Rianita Agdiyanti Rukmana
Tadris Bahasa Indonesia, IAIN Madura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan Rianita Agdiyanti Rukmana; Moh Hafid Effendy
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i2.2893

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini meliputi transkip wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MA Matsratul Huda. Prosedur pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi. Tahapan penelitian ini meliputi persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Hasil penelitian ini adalah (1) penerapan pendekatan saintifik pada tahap kegiatan awal meliputi mempersiapkan RPP, penguasaan materi, media alat peraga, dan mengkondisikan siswa, (2) tahap kegiatan inti meliputi mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan, (3) tahap kegiatan penutup meliputi menyimpukan bersama-sama dan merefleksi kegiatan, dan (4) faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana yang lengkap dan kesadaran siswa dalam belajar dengan giat serta mandiri. Selanjutnya, faktor penghambat meliputi siswa kurang bisa beradaptasi dengan pembelajaran saintifik dan pembelajaran sering tidak kondusif.