Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MURID PADA MUATAN PEMBELAJARAN IPS KELAS V SEKOLAH DASAR Tabrani; Idawati; Muhammad Basri
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 13 No 2 (2022): JPD - Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpd.v13i2.28232

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran inkuiri dan model pembelajaran problem based learning berbantuan media audio visual terhadap kemampuan berfikir kritis murid muatan pelajaran IPS kelas V. Jenis penelitian ini adalah pretest-postest control group design. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah murid kelas V SDN 1 Padduppa pada kelas control dan SDN 260 Lapongkado pada kelas eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes hasil belajar untuk mengukur kemampuan berfikir kritis murid dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu pendekatan statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian Dari nilai ttabel ini dapat dituliskan sebagai berikut: ttabel dengan taraf signifikansi 5% = 2,0129 > thitung sebesar = 1,379. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri dengan model problem based learning (PBL) berbantukan media audio visual terhadap kemampuan berfikir kritis murid pada muatan pembelajaran IPS kelas V
Pelatihan Perpajakan Bagi Pelaku UMKM Batik di Kota Tegal Fahmi Firmansyah; Dien Noviany R; Ibnu Muttaqim; Teguh Budi R; Tabrani
Journal of Social Work and Empowerment Vol 2 No 2 (2023): Journal of Social Work and Empowerment - Februari 2023
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM sebagai segmen usaha yang banyak menyerap tenaga kerja turut didorong untuk memberikan kontribusi yang optimal bagi pemulihan ekonomi nasional.Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) melaporkan,  insentif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah terealisasi Rp 800 miliar sepanjang tahun 2021. Tujuan dari pengabdian ini yaitu Memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarkat, khususnya tentang teori dan seperangkat materi lain yang terkait langsung dengan program pelatihan perpajakan UMKM. Pelaksanaan kegiatan pengabdian mengenai tingkat pemahaman pelatihan, bahwa 85 % peserta pengabdian memahami tentang arti pentingnya perpajakan bagi para pengusaha kecil praktik membuat pencatatan keuangan, menghitung besarnya pajak yang harus di bayar berdasarkan dari penghasilan usaha yang diterima.