada pengujian CBR, tanah yang sudah di campur kemudian langsung di uji tanpa pemeraman.Berdasarkan hasil pengujian sifat fisis tanah jenis tanah pada lokasi Distrik Okaba Kampung Wambi sesuai AASTHO pada hasil Hand bor adalah tanah bergolong A-3 dengan tipe material paling dominan adalah pasir halus, dan mendapatkan nilai CBR tanah asli nilai beban 0,1 in sebesar 5 % dan nilai beban 0,2 in sebesar 4 %, kemudian hasil pengujian CBR tanah asli ditambah bahan tambah 10% pasir sebesar 10 % kemudian bahan tambah pasir 10% dan 5% PC sebesar 36%, kemudian bahan tambah 10% pasir, dan 7% PC sebesar 80% kemudian bahan tambah 10% pasir dan 9% PC sebesar 85%.
Stability of Trash Trap Design in Various River Estuary Hairullah Hairullah; Tri Harianto; Achmad Bakri Muhiddin; Upe Zahra
Lowland Technology International Vol 24 No 3 (2023): Lowland Technology International Journal
Publisher : International Association of Lowland Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0001/ialt_lti.v24i3.1610

Abstract

In Indonesia, the most serious issue is garbage. As a result, with a total waste of 1.92 million tons, it has been named the number two contributor of plastic waste to the sea. Garbage disposal in the river can be harmful to downstream residents, especially fishermen. Because of the accumulation of garbage in the riverbed, the river becomes very shallow, causing the water to overflow when it rains, which can cause flooding. The goal of this final project is to design superstructure and substructure dimensions and reinforcement. To reduce waste entering the sea, trash traps are built in estuaries by filtering surface waste. The Floating Trash Trap model, as well as its dimensions and sizes, is the scheme and design of the planned trash trap. The focus of the superstructure is on the control of steel profiles and bolt anchors, while the focus of the substructure is on the foundation. SAP 2000 software was used for structural design analysis. The superstructure design results were safe for all existing loading combinations.
Tinjauan Tanah Dasar Jalan Payum Merauke Terhadap Nilai Kembang Susut Dan Bearing Capacity Hairulla Hairulla; Chitra Utary; Yance Kakerissa; Anita Pratiwi
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i01.3999

Abstract

Salah satu kekuatan suatu konstruksi ditentukan oleh kualitas tanah sebagai struktur dasar yang digunakan. Tanah yang memiliki kembang susut tinggi akan mengalami retak pada saat kering dan akan mengembang saat hujan karena banyak menyerap air. Jika suatu bangunan didirikan di permukaan tanah yang mengembang maka akan menyebabkan kerusakan pada bangunan tersebut. Seperti halnya yang terjadi pada Jalan Payum Merauke yang mengalami kerusakan berupa retakan dan penurunan perkerasan. Retakan yang terjadi kemungkinan dikarenakan besarnya tingkat pengembangan tanah dasar pada Jalan Payum Merauke, juga rendahnya nilai daya dukung tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kembang susut dan bearing capacity pada Jalan Payum Merauke. Metode yang digunakan yaitu pengujian sifat fisis tanah, kepadatan tanah, pengembangan tanah, dan CBR di laboratorium pada STA 0+050, STA 0+635, STA 0+677, STA 0+900, dan STA 1+070. Berdasarkan hasil pengujian, menurut klasifikasi USCS tanah dikategorikan pasir halus berlanau. Besarnya nilai kembang susut untuk STA 0+050, STA 0+635, STA 0+677, STA 0+900, dan STA 1+070 diperoleh rata-rata pengembangan sebesar 1,38% maka dapat dikategorikan sebagai tanah dengan potensi pengembangan sedang. Besarnya nilai bearing capacity pada STA 0+050, STA 0+635, STA 0+677, STA 0+900, dan STA 1+070 diperoleh rata-rata CBR sebesar 1,09% maka dapat dikategorikan sebagai tanah dengan tingkat daya dukung yang rendah.