Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EVALUASI KUALITAS PROSES REKAYASA KEBUTUHAN KNOWLEDGE ACQUISTION IN AUTOMATED SPECIFICATION MENGGUNAKAN MODEL “CONCERN OF REQUIREMENT ENGINEERING” Adikara, Fransiskus
SISFO Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the most common methods used for goal-oriented requirements engineering is Knowledge Acquistion in Automated Specification (KAOS). In the previous research KAOS method has been used to develop a system. In this research, the Concern of Requirements Engineering (CORE) model is used to evaluate KAOS perspective and meet the criteria of research methods to improve the quality of the requirements engineering process. The objective of quality evaluation of KAOS process is to measure and assess the process quality of KAOS methods. The assessment result shows that KAOS method still need to complement its activities regarding to risk impact analysis, manage agreements for changing needs, and manage relationships between needs.
PENGEMBANGAN FUNGSI PENGAJUAN CUTI KARYAWAN PADA SISTEM ABSENSI MOBILE Adikara, Fransiskus
SISFO Vol 6 No 1 (2016)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan saat ini membutuhkan sistem informasi yang dapat mengelola informasi sumber daya manusia yang berkerja. Salah satu fungsi yang dibutuhkan dalam pengelolaan sumber daya manusia yaitu mengenai pengelolaan cuti karyawan. Untuk memenuhi kebetuhan tersebut, maka dikembangkan fungsi pengajuan cuti karyawan melalui aplikasi absensi di sistem absensi melanjutkan penelitian sebelumnya mengenai perancangan sistem absensi berbasis GPS dan pemanfaaatan MacAdrress. Tujuan yang ingin dicapai adalah karyawan dapat mengajukan cuti secara mandiri melalui perangkat mobile-nya yang menggunakan minimal sistem operasi Android 4.x untuk dikombinasikan dengan sistem Absensi berbasis GPS. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan sistem dengan Extreme Programming. Hasil dari sistem absensi yang dikembangkan menunjukkan bahwa telepon pintar berbasis sistem operasi Android dapat digunakan untuk mengajukan cuti karyawan secara mandiri. Keberlanjutan dari sistem ini adalah pengembangan pula fasilitas login sistem yang lebih kredibel contohnya dengan menambahkan fasilitaspemindai data biometrik dari penggunanya.
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE MENGGUNAKAN ZACHMAN FRAMEWORK PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI William Darma; Fransiskus Adikara
Jurnal Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsii.v9i1.4469

