Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIGITALISASI INFORMASI ASPHALT MIXING PLANT (AMP) BALAI PELAKSANA JALAN NASIONAL MERAUKE Bertho Orbain Sowolino; Anastasia Caroline Sutandi; Muhammad Wahyudi Fortuna
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 1 No. 3 (2023): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v1i3.612

Abstract

The importance of Asphalt Mixing Plant (AMP) equipment in road preservation activities requires an efficient monitoring and evaluation process from equipment operation worthiness certification. Digitization is needed for automatic AMP management in order to produce a simple, fast, accurate, and transparent reporting system. Manually collecting AMP information data could hinder road preservation performance directly, particularly for the monitoring process from central ministry offices to regional offices, especially in the work scope of the Directorate of Road and Bridge Preservation Region II C. Utilization of Google features in an effort to optimize AMP data updates could actualize the main goal of digitizing information. Information technology such as Google Data Studio, integrated with other features, provides effectiveness in data management which is empowered as a means of monitoring AMP units in supporting the performance of the Directorate of Road and Bridge Preservation Region II C, Ministry of Public Works and Public Housing. ABSTRAK Pentingnya peralatan unit Asphalt Mixing Plant (AMP) dalam kegiatan preservasi jalan menuntut adanya efisiensi proses monitoring dan evaluasi dari sertifikasi laik operasi alat. Dalam aktifitas pemantauan, digitalisasi diperlukan untuk pengelolaan AMP secara otomatis guna menghasilkan sistem pelaporan yang mudah, cepat, akurat, dan transparan. Pengumpulan data informasi AMP yang dilakukan secara manual tentu dapat menghambat kinerja preservasi jalan secara langsung terutama untuk proses pemantauan dari kantor kementerian pusat ke balai di daerah terutama pada lingkup kerja Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II C. Pendayagunaan fitur Google dalam upaya optimalisasi pembaharuan data AMP dapat mewujudkan tujuan utama digitalisasi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi seperti Google Data Studio yang dapat diintegrasikan dengan fitur lainnya, memberikan efektifitas dalam mengelola data yang diberdayakan sebagai sarana pemantauan unit AMP, dari mulai lokasi hingga kelaikan operasi alat dalam mendukung kinerja Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II C, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.