Fakultas Pertanian
Vol 7, No 2 (2019)

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TELUR DAN TEMPERATUR PENETASAN TERHADAP DAYA TETAS TELUR AYAM KAMPUNG

Astuti, Farida Kusuma (Unknown)
Handayani, Sri (Unknown)
Rey, Yohanis Umbu (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2019

Abstract

This study aimed to get a good storage of chicken eggs for hatching, and to get the ideal temperature on local chicken eggs hatching. This research was conducted in the Inbis ranch of Faculty of Agriculture, Tribhuwana Tunggadewi University, Malang, East Java. The design used Factorial Complete Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 3 replications. The treatments consists of two factors are the length of the egg storage (L) consists of three levels (L1 = 3 days, L2 = 5 days, L3 = 7 days) as the first factor and the second factor (S) is the hatching temperature with three levels (S1 = 35-36°C, S2 = 37-38°C, and S3 = 39-40°C). The parameters observed were hatchability of the eggs. The results showed that the storage duration of eggs and different temperatures showed a significant effect (P> 0.05) on the hatchability of local chicken eggs. The hatchability of the study ranged from 85.17% to 88.87%. The highest hatchability in this study is 88.87% which found in the treatment of L1 (3 days) and the temperature of treatment is S2 (37-38°C). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan lama penyimpanan telur ayam kampung yang baik untuk penetasan, serta untuk mendapatkan suhu yang ideal dalam penetasan telur ayam kampung. Penelitian ini dilaksanakan dikandang Inbis Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Kota Malang Jawa Timur. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial, terdapat 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari dua faktor : faktor ke-1 (L) adalah lama simpan telur terdiri dari tiga level yaitu L1=3 hari, L2= 5 hari, L3= 7 hari, Faktor ke-2 (S) adalah temperatur penetasan telur ayam kampung terdiri tiga level yaitu : S1=35°C-36°C, S2=37°C-38°C, dan S3=39°C-40°C. Parameter yang diamati adalah daya tetas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan telur dan suhu yang berbedah menunjukkan pengaruh yang signifikan (P>0.05) terhadap daya tetas telur ayam kampung.. Daya tetas penelitian berkisar antara 85.17% sampai 88,87%. Daya tetas tertinggi pada penelitian ini terdapat pada perlakuan L1 (3 hari) dan suhu perlakuan S2 (37°C-38°C) yaitu 88,87%.

Copyrights © 2019