Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LIMBAH BATANG PISANG (MUSA PARADISIACA)SEBAGAI ADSORBEN H2S DI RUANG TERBATAS DENGAN MENGGUNAKAN AKTIVASI KOH DAN KARAKTERISASI FTIR (FOURIER TRANSFORM INFRA-RED) Mardi Irwanto; Panggabean Panggabean; Rudy Agung Nugroho
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20201

Abstract

Hidrogen Sulfida (H2S) merupakan gas yang sangat berbahaya, beracun dan korosif. Penyebab utama kematian para pekerja di lingkungan ruang terbatas (Confined Space) salah satunya adalah H2S. Penggunaan adsorpsi dengan karbon aktif merupakan salah satu solusi dalam penyerapan H2S, khususnya di lingkungan ruang terbatas karena lebih praktis dan efektif. Aplikasi karbon aktif terhadap penyerapan dapat dilakukan menggunakan limbah batang pisang (musa paradisiaca) digunakan sebagai adsorben untuk adsorbsi H2S, menentukan suhu pirolisis optimal, serta menentukan persentase penurunan konsentrasi H2S di lingkungan ruang terbatas. Aplikasi perlakuan sebanyak 3 kali penguangan dengan suhu pirolisis masing-masing yaitu 250, 350 dan 750°C serta konsentrasi H2S diukur pada 10, 20 dan 30 menit untuk mengevaluasi hasil adsorpsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah batang pisang dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbon aktif untuk adsorpsi gas H2S dan pada suhu pirolisis 750°C mampu menyerap secara optimum H2S di lingkungan ruang terbatas serta penurunan konsentrasi H2S di lingkungan ruang terbatas dengan menggunakan adsorben limbah batang pisang sebesar 81,61% dalam waktu 30 menit.