Muhamad Awalludin Sidik
Universitas Muhammadiyah Metro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN STRATEGI PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH AT-TANWIR METRO DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN FORMAL Muhamad Awalludin Sidik; Heri Cahyono; Sujino Sujino
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2022): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v3i1.3066

Abstract

Pendidikan pada masa ini hanya terfokus pada masalah kurikulum dan metode pengajaran saja, belum merujuk pada hal yang lebih spesifik lagi yaitu bagaimana aspek lembaga pendidikan tesebut dalam manajemen strategi yang baik dan benar. Untuk itu Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro yaitu menggunakan manajemen strategi menjadi solusi dalam upaya pengembangan pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui bagaimana strategi yang digunakan dalam pengembangan pendidikan formal Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro. (2) Mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen strategi Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro. (3) Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung dalam pengembangan pendididkan formal di Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu, wawancara observasi, dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Manajemen strategi di Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro dalam pengembangan pendidikan formal dapat mencapai target dengan adanya tahapan diantaranya dengan pembacaan lingkungan, formulasi strategi, pelaksanaan strategi, evaluasi dan monitoring strategi. (2) Pelaksanaan manajemen strategi di Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro sebagai sistem pengimplementasian strategi dalam program-program untuk mencapai sasaran masing-masing dilakukan melalui fungsi manajemen yang mencangkup pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan penganggaran.