This Author published in this journals
All Journal MANGGALI
Muhammad Sifa
Universitas Ivet

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Tambakharjo Dalam Pengembangan Urban Farming Berbasis Smart Aeroponik Menuju Kemandirian Ketahanan Pangan Raditya Ahmad Rifandi; Nunung Eni Elawati; Rizal Ichsan Syah Putra; Dwi Nur Yuliyani; Muhammad Sifa
Manggali Vol 4 No 1 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i1.3000

Abstract

Ketersediaan lahan yang terbatas merupakan salah satu masalah dalam memenuhi kebutuhan pangan. Urban farming dapat digunakan sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini karena urban farming merupakan solusi dari terbatasnya lahan untuk bercocok tanam. Saat ini sistem urban farming masih menggunakan metode manual yaitu terkait media yang digunakan untuk memperkenalkan kegiatan urban farming serta memperkenalkan produk hasil panen kepada konsumen. Guna mendukung berkembangnya kegiatan urban farming maka di butuhkan peranan Internet of Things (IoT). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah agar masyarakat dapat memanfaatan lahan pekarangan yang sempit sebagai penghasil sayur-sayuran yang sehat untuk keluarga dengan budidaya tanaman teknik vertikultur berbasis IoT khususnya kelurahan tambakharjo. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dengan dialog interaktif kepda peserta untuk menyampaikan pendapat, tanggapan maupun pertanyaan serta seluas-luasnya. Serta praktek secara langsung untuk menyiapkan benih, serta pengontrolan menggunakan aplikasi Tuya Smart. Hasil dari kegiatan ini yaitu mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga atau peserta tentang budidaya tanaman di lahan pekarangan. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa program pemberdayaan pengembangan Smart Aeroponik ini mampu mengoptimalkan potensi lahan kosong yang berada di pekarangan warga agar menjadi lahan yang produktif dan bernilai guna. Hasil panen dari urban farming dapat dimanfaatkan untuk konsumsi sendiri maupun dijual.