Hendrika Wijaya Kartini Putri
Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Kebidanan Aceh Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Indikator Kesehatan Bayi Baru Lahir Terkait Dengan Umur Ibu Saat Kehamilan Di Praktik Mandiri Bidan(PMB) Nurasiah Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara Elizar Elizar; Hendrika Wijaya Kartini Putri; Rosyita Rosyita; Jasmiati Jasmiati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v14i2.899

Abstract

Latar Belakang: Menunda menjadi ibu menjadi semakin umum dan menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan pengaruh usia ibu terhadap kesehatan bayi baru lahir terkait insiden patologi yang lebih tinggi selama kehamilan dan persalinan distosic serta pertumbuhan perkembangan, kesejahteraan, dan kelangsungan hidup bayi baru lahir.Tujuan: untuk menganalisis indikator kesehatan bayi baru lahir terkait umur ibu saat kehamilan di Praktek Mandiri Bidan Nurasiah Kabupaten Aceh UtaraMetode: Survei Analitik dengan pendekatan Case Control dengan perbandingan 1:1. Penelitian ini menggunakan Uji statistik chi square dengan α = 0,05. Populasi penelitian ini sebanyak 80 orang. Sampel kasus sebanyak 40 orang yang diambil menggunakan sampel jenuh dan sebagai kontrol sebanyak 40 orang.menggunakan random sampling.Hasil: Hasil uji chi-square diperoleh umur ibu berhubungan dengan berat badan lahir Bayi dengan nilai p-value .001 (nilai OR 18.462 dan CI 2.137-159.474). Ibu yang berusia 20 dan 35 tahun beresiko 18.462 kali kemungkinan untuk melahirkan bayi dengan berat badan lahir 2500 gr. Hasil analisis hubungan umur ibu dengan indikator kesehatan bayi baru lahir, variable pemberian ASI dan IMD menunjukkan kebermaknaan hubungan dengan nilai p-value 0.05 sementara variable panjang badan dan kontak kulit ke kulit tidak menunjukkan kebermaknaan karena nilai p-value 0.05. Simpulan: bahwa umur ibu berhubungan dengan indicator kesehatan bayi baru lahir pada variable berat badan lahir, IMD dan Pemberian ASI oleh karena p-value 0.05Background: Delaying motherhood is becoming increasingly common and raises questions about the possible influence of maternal age on the health of newborns in relation to the higher incidence of pathology during pregnancy and distosic delivery as well as growth, development, well-being and newborn survival.Purpose: to analyze indicators of the health of newborns related to the age of the mother during pregnancy in the Independent Practice of Midwives Nurasiah, North Aceh DistrictMethod: Analytical Survey with Case Control approach with a ratio of 1:1. This study used the chi square statistical test with α = 0.05. The population of this study were 80 people. Case samples of 40 people were taken using saturated samples and 40 people as controls using random sampling.Results: The results of the chi-square test showed that the age of the mother was related to the baby's birth weight with a p-value of .001 (OR 18.462 and CI 2.137-159.474). Mothers aged 20 and 35 years are 18,462 times more likely to give birth to a baby with a birth weight of 2500 gr. The results of the analysis of the relationship between maternal age and newborn health indicators, breastfeeding and IMD variables showed a significant relationship with a p-value of 0.05, while body length and skin-to-skin contact did not show a significant relationship because the p-value was 0.05.Conclusion: that the mother's age is related to indicators of newborn health in the variables of birth weight, IMD and breastfeeding because the p-value 0.05 Keywords: mother's age, newborn health