Ratnawati, Aryanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document

Found 2 Documents

PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KECURANGAN Sukadwilinda, Sukadwilinda; Ratnawati, R. Aryanti
Jurnal ASET (Akuntansi Riset) Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Aset (Akuntansi Riset). Januari-Juni 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaset.v5i1.10031


Abstract. Internal control in a company is very important. It is expected that with good internal control, employees do not do things outside the rules that have been set. Today very rarely found companies that are free from fraud . With good internal control is expected to prevent the occurrence of acts of fraud  in the company. Fraud is often done is cash fraud. The results of this study indicate that the variable Internal Control (X) has a significant influence on Fraud Cash (Y). This is evident from the constant value of 1.860 and the value of the Internal Control Coefficient (X) of 0.640, this shows that if the Internal Control (X) rises by one point then the variable Prevention of Fraud Cash (Y) will rise by 0.640. Correlation value obtained for 0.776 which means there is a strong correlation relationship between internal control with fraud prevention cash. Internal Control has an effect of 60.2% on fraud; while the remaining 39.8% is influenced by other variables that are not examinedKeywords: internal control; fraudAbstrak. Pengendalian internal di suatu perusahaan adalah hal yang sangat penting. Diharapkan dengan pengendalian internal yang baik, karyawan tidak melakukan hal diluar aturan yang sudah ditetapkan. Dewasa ini sangat jarang ditemukan perusahaan yang terbebas dari kecurangan (fraud). Dengan adanya pengendalian internal yang baik maka diharapkan dapat mencegah terjadinya tindakan kecurangan (fraud) di perusahaan. Tindak kecurangan (fraud) yang sering dilakukan adalah kecurangan (fraud) kas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Pengendalian Internal (X) memiliki pengaruh signifikan terhadap Pencegahan Kecurangan (Fraud) Kas (Y). Hal ini terbukti dari nilai konstanta sebesar 1,860 dan nilai koefisien Pengendalian Internal (X) sebesar 0,640, ini menunjukan bahwa jika Pengendalian Internal (X) naik sebesar satu poin maka variabel Pencegahan Kecurangan (Fraud) Kas (Y) akan naik sebesar 0,640. Nilai korelasi yang diperoleh sebesar 0,776 yang berarti terdapat hubungan korelasi yang kuat antara pengendalian internal dengan pencegahan kecurangan (fraud) kas. Pengendalian Internal memberikan pengaruh sebesar 60,2% terhadap kecurangan; sedangkan sisanya sebesar 39,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.Kata Kunci: pengendalian internal; kecurangan
Jurnal ASET (Akuntansi Riset) Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Aset (Akuntansi Riset). Januari-Juni 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaset.v7i1.8857


Abstract. Investors need to know the ability of the company and the prospect of the company in the future, then investors hope to have a tool that can be a reference to investing. The purpose of this study is to know the description of Capital Structure, Corporate Growth Rate and  Size of Firm on Economic Value Added / EVA either partially or simultaneously. The object of this study is Index 30. This index consists of 30 leading shares whose constituents are part of the LQ45 Index. The research method used is survey method and type of method used is descriptive method verification. The analysis used to test the hypothesis is multiple regression analysis and data in the form of corporate financial statements for the period 2009-2013. With the level of significance (α) of 0.05 obtained the results of the first hypothesis testing showed that partially Capital Structure, growth rate, and firm size significantly influence Economic Value Added. While the results of testing The second hypothesis shows that the capital structure, company growth rate, and company size simultaneously significantly influence Economic Value Added.Keywords. capital structure;  growth rate;  a size of  firm; economic value added; index 30  Abstrak. Investor perlu  mengetahui kemampuan perusahaan dan prospek perusahaan di masa yang akan datang, maka investor berharap memiliki alat yang dapat menjadi acuan dalam berinvestasi . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi mengenai Struktur Modal, Tingkat Pertumbuhan Perusahaan Dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Tambah Ekonomi/ EVA(Nitami) baik secara parsial maupun simultan.  Objek penelitian ini adalah Indeks 30. Indeks ini terdiri dari 30 saham unggulan yang konstituennya merupakan bagian dari Indeks LQ45. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan jenis metode yang digunakan  adalah metode deskriptif verifikatif. Analisi yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi berganda, dan data berupa laporan keuangan perusahaan periode 2009-2013. Dengan tingkat signifikansi (α) sebesar 0,05 diperoleh hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa secara parsial Struktur Modal, tingkat pertumbuhan dan ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Tambah Ekonomi.  Sedangkan Hasil pengujian Hipotesis kedua menunjukkan bahwa struktur modal, tingkat pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan secara bersama-sama/ simultan berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Tambah Ekonomi.Kata Kunci. struktur modal; tingkat pertumbuhan perusahaan; ukuran perusahaan nilai tambah ekonomi (nitami); indeks 30