Bagdawansyah Alqodri
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Mataram Nurul Wahidah; M. Zubair; Ahmad Fauzan; Bagdawansyah Alqodri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1287

Abstract

Profil Pelajar Pancasila merupakan program yang di buat oleh kemdikbud untuk memperkuat pendidikan karakter di indoesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1). mengetahui bagaimana implementasi Profil Pelajar Pancasila, 2). mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi Profil Pelajar Pancasila. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu: Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Implementasi Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Mataram di implementasikan melaui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), adapun tema P5 yang sudah diterapkan yaitu tema kearifan lokal, tema hidup berkelanjutan dan tema kewirausahaan, 2). Faktor pendukung pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila di SMP negeri 1 Mataram karena semangat kerja sama dari semua warga sekolah sedangkan faktor penghambatnya yaitu: karakteristik siswa yang berbeda-beda, P5 merupakan kurikulum baru, kurangnya fasilitaor atau guru pendamping P5. Topik ini menarik dan penting karena program ini mempunyai harapan besar dalam meningkatkan karakter dan kompetensi skill peserta didik disatuan pendidikan sesuai dengan 6 karakter Pofil pelajar Pancasila sebagai berikut: Beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa dan berahlak mulia, berkhebinekaan global, gontonh royong, mandiri, kreatif dan bernalar kritis.