Abstract

PT. Itewe Sarana Konstruksi merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstuksi dan bahan bangunan. Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis perlengkapan yang pada umumnya digunakan saat proses konstruksi sedang dilakukan. Hingga saat ini, PT. Itewe Sarana Konstruksi sudah menggunakan bantuan SI/TI untuk menjalankan proses bisnis mereka, namun dalam penerapannya, SI/TI yang digunakan masih dapat dikatakan kurang dari potensi maksimal yang ada. Maka dari itu, diperlukan sebuah rancangan SI/TI yang dapat membantu proses bisnis perusahaaan yang sedang berjalan serta membantu perusahaan dalam mewujudkan visi dan misi mereka. Enterprise Architecture merupakan sebuah metode yang dapat digunakan untuk merancang, merencanakan dan mengimplementasi sebuah desain yang dapat digunakan oleh perusahaan. Terdapat beberapa jenis framework yang dapat digunakan untuk merancang enterprise architecture tersebut. Framework yang digunakan pada penulisan ini adalah Zachman Framework. Hasil dari penulisan ini merupakan sebuah blueprint aplikasi yang diharapkan dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengembangkan bisnis mereka. Dengan adanya blueprint ini, diharapkan pengembangan SI/TI dapat sejalan dengan visi dan misi yang dijunjung oleh perusahaan. Blueprint yang dihasilkan merupakan sebuah desain bisnis proses bagi perusahaan dan aplikasi-aplikasi dalam jangka waktu dekat yang akan diimplementasikan. Kata kunci: Zachman Framework, Enterprise Architecture, Sistem Informasi, Sistem Enterprise.
OPTIMALISASI SUMBER DAYA TEKNOLOGI INFORMASI DOMAIN EDM 04.02 PADA LEMBAGA PENDIDIKAN DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 Adikara, Fransiskus; Sandfreni, Sandfreni
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSocial responsibility encompasses implementation activities extension Information Technology Governance at the Institute of Education where implementation in Yayasan Pendidikan Birrul Waalidain (YPBW) Semplak Bogor, to discuss the implementation of information systems and software already in use, and applying the measures recommendations based on the COBIT framework 5. Conducting an assessment of the implementation of information technology governance in educational institutions using Maturity Level contained in COBIT 5 is focused mainly in the domain Evaluate, Direct, and Monitor (EDM) 04:02. The outcome of social responsibility is to provide an overview as well as the conditions of information technology governance in educational institutions, especially in optimizing the utilization of resources both in the brain-ware, software and hardware, to then be analyzed in order to get a plan for use of information systems and or use of software/operating system as well as a standard procedure in the implementation of the use that can be used in the governance of information technology to educational institutions. These results are then outlined in a paper published in the journal of social responsibility, counseling and material implementation of information technology governance.Keywords: information technology governance, framework cobit 5, education instituteAbstrakPengabdian masyarakat melingkupi kegiatan pelaksanaan penyuluhan Tata Kelola Teknologi Informasi di Lembaga Pendidikan dengan tempat pelaksanaan di Yayasan Perguruan Birrul Waalidain (YPBW) Semplak Bogor, dengan membahas implementasi sistem informasi dan perangkat lunak yang sudah digunakan. Metode yang akan digunakan adalah metode kerangka kerja COBIT 5 agar dapat menerapakan langkah-langkah rekomendasi yang dibutuhkan oleh Yayasan Perguruan Birrul Waalidain (YPBW) yaitu dengan melakukan penilaian terhadap pelaksaan tata kelola teknologi informasi pada lembaga pendidikan menggunakan Maturity Level yang terdapat pada COBIT 5 terutama difokuskan di domain Evaluate, Direct, and Monitor (EDM) 04.02. Tujuan yang ingin dicapai dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan gambaran serta kondisi dari tata kelola teknologi informasi di lembaga pendidikan terutama pada optimalisasi pemanfaatan sumber daya baik di sisi brainware, software dan hardware. Alasan kegiatan ini agar dapat dianalisa dan mendapatkan rencana penggunaan sistem informasi atau penggunaan pernagkat lunak/sistem operasi serta standart prosedur pelaksanaan dalam penggunaannya yang bisa digunakan dalam tata kelola teknologi informasi untuk lembaga pendidikan. Hasil ini kemudian dituangkan dalam sebuah makalah yang dipublikasikan pada jurnal pengabdian masyarakat, dan materi pelaksanaan penyuluhan tata kelola teknologi informasi.Kata kunci:  tata kelola teknologi informasi, framework cobit 5, lembaga pendidikan
PENGEMBANGAN MATA PELAJARAN BERBASIS E-LEARNING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Adikara, Fransiskus
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCommunity Service at Secondary School in Tanjung Duren Barat III No. 1 Jakarat, precisely Yayasan Pendidikan Al Chasanah aims to share knowledge or transfer knowledge about the implementation of computer-based information system as a support of education services to Teachers and Education Staff to understand and be able to develop learning according to their needs. Specific targets to be achieved are the understanding and ability to implement computer-based information system as a supporter of education services at Yayasan Pendidikan Al Chasanah in order to be able to adjust from the demands and needs of the business world and industry, as supporter and source of extension libraries are also given on the development of subjects based e-learning. The methods used in the form of counseling with practical delivery through the transfer of science and the presentation of e-learning based e-learning development steps that really can be accepted and add to the essence of knowledge and skills of Teachers and Education Staff. Granting the material in the form of an understanding of e-learning and examples of materials that can be used for e-learning has increased the insight of the teachers to be able to develop teaching materials. From the results of this counseling the Principal invites all teachers to be able to take advantage of this new knowledge and insight to be able to meet the expectations of Yayaysan run e-learning program for students in the academic year 2018/2019. It can be concluded that this extension activity is in line with the Principals work plan and the Al Chasanah Education Foundation in addition to being useful for the teachers involved. Keywords: e-learning, educational institution, community service AbstrakPelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat di  Sekolah Menengah  di wilayah Tanjung Duren Barat III No. 1 Jakarat, tepatnya Yayasan Pendidikan Al Chasanah bertujuan untuk berbagi pengetahuan atau transfer knowledge mengenai penerapan sistem informasi berbasis komputer sebagai pendukung pelayanan pendidikan kepada Guru dan Staf Pendidikan agar  memahami dan  berkemampuan untuk pengembangan pembelajaran sesuai  kebutuhannya. Target khusus yang ingin dicapai adalah pemahaman dan kemampuan untuk menerapkan sistem informasi berbasis komputer sebagai pendukung pelayanan pendidikan di Yayasan Pendidikan Al Chasanah agar mampu menyesuaikan dari tuntutan dan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sebagai pendukung dan sumber pustaka penyuluhan diberikan juga pada sisi pengembangan mata pelajaran berbasis e-learning. Adapun metode yang digunakan berbentuk penyuluhan dengan penyampaian yang praktis melalui transfer ilmu dan sajian langkah-langkah pengembangan mata pelajaran berbasis e- learning sehingga benar-benar dapat diterima dan menambah esensi pengetahuan dan keterampilan Guru dan Staf Pendidikan. Pemberian materi berupa pemahaman mengenai e-learning dan contoh-contoh dari  materi yang bisa digunakan untuk e-learning telah menambah wawasan para Guru untuk dapat mengembangkan bahan pengajarannya. Dari  hasil  penyuluhan ini  Kepala  Sekolah  mengajak seluruh  Guru  untuk  dapat  memanfaatkan pengetahuan dan wawasan barunya ini untuk dapat memenuhi harapan Yayaysan menjalankan program e-learning bagi anak didiknya di tahun ajaran 2017/2018. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan ini sejalan dengan rencana kerja Kepala Sekolah dan Yayasan Pendidikan Al Chasanah selain berguna bagi para guru-guru yang terlibat. Kata kunci: e-learning, lembaga pendidikan, pengabdian masyarakat
Pemodelan Hasil Elisitasi Kebutuhan Sistem Penjualan Online Menggunakan Metode Knowledge Acquisition in Automated Specification Adikara, Fransiskus; Gunawan, Hendry; Sandfreni, Sandfreni
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.345 KB) | DOI: 10.26418/jp.v4i2.28016

