Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANAN MASYARAKAT DESA NAMO GAJAH DALAM MEWUJUDKAN GOOD CITIZENSHIP Mustafa Habib; Siagian, Huriya Al Humaira; Alvi Nur Ilmi Br Ginting; Shelly Febrina; Cut Nasywa Kesuma Dany; Anggi Tri Octavelia; Amelia Resita Sari; Lutfia Nurfadilah Manurung; Anggi Febrian; Tia Zahra Khairunnisa; Keysha Febri Dhanty; Rizki Makmur Siregar
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v1i2.30

Abstract

Pembentukan warga negara yang baik menjadi salah satu misi utama pendidikan nasional Indonesia. Salah satu mata pelajaran yang juga mengemban misi tersebut adalah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Sosok warga negara yang baik merupakan hasil dari beragam aspirasi kekuatan sosial politik yang ada di dalam masyarakat. Demikian juga dengan negara Indonesia yang memiliki corak sistem politik yang lebih bersifat komunitarian tentu memiliki konsepsi tentang sosok warga negara yang baik khas Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran masyarakat dalam mewujudkan Good Citizenship di Desa Namo Gajah, Medan Tuntungan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan prosedur metode pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada masyarakat Desa Namo Gajah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menjadi masyarakat yang Good Citizenship, maka setiap masyarakat harus mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yang tertuang dalam aturan hukum dan undang-undang, mematuhi peraturan daerah, ikut serta dalam setiap kegiatan yang dilakukan dalam masyarakat, berperilaku baik terhadap masyarakat lainnya dengan sikap tolong menolong, tidak menimbulkan masalah di lingkungan desa, menjalankan pola hidup yang sesuai dengan pancasila, dan yang paling penting adalah meyakini dasar negara kita adalah Pancasila. Kata Kunci : Peranan Masyarakat, Good Citizenship.
Hubungan Antara Pengetahuan dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Las: Kajian Literatur Siti Khadijah; Anggi Febrian; Keysha Febri Dhanty; Sri Hajijah Purba
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 2 No. 3 (2024): July : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v2i3.486

Abstract

The number of workplace accidents in Indonesia continues to increase every year. In 2019, there were 210,789 cases of workplace accidents, which rose to 221,740 cases in 2020, and further increased to 234,370 cases in 2021. The welding process involves various risks of workplace accidents that may occur at different stages. Starting from selecting and moving products, workers can be scratched by materials or even hit by them. The purpose of this research is to determine whether there is a relationship between knowledge and workplace accidents among welding workshop workers using a qualitative method. Conclusion: There is a significant correlation between an individual's knowledge of Occupational Health and Safety (OHS) practices and their performance in the work environment. The better the welders' knowledge of OHS, in terms of basic knowledge, understanding of concepts, and application in the field, the lower the risk of workplace accidents.