Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : PINTER : Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer

PERBANDINGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN INQUIRY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN JARINGAN DASAR KELAS X TKJ SMK DINAMIKA PEMBANGUNAN 1 JAKARTA Fissa Bella; Yuliatri Sastrawijaya; Vina Oktaviani
PINTER : Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Vol 4 No 1 (2020): Jurnal PINTER
Publisher : PTIK Fakultas Teknik UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/pinter.4.1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model Problem Based Learning dengan model Inquiry Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Jaringan Dasar kelas X TKJ di SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta. Model Problem Based Learning diterapkan di kelas eksperimen yaitu kelas X TKJ 1 dan model pembelajaran Inquiry Learning diterapkan di kelas kontrol yaitu kelas X TKJ 3. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimen kuantitatif, yaitu dengan memperlakukan dua kelas dengan perlakuan atau tindakan yang berbeda. Untuk mendapatkan data dari penelitian ini dilakukan cara menguji siswa dengan memberikan tes akhir (posttest) untuk mengukur kemampuan kognitif dengan tes pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara model Problem Based Learning dengan model Inquiry Learning pada mata pelajaran Jaringan Dasar Kelas X TKJ di SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta yang dibuktikan dengan hasil analisis data (uji-t) yaitu diperoleh nilai thitung = 2,270 dan ttabel = 2,03. Karena thitung > ttabel yaitu 2,270 > 2,03, maka dapat dikatakan bahwa H0 ditolak. Hasil belajar siswa yang diterapkan dengan model Problem Based Learning mendapatkan nilai rata-rata sebesar 85,228, sedangkan siswa yang diterapkan dengan model Inquiry Learning mendapatkan nilai rata-rata sebesar 82,919. Hal ini membuktikan bahwa siswa yang diajarkan menggunakan model Problem Based Learning memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajarkan dengan menggunakan model Inquiry Learning.