Abstract

Penjualan online adalah sebuah fungsi dari sistem e-commerce yang saat ini sedang sangat berkembang seturut kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penggunaan internet dan telepon pintar dalam setiap aspek kehidupan juga semakin mempermudah aktivitas penjualan online. Pengusaha dalam memasarkan dan menjual produk-produknya harus sudah mulai menggunakan teknologi, terutama memanfaatkan sistem penjualan online. Saat ini bagi para pengusaha yang baru ingin mempunyai sistem penjualan online perlu memahami bagiamana proses elisitasi kebutuhan sistem yang ingin dikembangkannya itu. Banyak metode elisitasi kebutuhan sebagai bagian dari proses rekayasa kebutuhan yang tersedia saat ini. Salah satu yang sedang sering digunakan adalah metode rekayasa kebutuhan yang beorientasi pada tujuan. Metode Knowledge Acquisition in autOmated Specification (KAOS) adalah sebuah metode rekayasa kebutuhan yang berorientasi pada tujuan, yang paling pertama dikembangkan dan paling sering digunakan dalam proses rekasaya kebutuhan.   Pada penelitian ini didemonstrasikan kegiatan elisitasi kebutuhan untuk sistem penjualan online dengan metode KAOS lalu hasilnya dituangkan dalam model Goal Tree Model (GTM). Dengan memanfaatkan metode KAOS, kebutuhan sistem penjualan online dapat diperoleh dan digunakan oleh pengusaha dan pihak pengembang sistem dalam proses elisitasi kebutuhan. Hasil dari elisitasi kebutuhan ini dapat digunakan selanjutnya dalam proses rekayasa perangkat lunak sampai menghasilkan sebuah sistem penjualan online yang berkualitas dan sesuai kebutuhan pengusaha dalam memasarkan produk-produknya.
Organization Goal-Oriented Requirements Elicitation Process to Enhance Information System Fransiskus Adikara; Bayu Hendradjaya; Benhard Sitohang
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 6, No 6: December 2016
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.113 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v6i6.pp3188-3195

Abstract

This paper introduces and proposes an approach in goal-oriented requirements elicitation process that using Key Performance Indicators (KPIs), in information system enhancement process. KPIs can be used to control and reduce user requirements problems caused by personal interests of users in requirements elicitation process. An information system enhancement project for a distribution company has been used as a case study to demonstrate this approach. The case study shows that the requirements can be elicited from the organization goals and current information system condition rather than from user requirements. This approach also showed that KPIs have been able to control some user requirements that have difference point of view with high level stakeholder requirements. Compared with the previous research, IT goals and KPIs are more easily identified in the enhancement process rather than through development of a brand new information system.
Penerapan Metode Organization Goal-Oriented Requirements Engineering (OGORE) untuk Pembangunan Sistem Pendaftaran Klinik Fisioterapi Adikara, Fransiskus; Sandfreni, Sandfreni; Prastya, Revando
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 No 3
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v6i3.41082

