Jufra Jufra
Jurusan matematika FMIPA UHO

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAMALAN JUMLAH KASUS DBD KOTA KENDARI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUNGSI TRANSFER: MENGGUNAKAN METODE FUNGSI TRANSFER Arniati Arniati; Ruslan Ruslan; Gusti Adi Wibawa; Jufra Jufra; Aswani Aswani
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 2 No. 1 (2022): Januari - April
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.488 KB) | DOI: 10.33772/jmks.v2i1.6

Abstract

Model fungsi transfer merupakan salah satu model peramalan kuantitatif yang dapat digunakan untuk peramalan data deret berkala yang multivariat. Model ini menggabungkan beberapa karakteristik analisis regresi berganda dengan karakteristik deret berkala ARIMA. Konsep fungsi transfer terdiri dari deret input, deret output, dan seluruh pengaruh lain yang disebut dengan gangguan. Salah satu contoh yang dapat digunakan dalam bidang kesehatan, ialah meramalkan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dimana terdapat beberpa faktor yang mempengaruhinya seperti curah hujan, suhu, kelembaban dan kecepatan angin untuk tingkat kota Kendari selama 12 bulan kedepan ditahun 2021 . Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan aplikasi peramalan menggunakan metode fungsi transfer. Hasil peramalan dari metode ini menghasilkan model fungsi ransfer sebagai berikut. Dimana dari model tersebut menghasilkan model deret output DBD yang dipengaruhi oleh deret input Kecepatan angin. Setelah melakukan peramalan dengan menggunakan metode fungsi transfer dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil peramalan jumlah kasus penderita DBD Januari hingga February 2021 adalah 41, 131, 39, 15, 0, 4, 9, 3, 0, 5, 1, dan 6 orang.
ESTIMASI PARAMETER DAN UJI GOODNESS OF FIT UNTUK DATA BINER BERPASANGAN: ESTIMASI PARAMETER DAN UJI GOODNESS OF FIT Ummi Maryam; Wayan Somayasa; Ruslan Ruslan; La Gubu La Gubu; Jufra Jufra
Jurnal Matematika Komputasi dan Statistika Vol. 2 No. 1 (2022): Januari - April
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.67 KB) | DOI: 10.33772/jmks.v2i1.7

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menunjukkan estimasi parameter dan uji goodness of fit untuk data biner berpasangan. Estimasi parameter dilakukan menggunakan metode estimasi maksimum likelihood. Data biner dari organ berpasangan diperoleh dengan melakukan pengukuran dari bagian tubuh yang berpasangan atau dari subjek yang sama pada dua titik waktu yang berbeda. Dengan asumsi adalah hasil pengukuran bagian tubuh ke dari bagian tubuh yang berpasangan dari subjek ke dan kelompok ke . dapat bernilai atau (biner). jika bagian tubuh ke dari bagian tubuh yang berpasangan dari subjek ke dan kelompok ke menunjukkan respond dan jika sebaliknya. Adapun model yang digunakan untuk menggambarkan hasil pengukuran organ berpasangan yaitu model Rosner (1982) dan model Dallal (1988). Rosner (1982) mengusulkan suatu konstanta yang memperhitungkan intra korelasi bagian tubuh yang dipasangkan. Rosner (1982) menyatakan bahwa untuk beberapa konstanta positif . Jika maka bagian tubuh yang dipasangkan independen, jika maka bagian tubuh yang dipasangkan saling dependen. Dallal (1988) mengkritik asumsi Rosner (1982) karena tidak dapat mendekati untuk semua kelompok kecuali nilai hampir sama. Dallal (1988) mengasumsikan . Selanjutnya dilakukan pengaplikasian model Rosner (1982) dan model Dallal (1988) terhadap data pasien scleroderma dimana MRSS (Modified Rodnan Skin Score) digunakan sebagai alat ukur ketebalan kulit yang telah divalidasi oleh American Collage of Rheumatologist. Dari kedua model kemudian dilakukan uji goodness of fit untuk mengetahui alokasi probabilitas kedua model. Selanjutnya dilakukan pemilihan model terbaik menggunakan metode Akaike’s Criterion Information (AIC).