Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Konsep Diyat dalam Diskursus Fiqh Aksamawanti Aksamawanti
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 2 No 01 (2016): SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v2i01.1126

Abstract

This article aims to provide an overview of the concept of blood-money paymentsin fiqh. Wi is a treasure that must be paid and provided by the offender to the victim or his guardian jinayah damages, caused jinayah made by the offender tokorban yang done. Wi assigned to someone because, first, intentional homicide offenders were pardoned by the family were killed. second, manslaughter; third, asimilar murder intentional; ketiga, crime on other people. Blood-money paymentform can be a camel, gold, silver, based on some of the provisions of hadith. The objective of the diyat is a human survival in the world, preventive measures sothat people do not kill each other which would result in chaos in society, terhadap protection of victims, and to uphold justice in society.
Gharar : Hakikat dan Pengaruhnya Terhadap Akad Aksamawanti Aksamawanti
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 5 No 01 (2019): SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v5i01.1184

Abstract

All activities in the aspect of muamalah requierd clear rules, gharar is one of the terms mu’amalah that must be avoided and prohibited in Islam beside usury and maysir. Gharar is an element that contains obscurity and disguises that can occurin the subject, shighat and covenant objects. Knowing the elements of gharar canhave very important uses in relation to the validity of a contract. The Gharar ban has the goal that no parties will commit to be harmed, because they do not get the irrights, and so that there is no dipute and hostility between them.
INVESTIGASI EMPIRIS PENGELOLAAN WAKAF PRODUKTIF LAHAN PERTANIAN Slamet Wiqoyatul Munadliroh; Aksamawanti Aksamawanti; M. Elfan Kaukab
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 21 No 1 (2021): Juni
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v21i1.1917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa problem dan strategi nazhir wakaf produktif lahan pertanian dan bagaimana dampak pengelolaan wakaf bagi Masjid Mangkuyudho dan kemaslahatan umat. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara. Analisis yang digunakan adalah analisis interaktif. Kesimpulan penelitian ini: pertama dalam pengelolaan wakaf masih banyak problem yang ditemukan misalnya sumber daya manusia, masalah kelembagaan dan pentasarufan yang belum maksimal. Dengan permasalahan ini diperlukan peningkatan SDM dan pelaksanaan pasal 55 ayat (3) PP Nomor 42 Tahun 2006 tentang pembinaan nazhir oleh BWI. Semua lahan pertanian wakaf produktif dikelola oleh nadzhir dengan menerapkan strategi planing, organizing, actuating, dan controlling. Kedua pengelolaan yang dilakukan nazhir terhadap wakaf produktif di Desa Ketitang masih belum efektif sehingga hasilnya belum berkembang. Pemanfaatan dari hasil panen adalah untuk pembiayaan kebutuhan Masjid Mangkuyudho termasuk renovasi. Hasil panen juga digunakan untuk modal penanaman, perawatan dan perkembangan lahan pertanian selanjutnya. Rencana berikutnya adalah upaya memaslahatkan umat yaitu pendirian TPQ dan mengaktifkan kegiatan pengajian.
Perlindungan Konsumen Atas Produk Pangan Berlabel Halal: Tinjauan Yuridis Aksamawanti Aksamawanti
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 1 No 01 (2015): SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v1i01.1101

Abstract

Nowdays, muslim in the world are starting to realize the\at the development of science and technology has led to the problem of determination halal food and beverage products become simple. Demands clarity halal staus of a food product has become part of a global issue. It is not because of the Islmaic view of the halal statuse issue has broad implications covering various aspect of life. Thus, eating halal food products become sosial problems in the community as well as a responsibility of the state and the rights of citizens guaranteed by the Constitution of 1945 on the basis of the same idea, namely the insurance of halal products. The purpose of this stydy was to determine whether the regulations set by the goverment, al ready provide proctection to consumers to consume halal food products? In this study used normative juridical method with descriptive nature. Based on the research result and in the accordance with the issues that have been outlined, the regulations set bay goverment is still pasrtial, sectoral and overlap, so it didi not provide consumer protection on food labeled as halal.
Auditor Halal Internal: Upaya Alternatif Pelaku Usaha Dalam Penjaminan Produk Halal Di Indonesia aksamawanti aksamawanti; mutho'am mutho'am
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 6 No 01 (2020): SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v6i01.1265

Abstract

Produk halal menjadi trend konsumsi di seluruh dunia. Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam menjamin produk yang beredar di pasar melalui Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Implementasi Jaminan Produk Halal dilakukan oleh beberapa instansi yaitu Kementerian dan/lembaga terkait, BPJH, MUI, dan LPH. Setelah diterbitkannya Sertifikat Halal oleh BPJPH, Pelaku Usaha diberi kewajiban untuk menjaga kehalalan produksinya. Salah satu alternative yang dapat dilakukan pelaku usaha (perusahaan) yaitu dengan menunjuk Auditor Halal Internal. Fungsi dan peran Auditor Halal Internal adalah menjaga kesinambunan JPH pada proses produksi atau dengan kata lain menjaga kepatuhan syariah selama masa berlaku Sertifikat Halal yakni empat tahun.
ANALISA PERSEPSI EKONOMI DAN LEGALITAS KEPEMILIKAN RUMAH TERHADAP KENYAMANAN TERMAL PENGHUNI RUMAH TINGGAL Susanti Susanti; Aksamawanti Aksamawanti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 5 No 3 (2018): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v5i3.482

Abstract

Kenyamanan termal adaptif yang dikaitkan dengan faktor personal menjadi hal menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian adalah menginvestigasi bagaimana faktor ekonomi dan legalitas kepemilikan rumah mempengaruhi kenyamanan termal penghuni dilihat dari aspek psikologis. Hal ini didasarkan pada teori kenyamanan termal adaptif. Penelitian ini akan menggunakan gabungan dari metode penelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk mencari data tentang persepsi peghuni terhadap faktor ekonomi dan legalitas kepemilikan rumah, sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk mengambil data pengukuran termal baik dari variabel termal maupun terhadap sensasi termalnya. Hasil yang didapat diuji dengan regresi dan akan didapat pengaruh atau tidaknya faktor ekonomi dan legalitas kepemilikan rumah terhadap kenyamanan termal penghuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legalitas kepemilikan rumah dan pendapatan berpengaruh terhadap persepsi termal penghuni.