Abstract

Fisioterapi adalah pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot dengan tujuan melatih otot tubuh agar dapat berfungsi secara normal. Fisioterapis merupakan salah satu bentuk pendukung pengobatan medis yang diberikan oleh berbagai klinik, yang salah satunya tersedia di Klinik Fisioterapi daerah Jakarta Barat. Klinik Fisioterapi ini masih mengandalkan sistem pendaftaran melalui telepon untuk proses administrasi pendaftaran pasien, sehingga pasien yang akan terapi harus menghubungi admin klinik minimal 1 hari sebelum melakukan terapi. Sesudah itu, secara manual, penerima telepon mengecek jadwal terapis yang tersedia. Untuk mengatasi permasalahan ini, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi bisa menjadi solusi. Penggunaan perangkat telepon pintar berbasis Android saat ini terus mengalami peningkatan. Pasien dapat menggunakan sistem berbasis Android untuk mendaftar pada jadwal terapi yang tersedia menggunakan perangkat telepon pintar tanpa harus menelpon terlebih dahulu ke klinik. Untuk mempermudah proses administrasi saat kedatangan pasien, sistem pemesanan terapi juga dilengkapi QR Code pada sistemnya yang dapat digunakan untuk daftar ulang. Metode Organization Goal-Oriented Requriments Engineering (OGORE) digunakan untuk mengelisitasi kebutuhan dan spesifikasi sistem agar sistem yang dibangun lebih dapat memenuhi kebutuhan organisasi dibandingkan kebutuhan pengguna yang sudah terbiasa dengan cara manual selama ini berjalan. Dengan menggunakan metode OGORE pada penelitian ini diharapkan dapat mencapai tujuan sistem pendaftaran klinik fisioterapi dalam mempercepat proses pendaftaran pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien yang akan melakukan Fisioterapi.
PENYULUHAN MENGENAI IoT FOR SMART BUILDING (STUDI KASUS KAMPUS GADING SERPONG UEU) Sandfreni, Sandfreni; Adikara, Fransiskus; Ramadhan, M Ikshan
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 7, No 04 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v7i04.4494

Abstract

Perkembangan teknologi semakin pesat dari waktu ke waktu. Semakin berkembangnya teknologi informasi terutama dengan adanya internet, maka sangat membantu manusia dalam mengendalikan perangkat elektronik dari jarak jauh. Internet of Things (IoT) adalah suatu konsep dimana objek tertentu punya kemampuan untuk mentransfer data lewat jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi dari manusia ke manusia ataupun dari manusia ke perangkat komputer. Saat ini penggunaan teknologi IoT semakin sering digunakan pada banyak bidang. Salah satunya dalam pembuatan perangkat lunak yang mendukung Smart Building dengan studi kasus Kampus Gading Serpong. Sistem IoT yang didemonstrasikan pada penyuluhan ini adalah untuk mengotomatisasi kendali perangkat elektronik seperti mematikan lampu, kontrol AC (Air Conditioner), dan mematikan komputer dari jarak jauh dengan satu tampilan dashboard. Dengan menerapkan IoT maka diharapkan kendali perangkat elektronik tersebut dapat dipermudah dan dapat dilakukan dari jarak jauh, serta dapat diketahui perangkat mana saja yang masih dalam keadaan hidup. Kata kunci : internet of things (IoT), teknologi informasi, smart building
PENYULUHAN MENGENAI KEAMANAN DAN KEBENARAN INFORMASI DIGITAL SAAT PANDEMIK COVID-19 Adikara, Fransiskus; Sandfreni, Sandfreni; Alam, Putra Fajar
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 6, No 4 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v6i4.3549

Abstract

Implementation of Community Service in the context of the Scientific Forum of Lecturers conducted jointly with the Research and Community Service Institute, Esa Unggul University, West Jakarta. This outreach program is intended for lecturers, educators, and other general participants who aim to share knowledge or transfer knowledge about the security and truth of digital information in today's special era during the Covid-19 pandemic. With this activity, the specific target to be achieved is so that participants can understand the concept of digital information security and be able to understand the truth of digital information that is currently circulating a lot. With this knowledge and understanding, especially for participants who are unfamiliar with digital technology, which in this pandemic period must follow the development of technology, it is hoped that they will gain the ability to maintain the security and correctness of their information. The method used is in the form of counseling with practical delivery through knowledge transfer and presentation of features and practical examples delivered online through a webinar event using the Zoom method. After the webinar event was finished, the participants filled out a questionnaire to get a conclusion on the knowledge transfer that had been carried out. Keywords :digital information security, truth of digital information security, covid-19